|Call Center NTMC POLRI (Kode Area) "500669" atau SMS "9119", Darurat Kamtibmas Telp 110 (dari Telkomsel) atau 021-110 (dari selain telkomsel)|

A+ per detik

ANNE AHIRA

Mahar,

Apa kabar? Lama tidak bersua! :-)

Setelah sakit (menjalani operasi) saya langsung disibukkan dengan begitu banyak kegiatan.
Salah satunya adalah menghadiri acara APEC di Bali yang saat itu dihadiri sekitar 21 negara
anggota APEC di dunia.

Saya diminta Pemerintah RI untuk menjadi salah satu pembicara APEC mewakili Indonesia.

Mahar bisa melihat fotonya di sini:
http://clicks.asianbrainfollowup.com/z/ct/?vtuqdQGv5QTaBEN5CiMqww

Mahar, APEC adalah acara kenegaraan 'pertama'  bagi saya. Dan terus terang, sangat berkesan! :-)

Kalau dulu, saya hanya bisa nonton di televisi melihat acara kenegaraan yang dihadiri berbagai
macam bangsa, dan di atas meja mereka ada papan  kecil bertuliskan negara-negara seperti  INDONESIA, JAPAN, USA, CANADA, PERU, dsb...

Waktu itu saya cuma berpikir.. "Wah keren ya, mereka yang ada di ruangan itu adalah orang-orang yang mewakili negaranya!"

Tidak pernah terpikirkan satu saat saya akan ada di ruangan yang sama seperti itu dan saya
mewakili INDONESIA. :-)

Sekarang saya ingin bercerita, satu pengalaman saya di APEC yang mungkin akan membuat
Mahar tertawa.. :-)

Sebelum saya menjadi delegasi di APEC, saya kadang melihat 'orang penting' (mungkin presiden, menteri,  atau siapapun itu) dikawal ketat sama mobil polisi  dan pakai sirine ke mana-mana.

Waktu kecil saya termasuk anak yang penasaran sekali ingin ada di mobil seperti itu.
Konyolnya saya suka sampai menangis dan menjerit-jerit saking inginnya naik mobil yang dikawal itu.

"Ikuuut....ikuuut...".. dan lalu saya pun menangis sambil tiduran di lantai karena nggak dibawa ikut.. :-)

Pejabat yang lewat dan melihat saya menjerit-jerit ingin ikut mungkin berfikir "Emangnya siapa elo
gitu lho..." :-)

Mamaku sering dibuat malu kalau aku sudah seperti ini. Menangis di umum, ingin ikut naik
mobil orang penting!

*duh.. kasihan deh mamaku sering menanggung malu  gara-gara aku....

Sambil membangunkan aku dari lantai, dia paling  mengatakan "Kamu baru bisa dikawal begitu kalau  kamu sudah jadi orang penting nanti".

Belasan tahun berlalu... dan kemarin saya menjadi salah satu delegasi Indonesia untuk APEC.
Ceritanya malam itu, semua delegasi diundang makan malam oleh direktur Bank Indonesia.

Dan saya siap untuk pergi. Saat keluar hotel, saya awalnya tidak mengerti kenapa ada banyak polisi. Saya pikir "Ah.. tidak mungkin ada bom!" jadi saya langsung saja naik mobil yang telah disediakan.

Tidak lama kemudian...

Nee-Naw.... Nee-Naw.... Nee-Naw....

Ooh, ternyata.. para polisi itu mengkawal mobilku!! Dengan suara sirine yang cukup gagah & keren! :-)

Saya menundukkan kepala dan sedikit menangis...

Dalam hati saya berkata.. "Ya Allah, bukankah  waktu kecil saya ingin sekali naik mobil yang
dikawal seperti ini?".

Saya buruan saat itu juga telpon ke mama saya! "Ma... anak Mama kali ini beneran jadi orang penting...
Aku dikawal lho Ma... pakai sirine lagi!!"

Pak Sopir yang mendengar saya berbicara seperti itu tersenyum... Mungkin dalam pikirnya dia berkata
"Ini delegasi yang satu ini kok kampungan amat seh!" :-P

Banyak orang mungkin menyangka hal yang paling berkesan bagi saya saat di APEC itu adalah saat saya bertemu dengan orang-orang penting dari berbagai negara. Ini buat saya malah biasa Mahar.

Yang membuat saya sangat terkesan justru saat saya masuk mobil, dikawal polisi, dan pakai sirine! :-P

Aah... tidak apa-apa khan sekali-kali kampungan... :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar