|Gangguan KAMSELTIBCAR LALU LINTAS hubungi Call Center NTMC POLRI (Kode Area) "500669" atau SMS "9119", Darurat Kamtibmas Telp 110 (dari Telkomsel) atau 021-110 (dari selain telkomsel)|

A+ per detik

UPACARA MERTI DESA SAPARAN & KIRAB RITUAL SESAJI SENDHANG DUKUH GRINTINGAN, SELO, BOYOLALI

rilis budaya**Dalam rangka memperingati hari besar 15 Sapar dalam kalender Jawa, bertepatan dengan hari Senin dan Selasa tanggal 1 – 2 Februari 2010, masyarakat dukuh Grintingan, desa Lencoh, Selo, Boyolali akan mengadakan upacara slametan merti desa & kirab ritual sesaji sendhang.

Pada Senin 1 Februari 2010, prosesi akan diawali pukul 10.00 WIB dengan kenduri sesaji gunungan sego golong yang diikuti oleh seluruh penduduk setempat.

Hari berikutnya (Selasa, 2/2) tepat pada pukul 12.00 WIB, rangkaian prosesi akan dilanjutkan kirab mubeng desa untuk memulai rangkaian upacara ritual sesajen sendhang di mata air Tuk Salam dan Tulangan di kaki Gunung Merbabu. Kirab akan diikuti para tokoh dan tetua dukuh serta para penduduk dengan berpakaian lengkap sesuai bentuk seluruh kesenian rakyat setempat yaitu kesenian Tanen, Janung (Jaran Gunung) dan kesenian Pring Gunung Kawedhar. Di mata air keramat tersebut diadakan prosesi ritual berupa penanaman pohon keramat dan pentas ritual. Selanjutnya rangkaian upacara akan ditutup dengan pentas kesenian khas dukuh Grintingan, yaitu kesenian Tanen.

Selain menampilkan kesenian Tanen, akan ditampilkan pula bentuk-bentuk kesenian setempat lainnya seperti kesenian Janung dan buto Grasak serta akan tampil sebagai pentas perdana kesenian Pring Gunung Kawedhar. Pentas puncak upacara juga akan dimeriahkan pentas apresiasi seni baik musik, tari, teater maupun wayang kontemporer dari mahasiswa/i ISI Surakarta dan ISI Yogyakarta, serta komunitas-komunitas seni dari Magelang, Salatiga, Malang, Surakarta dan Ponorogo (dalam konfirmasi).

Prosesi akan dihadiri Muspida, jajaran institusi terkait seperti Dinas Pariwisata Kabupaten Boyolali, Muspika dan para pejabat sipil lingkungan setempat serta jajaran pengajar/dosen Fakultas Seni Pertunjukan ISI Surakarta dan ISI Yogyakarta.

Selain sebagai salah satu bentuk upacara hari besar dalam kepercayaan masyarakat setempat, pentas upacara merti desa Saparan ini juga dimaksudkan sebagai ungkapan rasa syukur dan doa akan kehidupan yang lebih baik di hari-hari selanjutnya. Dibalik prosesi dan ekspresi seni yang ditampilkan, sesungguhnya tersimpan nilai-nilai kearifan lokal sebagai masyarakat agraris akan usaha konservasi alam. Peristiwa ini juga bisa menjadi agenda tahunan demi menghidupkan kegiatan pariwisata daerah setempat, tidak hanya wisata alam, akan tetapi juga wisata budaya.

Contact person:
Subagiyo Hari Utomo(0815 7868 6660)
Email: sawunggunung@gmail.com, dulcinea@dublin.com

2 komentar:

  1. It's always Soviet counter-intelligence service depicted created by 007 toaster ovens fiction while using real-life insurance agency of the identical label. Living in establishments, smoking should be naturally just amount of time is really magnificent.

    Feel free to visit my weblog :: large toaster oven with rotisserie (toasterovenworks.com)

    BalasHapus