|Gangguan KAMSELTIBCAR LALU LINTAS hubungi Call Center NTMC POLRI (Kode Area) "500669" atau SMS "9119", Darurat Kamtibmas Telp 110 (dari Telkomsel) atau 021-110 (dari selain telkomsel)|

A+ per detik

hujan meteor terdahsyat sambut ramadhan tahun ini

Apakah anda dalam satu bulan terakhir memperhatikan langit? Kalau posisi anda di Pulau Jawa, begitu magrib tiba anda akan menyaksikan planet venus disisi barat tampak benderang, bahkan serasa sangat dekat dengan bumi.  Planet tersebut dapat dilihat dengan mata telanjang. Sebenarnya ada tiga planet sedang "narsis" menampakkan diri, namun dua lainnya hanya tampak jika anda melihat dari kawasan lebih gelap seperti pedesaan, pantai atau pegunungan.  Jika anda di kota besar dengan gemerlap siraman cahaya lampu, anda justru butuh teleskop agar dapat melihat dua lainnya yakni Mars, dan Saturnus.

Tanda-tanda apakah sehingga trio planet tersebut menampakkan diri? Apakah mereka tetap pada orbitnya atau terjadi penyimpangan?

Oh, ternyata ketiganya menandai akan gejala alam berupa hujan meteor perseid! 

Hujan meteor Perseid selalu berulang tiap tahun pada pertengahan bulan Agustus, yang puncaknya terjadi pada tanggal 12. Sebuah fenomena yang dapat dilihat dengan mata telanjang pada konstelasi perseus di timur laut.

Venus, Mars, dan Saturnus saat ini dalam penampakannya terjadi antara waktu usai matahari terbenam sampai sekitar jam 10 malam, bahkan masih tampak di tengah malam, membentuk formasi segitiga dengan Venus, Sang Dewi Kecantikan, yang bersinar paling terang di titik bawah. Planet merah Mars mengiringinya di kiri atas dan Saturnus di sisi kanan, membentuk formasi bergerombol di area yang relatif kecil.

Show ketiga planet-Venus, Mars dan Saturnus-yang telah berlangsung selama satu bulan itu akan berakhir pada puncaknya yakni pada 12 dengan "pertunjukan spektakuler" dengan munculnya gelombang pergerakan ekstrim benda-benda langit berupa hujan meteor Perseid. Ya, itu akan terjadi bersamaan dengan gegap gempita kembang api sambut awal ramadhan.

Bagi anda yang akan menyaksikan kejadian paling spektakuler diantara hujan meteor perseid lainnya dimana yang terjadi kali ini hanya terjadi 133 tahun sekali, pada kamis tanggal 12 Agustus waktu Indonesia hingga sabtu 14 Agustus setiap jam akan ada sekitar 60 bintang jatuh berupa "remahan" ekor komet di segala penjuru; "remahan" ini terjadi akibat gesekan ekor komet dengan atmosfer bumi selama mengorbit.

1 komentar:

  1. Great information! I’ve been looking for something like this for a while now. Thanks!

    BalasHapus