|Gangguan KAMSELTIBCAR LALU LINTAS hubungi Call Center NTMC POLRI (Kode Area) "500669" atau SMS "9119", Darurat Kamtibmas Telp 110 (dari Telkomsel) atau 021-110 (dari selain telkomsel)|

A+ per detik

DEKLARASI FRONT NASIONAL PANCASILA [Visi dan Misi]

Jakarta, 2 Oktober 2010

Visi dan Misi Front Nasional Pancasila

Visi Front Nasional Pancasila adalah mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang mampu menjamin keselamatan bangsa, menjaga dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara, berkehidupan yang adil dan sejahtera, cerdas, berkarakter, mandiri, bermartabat, disegani dan dihormati oleh kawan dan lawan.

Misi
a. Geografi
Mempelajari, mengidentifikasi dan menganalisa bentuk, tata letak dan kondisi geografi dilihat dari aspek politik, ekonomi, sosial, budaya dan keamanan Negara sebagai landasan untuk merumuskan Geopolitik, Geostrategi, Geoekonomi, Geobudaya Negara agar supaya setiap sisi keuntungan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan Bangsa dan Negara.

b. Demografi / Kependudukan
Melakukan pendataan, pemetaan, dan penyebaran penduduk usia post-produktif, produktif dan pre-produktif, mengidentifikasi dan menaganalisa karakter yang dmiliki sebagai landasan merancang konsep pola pembinaan dan pembangunan karakter bangsa agar memmpunyai rasa nasionalisme sebagai bangsa yang besar semakin mantap dan kuat, bersemayam di hati setiap anak bangsa, sebagai calon-calon pemimpin bangsa kedepan.

c. Sumberdaya Alam
Melakukan pendataan dan pemetaan posisi sumberdaya alam hayati / non hayati baik yang ada di darat maupun di laut, mengidentifikasi dan menganalisa yang bersifat strategik / nonstrategik sebagai landasan menyusun dan menyiapkan konsep pola pengelolaan secara mandiri, terpadu, dan bersinergi agar supaya pemanfaatannya dapat dilakukan secara maksimal untuk kepentingan bangsa dan Negara kedepan.

d. Ideologi
Mempelajari, mengidentifikasi dan menganalisa ideologi yang berkembang di masyarakat / Negara sebagai landasan untuk merancang pola pendidikan dan penanaman nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa yang harus dilakukan agar supaya benar-benar dapat diresapi, dihayati dan diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan pada akhirnya mampu menolak dan bertahan terhadap pengaruh ideologi asing.

e. Politik
Mempelajari, mengidentifikasi dan menganalisa kecenderungan dan pengaruh dinamika perpolitikan Nasional yang timbul dihadapkan dengan ideologi Pancasila dan kepentingan Negara sebagai landasan merancang konsepdan solusi pembenahannya agar supaya tetap berada dalam koridor persatuan dan kesatuan bangsa.

f. Ekonomi 
Mempelajari, mengidentifikasi dan menganalisa sistem perekonomian Nasional yang berkembang dan kecenderungannya sebagai landsan untuk menyiapkan konsep penataan kembali perekonomian yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran bangsa.

g. Sosial - Budaya
Mempelajari, mengidentifikasi dan menganalisa permasalahan sosial dan budaya yang terjadi dan yang berkembang di masyarakat sebagai landasan untuk merumuskan langkah penataan sesuai dengan kehidupan sosial dan budaya Pancasila yaitu menjadikan keberagaman menjadi suatu keindahan dan kekuatan dalam mempertahankan keberadaan bangsa dan Negara.

h. Keamanan Negara
Mempelajari, mengidentifikasi dan menganalisa semua persoalan yang dapat mengganggu keselamatan bangsa dan keutuhan wilayah, baik langsung maupun tidak langsung sebagai landasan untuk merumuskan sistem keamanan Negara yang mampu melindungi keselamatan setiap warga Negara, menjamin keutuhan wilayah agar supaya terwujud ketenangan dan kedamaian masyarakat di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sehati Memulihkan Negeri


6 komentar:

  1. mas mahar,susususan deklaratornya mana?

    BalasHapus
  2. silakan klik tautan ini http://www.maharprastowo.com/2010/10/13-tokoh-deklarasikan-front-nasional.html

    Laksamana (Purn) Slamet Soebiyanto, FNP menyatakan tiga sikap dalam deklarasi tersebut.
    Pertama, mengajak seluruh anak bangsa meresapi, memahami dan melaksanakan kembali nilai-nilai, jiwa, dan semangat yang terkandung dalam pembukaan dan batang tubuh UUD 1945.
    Kedua, FNP mengajak TNI mengambil sikap tegas menyelamatkan NKRI dari krisis multi dimensi yang mengarah kepada perpecahan, dan sekaligus mengawal Pancasila serta UUD 1945.
    Dan ketiga, mengajak seluruh anak bangsa mengobarkan semangat nasionalisme dan patriotisme kebangsaan untuk menghadapi segala bentuk tekanan yang merugikan NKRI.
    Menurut jadwal, FNP dideklarasikan 13 tokoh yakni: Laksamana (Purn) Slamet Soebiyanto, Letjen Marinir (Purn) Suharto (ketua umum), Dr. dr. Siti Fadhillah Supari, SpJk, Kolonel Marinir (Purn) Aji Harimurti, Ir. Burhan Rosyidi, Indrawati Soegandi, Ferdi Sembiring SH (ketua panitia), Eddy Sanusi S, SE, MM, Thamrin Humris SE, Sabar Martin Sirait SE, MPA, Dionisius Pati Muda, Dharmo Larsono SE, MSi, dan Washinton Sinting Hendrawan Sinbo.
    Dari 13 tokoh tersebut, tiga di antaranya tidak hadir yakni Siti Fadhillah Supari karena sedang sakit dan operasi sekitar mata-menyampaikan pernyataan dukungan secara tertulis, Aji Harimurti dan Thamrin Humris berhalangan.

    untuk video bisa dilihat dengan mengklik http://www.youtube.com/watch?v=7impCqrOq6s&feature=related

    atau
    http://www.youtube.com/watch?v=fdbXgUK1DCM

    yang di halaman facebook ada yang melaporkan sehingga tak dapat ditampilkan, dianggap makar kali ye...

    BalasHapus
  3. Dharmo larsono yang menyanyikan lagu Bung tomo, bung karno, dan gusdur bukan?

    BalasHapus
  4. dharmo larsono yang menyanyikan lagu bung tomo, bung karno, dan gusdur bukan?

    BalasHapus
  5. mas bapak bapak ini khan udah pada uzur, dulu waktu pada menjabat kemana, sekarang pensiun sibuk membenahi negara, aneh deh

    BalasHapus
  6. Write more, thats all I have to say. Literally, it seems
    as though you relied on the video to make your point.

    You definitely know what youre talking about, why throw away your intelligence on just
    posting videos to your blog when you could be giving us something
    enlightening to read?

    My webpage; Diet Plans for Women

    BalasHapus