|Call Center NTMC POLRI (Kode Area) "500669" atau SMS "9119", Darurat Kamtibmas Telp 110 (dari Telkomsel) atau 021-110 (dari selain telkomsel)|

A+ per detik

Pengamanan Mudik Lebaran 2012, SENKOM Terjunkan 30.000 Personel

Ketua Umum PP Senkom HM Sirot, S.IP sedang berada di ruang NTMC-National Traffic Management Center , memantau situasi lalu lintas.

PP SENKOM Mitra Polri dalam rangka turut mensukseskan pengamanan mudik Lebaran 2012 menerjunkan sebanyak 30.000 personelnya yang disebar ke seluruh posko mudik. Jumlah itu belum termasuk satgas cadangan yang disiagakan di masing-masing titik keberadaan anggota Senkom. Kesiap-siagaan Senkom mulai dilakukan hari Jumat (10/8/2012) atau H-9 hingga H+6 Lebaran.

Dalam unsur Senkom sebagai Mitra Polri dalam penegakan hukum dan keamanan serta ketertiban masyarakat (Gakkum Kamtibmas), antara lain terdiri dari tim IT untuk mengolah informasi berbagai situasi lalu lintas di berbagai daerah melalui kamera satelit dan cctv, juga terdiri atas tim kesehatan yang ditempatkan di posko-posko bersama pihak terkait seperti Kementerian Perhubungan, Kominfo dan Polri. 

Dengan turut serta aktif dalam pengamanan mudik Lebaran dan berbagai kegiatan sosial lainnya, Senkom menunjukkan fungsinya tak hanya sebagai Mitra Polri, namun juga mitra bagi berbagai pihak seperti PMI, Basarnas, BNPB dan sebagainya, terutama dalam penanggulangan berbagai peristiwa penting seperti kecelakaan dan bencana alam. Maka tak heran jika Mabes Polri, beberapa waktu silam memberikan apresiasi berupa pin penghargaan atas peran aktif Senkom dalam delapan tahun terakhir membantu Polri dalam menjalankan tugas sebagai pengayom bagi masyarakat. 

Bersama 2.500 personel Kepolisian, hari ini, Jumat (10/8) Senkom turut dalam upacara peresmian Operasi Ketupat Jaya 2012 di lapangan Monas Jakarta Pusat, Jumat (10/8). Dalam sambutannya selaku Inspektur Upacara, Kapolri yang didampingi Gubernur DKI Fauzi Bowo dan Kapolda Metro Irjen Pol Untung Rajab menegaskan bahwa target Operasi Ketupat Jaya 2012 adalah untuk menekan angka kriminalitas dan korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

"Petugas di lapangan harus memberikan perhatian lebih kepada pemudik sepeda motor karena selama ini kecelakaan lalu lintas di dominasi kendaraan itu," kata Kapolri seraya mengungkapkan bahwa dari angka kecelakan yang terjadi, sebesar 76 persen adalah kecelakaan sepeda motor.

Kapolri Jenderal Timur Pradopo menyebut, operasi Ketupat akan diprioritaskan di 10 wilayah hukum, yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jabar, Polda Jateng, Polda Jatim, Polda Bali, Polda Sumsel, Polda Sulsel, Polda Yogyakarta, Polda Lampung dan Polda Banten. 

H. Muhamad Sirot, S.H., S.IP selaku Ketua Umum PP Senkom mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan anggota di sekitar 3.000 titik posko di 10 wilayah hukum tersebut diatas. Namun demikian, seluruh jajaran Senkom di seluruh Indonesia tetap dalam keadaan siaga, mengingat bahaya yang mengancam ditengah arus mudik tak hanya bahaya kecelakaan lalu lintas, namun juga kriminalitas dalam perjalanan maupun di lingkungan tempat tinggal yang ditinggal mudik, serta terorisme. 

"Anggota Senkom selain ditugaskan di posko juga melaksanakan upaya kewaspadaan menjaga lingkungan masing-masing, turut bersama Kepolisian melaksanakan patroli pengawasan terhadap keamanan dan ketertiban dalam masyarakat untuk meminimalisir terjadinya hal-hal tak diinginkan seperti pencurian maupun kebakaran rumah dan lainnya," ujar H.M. Sirot seraya menjelaskan personel Senkom juga turut diperbantukan menjaga berbagai obyek vital. (R.10)

2 komentar:

  1. Mantaab...!
    Aselabar!

    BalasHapus
  2. Semoga aselabar gak ada masalah yang seriusss.
    warsito, senkom Mukomuko

    BalasHapus