GEN_ID🇮🇩 | JAKARTA — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dan Senkom Mitra Polri menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memperkuat dukungan terhadap keamanan dan keselamatan lalu lintas nasional. Penandatanganan dilakukan di Gedung Korlantas Polri, Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.

PKS tersebut ditandatangani oleh Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho dan Ketua Umum Senkom Mitra Polri Katno Hadi. Kesepakatan ini menjadi payung kerja sama kedua pihak dalam kegiatan pemantauan, pelaporan, dan dukungan masyarakat terhadap tugas-tugas kepolisian di bidang lalu lintas.

Ketua Umum Senkom Mitra Polri Katno Hadi mengatakan, kerja sama ini memberi kepastian hukum bagi anggota Senkom yang selama ini terlibat dalam berbagai kegiatan pengamanan lalu lintas. “Kami ingin setiap laporan dan keterlibatan anggota Senkom di lapangan memiliki dasar hukum yang jelas dan terkoordinasi dengan Polri,” kata Katno.

Menurut dia, Senkom akan terus mendorong anggotanya untuk menyampaikan informasi lalu lintas secara cepat dan akurat sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyebut Senkom sebagai salah satu mitra strategis kepolisian. Ia mengatakan organisasi tersebut selama ini rutin dilibatkan dalam sejumlah operasi kepolisian berskala nasional.

“Dalam Operasi Keselamatan, Operasi Ketupat, hingga pengamanan Natal dan Tahun Baru, Senkom selalu terlibat. Mereka menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan keselamatan lalu lintas,” ujar Agus.

Ia menambahkan, Korlantas Polri akan terus mendorong jajaran di daerah untuk melibatkan Senkom dalam pelaksanaan operasi dan pengamanan lalu lintas sesuai kebutuhan di lapangan.

Penandatanganan PKS ini turut disaksikan sejumlah pejabat utama Korlantas Polri, di antaranya Direktur Keamanan dan Keselamatan Brigjen Pol. Prianto dan Direktur Registrasi dan Identifikasi Brigjen Pol. Wibowo. Acara ditutup dengan penandatanganan dokumen kerja sama dan pertemuan singkat kedua pihak.

Melalui kerja sama ini, Korlantas Polri dan Senkom berharap koordinasi di tingkat daerah dapat berjalan lebih efektif, terutama dalam menghadapi dinamika lalu lintas yang semakin kompleks. Keselamatan pengguna jalan, menurut kedua pihak, membutuhkan peran aparat sekaligus partisipasi masyarakat.