|Gangguan KAMSELTIBCAR LALU LINTAS hubungi Call Center NTMC POLRI (Kode Area) "500669" atau SMS "9119", Darurat Kamtibmas Telp 110 (dari Telkomsel) atau 021-110 (dari selain telkomsel)|

A+ per detik

Industri Grafika Masa Depan Ekonomi

"...situasi makro ekonomi yang digambarkan penuh anomali saat ini menjadi berkah tersendiri bagi pengusaha yang bergerak di industri kreatif."

"Kita punya kesempatan untuk memacu industri kreatif ini lebih maju lagi dengan meningkatkan sumber daya yang ada. Apalagi, sejumlah pengusaha yang bergerak di bidang grafis ini justru mengaku meraup laba besar, tahun lalu. Padahal harga minyak mentah justru naik turun."

[Kepala Pusat Grafika Nasional (Pusgrafin), Bambang Wasito Adi]
------------
Industri grafika termasuk salah satu sektor penyumbang terbesar dalam pertumbuhan industri kreatif di Indonesia. Tahun lalu, pertumbuhan industri kreatif di Indonesia mencapai 4,7% terhadap pendapatan domestik bruto (PDB) tahun lalu. Data Departemen Perdagangan (Depdag) menyebutkan kontribusi industri kreatif terhadap PDB nasional malah mencapai angka 6,3%. Sektor ini dilaporkan mampu menyerap 4,9 juta tenaga kerja. Industri ini, juga akan menjadi masa depan ekonomi dunia. Dengan jumlah penduduk nomor tiga di dunia, dan paling besar di regional asia tenggara, Indonesia adalah pemain dan juga market sangat penting. Upaya serius pemerintah, diwujudkan dengan dibukanya Politeknik Negeri Media Kreatif untuk mensuplai SDM berkualitas. Kebutuhan SDM setingkat operator di Industri printing misalnya, tiap tahun membutuhkan sekitar 2500-5000 lulusan sekolah grafika yang selama ini disuplai oleh SMK-SMK Grafika, itupun jumlahnya belum mencukupi karena minat masyarakat terhadap sekolah ini masih rendah. padahal, dari kalangan industri "antri" untuk menampung mereka. Jadi, ayo Sekolah/Kuliah Grafika!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar