|Call Center NTMC POLRI (Kode Area) "500669" atau SMS "9119", Darurat Kamtibmas Telp 110 (dari Telkomsel) atau 021-110 (dari selain telkomsel)|

A+ per detik

Mengintip Gaji & Fasilitas Bos BUMN

Berapa sih penghasilan Bos-bos BUMN? Yuk, kita intip, mata merem sebelah ya, jangan merem semua.

1. PT Aneka Tambang Tbk 
Jumlah gaji dan tunjangan lainnya untuk komisaris dan direksi perseroan adalah sekitar Rp27,7 miliar. Jumlah gaji dan tunjangan itu untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2009. Dengan asumsi sekitar 65 persen dari total gaji dan tunjangan itu atau sekitar Rp18,06 miliar untuk direksi, maka dari enam direksi BUMN itu, masing-masing akan menerima gaji dan tunjangan sekitar Rp3,01 miliar per tahun atau Rp250,8 juta per bulan. Namun, jumlah gaji dan tunjangan komisaris serta direksi perseroan itu turun dibanding 2008 yang mencapai Rp46,3 miliar.

2. PT Timah Tbk
Berdasarkan data laporan keuangan auditan per 31 Desember 2009, jumlah gaji dan bonus lima direksi Timah sebesar Rp12,7 miliar dengan perincian gaji Rp4,8 miliar dan tantiem Rp7,8 miliar. Dari data tersebut, masing-masing direksi akan menerima gaji (belum termasuk bonus) minimal Rp962,2 juta per tahun atau sekitar Rp80 juta per bulan. Jumlah gaji dan tantiem direksi tersebut turun dibanding 2008 yang mencapai Rp13,2 miliar. Perinciannya, gaji sebesar Rp4,4 miliar dan bonus Rp8,8 miliar. 

3. PT Bukit Asam Tbk 
Total gaji dan tunjangan direksi serta komisaris perseroan per 31 Desember 2010 mencapai Rp20,5 miliar. Jika diasumsikan sekitar 65 persen dari total gaji dan tunjangan tersebut, atau sekitar Rp13,3 miliar untuk direksi, masing-masing direktur BUMN tambang yang mencapai enam orang itu akan menerima gaji dan tunjangan minimal Rp2,2 miliar atau Rp185 juta per bulan. Meski demikian, jumlah gaji dan tunjangan direksi serta komisaris BUMN itu meningkat sekitar 10,2 persen dari sebelumnya Rp18,6 miliar per akhir 2008. 

4. Bank Mandiri 
Hasil rapat umum pemegang saham pada 4 Mei 2009 menyetujui penyesuaian gaji Direktur Utama Bank Mandiri menjadi sebesar Rp 166 juta netto per bulan atau mengalami kenaikan sebesar 11,06% dari gaji netto yang berlaku sebelumnya. Sedangkan, total gaji, tunjangan dan bonus yang diberikan kepada 11 anggota direksi Bank Mandiri berjumlah Rp93,08 miliar per tahun atau setara dengan Rp7 miliar per bulan. Jadi satu orang anggota direksi Bank Mandiri rata-rata mendapatkan Rp705 juta per bulan. Itu belum termasuk fasilitas berupa perumahan, transportasi dan santunan. 

Perincian penghasilan 11 bos Bank Mandiri selama setahun: 
Gaji Rp27,57 miliar, tunjangan yang mencakup THR, cuti, kesehatan dan handphone Rp17,51 miliar, bonus Rp48,0 miliar.

Sedangkan, fasilitas yang diperoleh oleh 11 orang anggota direksi adalah mencakup: Perumahan Rp1 miliar, transportasi Rp3,87 miliar dan santunan (dapat dimiliki) Rp 4,69 miliar.  

5. TELKOM 
PT Telkom merupakan BUMN yang juga memberikan gaji besar kepada anggota direksinya. Untuk tahun anggaran 2009, berdasarkan laporan keuangan Telkom seorang direktur utama, Rinaldi Firmansyah memperoleh penghasilan Rp7,22 miliar selama setahun atau Rp602 juta per bulan. Penghasilan itu terdiri atas gaji, tunjangan, asuransi dan tunjangan lainnya. Sedangkan, seorang direktur Telkom rata-rata memperoleh penghasilan sebesar Rp6,53 miliar per tahun atau Rp544 juta per bulan. 

6. PLN 
PLN belum menjadi perusahaan publik. Namun demikian, PLN juga merupakan perusahaan negara yang menggaji tinggi kepada direksinya. Ketika Kementerian BUMN dipimpin oleh Sofyan Djalil, pada Mei 2009 lalu, sang menteri membuat keputusan baru untuk menaikan gaji direksi PLN dari semula Rp45 juta menjadi Rp145 juta per bulan. 

Pertimbangannya, PLN yang kini dipimpin oleh Dahlan Iskan merupakan BUMN sangat strategis serta mengelola aset dalam jumlah besar, yakni total Rp350 triliun. Dengan demikian, tanggung jawab yang diemban juga sangat besar. [dari berbagai sumber]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar