|Call Center NTMC POLRI (Kode Area) "500669" atau SMS "9119", Darurat Kamtibmas Telp 110 (dari Telkomsel) atau 021-110 (dari selain telkomsel)|

A+ per detik

BlackBerry Raup Untung Rp173 triliun


Jumlah BB di seluruh dunia mencapai 52,3 juta unit
Sabtu, 26 Maret 2011 - 17:04:16 WIBPenulis : (Mahar Prastowo)
Foto : ( acus )
GENERASIINDONESIA - "Di Indonesia, jika Anda tidak punya PIN BBM maka anda akan sulit mendapatkan teman kencan." _ Gregory Wade, Managing Director RIM Asia Tenggara.
Ya, sedemikian ‘penting’nya BlackBerry yang masuk ke Indonesia dengan cara tak lazim, jika di Negara lain sebagai alat komunikasi, di Indonesia masuk sebagai alat penentu status sosial sehingga sedari awal pun harga jual di Indonesia paling tinggi di di dunia. 

Bagaimana kinerja perusahaan smartphone asal Kanada ini? Yuk kita intip.

Laporan terbaru dari kinerja Research In Motion (RIM), produsen perangkat dan penyedia layanan BlackBerry, menyebutkan bahwa  jumlah distribusi BlackBerry di seluruh dunia mencapai 52,3 juta unit. Berdasarkan data per 26 Februari 2010 dimana tahun fiskal berakhir , membukukan peningkatan penghasilan sebesar 33 persen, dari US$15 miliar (Rp130 triliun) menjadi US$19,9 miliar ( Rp173 triliun). 

Kemudian pada catatan kuartal terakhir, RIM mencatat pertumbuhan meski hanya satu persen dari kuartal sebelumnya, atau dari US$5,5 miliar (Rp47,8 triliun) menjadi US$5,6 miliar (Rp48,6 triliun).
RIM juga merinci pendapatan sepanjang kuartal akhir diperoleh dari penjualan perangkat BlackBerry (81 persen), layanan BlackBerry (16 persen), dan software serta pendapatan lainnya  sebesar 3 persen.

"Kami sangat senang dengan pencapaian di tahun fiskal 2011 dimana RIM mencatat laba bersih sebesar US$3,4 miliar, setara Rp30 triliun atau tumbuh 47 persen dari tahun sebelumnya. Ke depan, kami akan melanjutkan investasi di smartphone. Kemungkinan kami juga akan terjun di pasar tablet," ujar Jim Balsillie, Co-CEO Research In Motion, melalui keterangan persnya, Sabtu 26 Maret 2011.

http://generasiindonesia.com/berita-155-blackberry-raup-untung-rp173-triliun.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar