Personal Branding Pilkada/Pileg, Kehumasan (PR), Management Issue, Monitoring Media, wa.me/081387284468 >> mahar.prastowo@gmail.com >> fb.com/editor.wiki

SURAT KLARIFIKASI DARI "FPI"

Mengenal jenis-jenis plastik

Salam semuanya,

Pertama saya perlu mengklarifikasi, bahwa saya bukanlah ahli atau pakarnya seperti yang Pak Santo sampaikan, lho ya latar pendidikan saya saja Teknik Elektro koq. Tapi ya saya memang sejak 20 tahun lebih saya berkecimpung di bidang packaging, khususnya di flexible packaging, yang banyak memakai bahan plastik, sehingga saya sering diminta pendapat yang dapat saya bagikan berdasarkan pengalaman saya saja.

Jawaban saya secara singkat adalah sebagai berikut:
Semua bahan plastik dengan simbolnya itu memanglah yang sering dipakai sebagai bahan kemasan.
Beberapa informasi yang sering menjadi kekhawatiran bagi konsumen awam, dapat Anda check pada AVA (Agri-Food&Veterinary) Singapore, lembaga di LN yang saya rasa bagi kita dapat dipercaya adalah:
Styrene-monomer yang dipakai menjadi PS(polystyrene) katanya penyebab kanker, berdasarkan uji toxikologi secara luas terbukti bahwa monomer yang mungkin lepas dari wadah PS ternyata tidak menyebabkan kanker terhadap manusia. Jika Anda ke USA, disana ada US-FDA tentunya, mulai Anda terbang 'economy class' dg. pesawat United Airlines, Anda telah disuguhi kopi panas atau teh panas atau supermie, kalau tengah malam lapar dengan memakai wadah styrofoam. Kemudian Anda Breakfast di hotel2 bintang 3 disana, Anda ngopi, makan 'american breakfast' juga dengan perbot makan styrofoam.
Bisphenol A-monomer yang dipakai menjadi PC(polycarbonate) juga dikhawatirkan dalam jumlah kecil menyebabkan kanker bagi manusia, belum terbukti secara ilmiah membahayakan kesehatan manusia, dalam hal ini penyebab kanker.
Phthlates-jenis additive yang banyak dipakai untuk membuat 'cling film', yaitu film yang membungkus sayur2an dan buah2an di supermarket, diduga dapat menjadi masalah bagi reproduksi pria, sampai hari ini juga belum terbukti.

Di dalam regulasi tentang Keamanan Kemasan Pangan pendekatan antara US-FDA dan EU Regulation sedikit berbeda, FDA mendefinisikan Food Contact Substances (FCS), adalah semua zat bahan/substances yang dipakai sebagai komponen material yang dimanufaktur, mengemas, mentransportasi atau menjadi tempat untuk makanan, yang memberikan dampak terhadap makanan itu sendiri. Sedangkan EU Reg. mengatur Food Contact Materials (yang terbentuk dari FCS), yang secara langsung maupun tidak langsung dengan makanan dan dapat 'mentransfer' bahan2 yang terkandung, ke makanan itu sendiri dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia ataupun merubah komposisi makanan tersebut atau merusak sifat organoleptisnya.
Dan Peraturan yang telah dikeluarkan oleh BPOM sejak 20 Agustus 2007, dan mulai berlaku setahun kemudian, berarti bulan depan, mencoba menggabungkan ke dua definisi tersebut, dalam bentuk pengaturan kadar migrasi dari zat bahan yang dilarang dan dengan batasan yang dibolehkan ke dalam makanan.
US-FDA 21 CFR (code of Federal Regulations) dapat dilihat pada www.fda.gov

Yang penting untuk disikapi, bahwa semua peraturan tersebut, juga di negara2 maju tersebut, akan selalu harus diperbaharui dan dilengkapi, berdasarkan penemuan2 dan studi2 ilmiah yang berkembang, juga dengan pengawasan yang terus menerus. Contohnya di Eropah sendiri, suatu peraturan yang sudah ada sejak sebelum EU berdiri, sejak awal tahun 80-an, ditemukan telah dilanggar sekitar awal tahun 2000, berarti 20 tahun kemudian di Danmark, yang disebut sebagai Danish Food Scandal, yaitu migrasi dari aromatic amines dari adhesive pada laminasi kemasan flexible yang dipakai oleh produsen2 makanan terkenal ternyata jauh melebihi dari batasan yang diperbolehkan.
Untuk itu diperlukan pengawasan otoritas bersangkutan dan juga yang disebut Rapid Alert System for Food and Feed (RASFF) dari masyarakat berkelanjutan, bukanlah sekedar negative campaign dari LSM-LSM yang mungkin dengan latar belakang politis atau premanisasi.
Eropah juga mulai menerapkan REACH (Registration, Evaluation and Authorization of Chemicals), sebagai suatu Risk management dari zat-zat kimia (SVHC=Substance of Very High Concern), dimana semua produsen, distributor, pedagang, pengecer bahan2 kimia harus mendokumentasikan safety information dari semua zat kimia yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan hidup, bukan hanya yang dipergunakan untuk makanan.

Saya kira sementara hal ini yang dapat saya kontribusikan dengan se-singkat2nya, memang masih perlu penyuluhan/edukasi terus menerus, tapi kita tidak perlu 'kecil hati', di negara2 maju juga tetap saja ada kontroversi antara LSM dan asosiasi produsen plastik, misalnya di Jerman.

Wassalam,
Henky Wibawa
Dir. Executive Federasi "pembela" Packaging Indonesia (FPI)

Harian Kontan pelopori koran digital di Indonesia


Setelah Kontan, menyusul Koran Tempo dan tak lama lagi Kompas juga akan berdijital ria, kabarnya gratis..


JAKARTA, RABU - Mulai hari ini, Harian Kontan tak hanya tersedia dalam edisi cetak, namun juga dapat diakses dalam versi digital. Semua halaman Kontan kini dapat dibaca dengan bentuk yang sama persis dengan edisi cetak di depan layar komputer.

"Penyediaan edisi digital tidak hanya menyesuaikan dengan perkembangan teknologi tapi juga memenuhi permintaan pembaca," ujar Yopie Hidayat, Pemimpin Redaksi Harian Kontan saat dihubungi melalui telepon, Rabu (2/7). Ia mengatakan perkembangan teknologi seperti e-paper memungkinkan koran digital dapat diakses dengan mudah.

Pembaca tidak perlu memiliki akses Internet broadband untuk dapat menikmati e-paper Kontan ini. Pembaca juga tidak perlu men-download karena sederhana, ringan, dan sudah disesuaikan dengan kemampuan browser web.

Yopie optmistis kehadiran koran digital (e-paper) Harian Kontan tidak akan mengikis edisi cetak, namun justru menambah peluang pembaca baru. Ia mengatakan target pembaca Kontan Digital tidak sekadar pasar menengah ke atas yang memiliki akses Internet pribadi, namun juga anak-anak muda yang makin lekat dengan Internet.

"Anak-anak muda nggak begitu doyan baca koran tradisional yang pakai kertas jadi kami perluas target pembaca Kontan melalui media digital," ungkapnya. Kontan versi digital ini dapat diakses di www.kontan.co.id dan untuk sementara bisa dibaca secara cuma-cuma.

Fitur yang disediakan dalam layanan tersebut juga interaktif sehingga memudahkan pembaca memperoleh informasi. Antara lain fitur thumbnail yang menampilkan preview semua halaman, kirim ke teman lewat email, fitur cetak halaman hingga fitur pencarian berdasarkan keyword di
semua halaman. Lebih dari itu, pembaca juga dapat melakukan pencarian tidak hanya di satu edisi saja tapi di seluruh arsip Kontan digital.

Dalam waktu dekat, Kontan juga akan meluncurkan situs web resminya, yang didukung oleh KOMPAS.com. Layanan tersebut akan menyediakan informasi bisnis dan keuangan yang di-up date selama 24 jam.
WAH
http://tekno.kompas.com/read/xml/2008/07/02/08543296/harian.kontan.pelopori.koran.digital.di.indonesia

TWSD: Taman Wungkul Sana Dikit

Thursday, July 3, 2008

Kalender 2009 Cuma Sampai Agustus, Percaya?

Kalender 2009 hanya sampai Agustus!
kalau tidak percaya, perhatikan baik-baik kalender dibawah ini....[dari isu yang beredar, konon semua ini gara-gara FGDexpo2009].


Jadi, setali tiga uang, pada bulan Agustus nanti, adalah puncak arus wisatawan datang ke Indonesia, dari negara-negara di kawasan Asia, Pasifik dan Eropa. Real of Visit Indonesia Year 2009, itu adanya di FGDexpo2009, kalau tidak percaya, ayo kita buktikan!

Adik kecil dibawah ini, sedang menikmati Komik di boothstand Majalah CONCEPT. Komik Indonesia, dengan delapan tokoh yang dilaunch oleh Masyarakat Komik Indonesia, mendapat sambutan luar biasa di Surabaya. Yang punya stand sampai harus nganggur di hari ketiga gara-gara kehabisan stok, baik barang yang dijual maupun yang dibagi gratis.
Jadi biar nggak nganggur, sambil nunggu kiriman stok datang dari Jakarta, pak Andi S Boediman mengajak jalan-jalan dan diskusi ke boothstand DJ2DJ: Ajang lomba poster anak-anak DKV se-Jawa Timur. Tuh dia, Pak ASB dan Pak Herman Pratomo berada di tengah-tengah para kontestan DJ2DJ yang poster2 bikinan mereka didisplay di ajang EDGE 2008 ini.

SOLD ?
Waduh, kehabisan dong. Mana kalau beli diluar pameran nggak dapat diskon...!
[makanya, lain kali kalau ada pameran industri grafika oleh FGDforum dan Dyandra, jangan datang terlambat. Karena FGDforum tak hanya bikin pameran, tapi memebrikan edukasi, pengalaman, berbagi inspirasi, dan yang pasti mempertemukan PENJUAL dengan PEMBELI].

Laporan Foto Dari Seberang 9 Ball

Seingat saya, 9Ball dulunya adalah sebuah bioskop, tutup karena terbakar. [kabar burung yg beredar, dibakar]. Sekarang, dengan menjadi pusat Billyard, mengingatkan saya pada Kota kecil yang sejuk, bagian dari masa remaja saya : Dragon-Salatiga.

Tapi mari kita lihat dulu sudut Surabaya bernama Gramex Quarter ini.

Ada apa sih ruas jalan sebelah sana? Tiap tengah hari ada yang datang dari arah Jl. Basuki Rahmat [Gramex] sekedar untuk makan siang, begitu juga saat senja temaram mengantarkan malam, ada saja yang dinner, bahkan ada yang melanjutkan begadang hingga pagi. [hihihi, yang nulis 'kalee!]


Kita intip yuk, ada apa sih di sana, koq katanya lagi ada perhelatan mempersiapkan kelahiran 3 bayi ajaib Printy, Publy dan Packy. Bidan-bidannya kali ya mereka...

Wah, ada Pak David B Mihardja, lho, kok tampil di sampul majalah?
Dari nama majalahnya...pasti Pak David ini sedang memberikan pidato sambutan dalam rangka opening Edge 2008 di Gramedia Expo ini! Kita ikuti yuk...

Pak David keren, ya?




Yang ini namanya Syaiful [jangan salah sebut say full, dia memang begitu]. Oleh CV Niki Supllier, distributor Tinta Offset ditugasi memberikan arahan, edukasi soal teknik mewarnai, bukan untuk persiapan lomba mewarnai, tapi biar Printy yang akan segera lahir nanti, kulitnya mulus, halus dan mempesona. Makanya, kali ini Esae khusus disediakan untuk memoles Printy. Katanya, pakai Esae, Printy akan tampil percaya diri bareng Publy dan Packy. Sebab tampilan memang penting, makanya pas utusan Niki Supplier ini jadi pembicara, wuih, bikin repot, sampai harus menambah deretan kursi ekstra 5 baris di belakang, itupun masih banyak juga yang berdiri. Ck ck ck, printy ...kelahiranmu dipersiapkan sedemikian rupa dan ditunggu banyak orang.


Yang pakai baju putih dan tampak sedang ditodong pakai USB Recorder oleh dua wartawan ini, adalahClay Wala. Soal standard warna dengan segala t... b...nya, beliau pakarnya. banyak disayangkan beliau tidak tampil jadi pembicara bersamaan dengan Syaiful A.

Itu bertiga jangan ditanya, lagi ngapain, paling2 lagi pada tuker kartunama atau lagi ngerubung kalkulator. "Kalau mau warna seperti baju saya, bagaimana dengan prosentase warna tintanya?"

Dengan menghadirkan Pak Henky Wibawa, ditambah lagi dengan kehadiran pembicara dan peserta seminar packaging dari Petra University serta Stikom Surabaya, seminar ini jadi makin menarik, berbobot, dan seru. Pak Henky pastinya memberikan penjelasan juga nih soal Packy...