|Gangguan KAMSELTIBCAR LALU LINTAS hubungi Call Center NTMC POLRI (Kode Area) "500669" atau SMS "9119", Darurat Kamtibmas Telp 110 (dari Telkomsel) atau 021-110 (dari selain telkomsel)|

A+ per detik

Padarincang Tolak Aqua Danone sebagai "tuhan baru"

Selama ini masyarakat Cirahab Desa Curugoong Kecamatan Padarincang Kecamatan Serang di kawasan Kabupaten Banten merasa telah memiliki Tuhan yang memberikan karunia air bagi kehidupan. Namun dalam dua tahun terakhir, ada "tuhan baru" yang akan mengubah karunia diatas menjadi bersifat ekonomi, yaitu eksploitasi sumber air dan siapapun yang akan menikmati tidak cukup dengan mengucapkan "bismillah" dan usai memanfaatkan air hanya mengucapkan "alhamdulillah". Dan itu dilakukan oleh Perusahaan Perancis Aqua Danone melalui PT Tirta Investama.

Dibawah ini adalah pernyataan resmi masyarakat setempat, dikirimkan oleh tokoh masyarakat setempat, Ustad Munawar. 

Mari Bersama Tolak Danone!!


Air  merupakan kebutuhan utama bagi kehidupan mahluk hidup. Air dimanfaatkan oleh manusia, hewan, tumbuhan dan segala mahluk hidup. Air adalah kehidupan. Bagi manusia, hampir semua aktivitas kita tidak bisa dari kebutuhan air.  Mengingat pentingnya air, maka kebutuhan akan menjadi hak asasi bagi umat manusia. Karena itulah negara harus menjadmin ketersediaan air untuk setiap warga negara. Di Kampung Cirahab Desa Curugoong adalah sebuah anugerah, karena dikaruniai sumber air yang bisa  digunakan berbagai hal oleh masyarakatnya. Mulai untuk mandi, minum, dan menyuplai persawahan. Dari air itulah, warga bisa menanam padi dan  memanennya untuk kelangsungan hidup.  Negara tidak usah sibuk menyediakan, cukup memelihara dan melindungan dari berbagai ancaman.

Kegelisahan dan ancaman itu nyata pada pembangunan Pabrik Aqua  oleh PT Tirta Investama (TI) di Kampung Cirahab Desa Curugoong Kecamatan Padarincang. Sejak mulai ada rencana pendirian pabrik Aqua (1998) sebagian masyarakat Padarincang yang memahami ancaman atas ketersediaan air mulai gerah. Kegelisahan itu tentu saja  bisa diterima mengingat sumber air di daerah tersebut akan disedot untuk kepentingan perusahaan yang sedang mencari untung sebanyak-banyaknya. Padahal Cirahab telah menjadi sumber penting dari beberapa desa di wilayah kecamatan Padarincang.


Karena sejak awal,  Banyak masyarakat Padarincang masih tetap menolak pembangunan pabrik Aqua di Kp Cirahab Desa Curugoong Kecamatan Padarincang Kabupaten Serang Banten. Memang  TI dengan berbagai cara, melakukan pendekatan ke masyarakat untuk mendapatkan persetujuan. Bahkan hampir dua tahun “istirahat” untuk mencari dukungan dan strategi. Selama dua tahun tersebut, manajemen TI telah berupaya merayu masyarakat dengan bakti sosial, pemberian hewan qurban, pengadaan pengajian dan lain sebagainya. Memang beberapa ada yang luluh mengingat kebutuhan mereka akan materi. Namun kami yakin, hati mereka  menolak. Siapakah yang tega, saat lingkunganya kering kerontang tak berair?dan keluarganya tidak bisa mendapatkan air bersih? Siapakah yang rela, Cirahab yang mengairi banyak sawah itu, tiba-tiba airnya hilang karena di bawa oleh orang-orang yang mementingkan perutnya sendiri?


Dan Alhamdulillah, di beberapa desa kegiatan dan manuver TI tidak mempengaruhi  semangat atas penolakan terhadap pendirian pabrik Aqua. Syukur masih banyak hati yang ikhlas dan tulus menola.. Meski PT TI juga telah mendapatkan dukungan dari segenap birorkrat (Kami yakin persetujuan birokrat tidak tulus. Tapi karena materi dan nafsu kekuasaan).

Karena itulah kami dari masyarakat Padarincang tetap menolak. Syukur penolakan atas pendirian pabrik aqua ini semakin menyebar di tengah masyarakat, seiring dengan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan bahaya eksploitasi air ini. Karena itu, semakin segenap elemen masyarakat di Kecamatan Padarincang pada hari Minggu (5/12) jam 13.00 akan melakukan aksi solideritas di lokasi pembangunan pabrik  Aqua, Kampung Cirahab Desa Curugoong Kecamata Padarincang Serang Banten. Mungkin para lurah, camat, bupati atau gubernur tidak kuat dengan hantaman uang yang digulirkan oleh kapitalis Danone.!! Mereka takut dengan miskin dan takut kehilangan kekuasaan. Namun, ingatlah bahwa masih ada masyarakat yang ingin tetap memperjuangan haknya atas air kami. Masyarakat yang tulus untuk memperjuangkan hak anak cucunya! Dengan bantuan dan doa saudara-saudara mari bersama tolak danone mencuri air kami..


Mari Bersama Tolak Danone!!


Segenap Masyarakat Padarincang
CP Ustad Munawar : 081932405649

2 komentar:

  1. bagus bt smua masyarakat padarincang jgn prnh silau akn gemerlap xa uang yakinlah bhwa kt bisa jaga kelestarian alam kt dgn sebaik2ya jgn sampai mereka mrebt kekayaan alam kita bt sluruh masyarakat padarincang jgn tergoda oleh rayuan para petinggi yg bodoh itu

    BalasHapus