|Call Center NTMC POLRI (Kode Area) "500669" atau SMS "9119", Darurat Kamtibmas Telp 110 (dari Telkomsel) atau 021-110 (dari selain telkomsel)|

A+ per detik

Selamat Jalan Ustadzah Yoyoh Yusroh


CyberSabili-CIREBON – Berita duka mulanya SABILI terima dari sms seorang kader PKS di Jakarta Timur, Baharuddin Purnomo, “Innalillahi wa inna ilaihi rojiun telah meninggal dunia pukul 03.30 ustadzah Yoyoh Yusroh akibat kecelakaan di Cirebon mudah-mudahan Allah ampunkan semua kesalahannya diterima semua amal ibadahnya.”

Bagi anggota PKS nama Yoyoh Yusroh sudah tak asing lagi. Sosok ini tercatat sebagai Anggota Komisi I DPR. Politisi PKS tersebut menghembuskan nafas terakhir setelah mengalami kecelakaan di Cirebon, Jawa Barat. Innalillahi wa inna ilaihi ro jiun.

"Iya meninggal di rumah sakit Plumbon, Cirebon setelah kecelakaan," kata Hartono, Humas PKS, kepada Eman Mulyatman dari CyberSabili, Sabtu (21/5), yang menghubunginya lewat telepon.

Kabar tewasnya Yoyoh diterima Hartono pukul 03.30 WIB dinihari. “Saya dapat kabar dari BBM-an,” terangnya. Menurut Hartono, saat itu Yoyoh sedang dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju Jakarta.

"Ustadzah ke Yogya untuk menghadiri wisuda anaknya di UGM. Dalam perjalanan pulang mengalami kecelakaan," tambahnya.

Sementara Hartono belum bisa mengabarkan apakah ini kecelakaan tunggal atau tabrakan. Tapi, dia memastikan bahwa Utadzah Yoyoh meninggal. Di dalam mobil, terdapat suami dan anak-anak Yoyoh. Namun, kondisi mereka saat ini masih mendapat perawatan.

"Yang lain luka-luka. Jenazah sekarang masih di rumah sakit," jelasnya


Profil Ustadzah Yoyoh Yusroh

Ibu dari 9 putra dan 4 putri ini termasuk di antara 50 orang pendiri Partai Keadilan (PK). "Lima orang pendiri perempuan. Saya satu di antara 5 orang itu," paparnya kala itu.

Ketika PK baru dibentuk ia diminta untuk menjadi Ketua Departemen Kewanitaan. Setelah satu tahun ia mengundurkan diri lalu diamanahi menjadi Ketua MPP (Majelis Pertimbangan Partai). Istri dari H. Budi Dharmawan ini ketika terjun ke dunia politik tidak pernah terpikir olehnya untuk menjadi anggota DPR.  Pertamakali Yoyoh Yusroh masuk DPR ketika ia diminta untuk menggantikan rekannya dalam periode PAW.

Pada periode lalu Yoyoh terlibat dalam pembuatan UU PKDRT (Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga), UU PPILN (Perlindungan Pekerja di Luar Negeri) dan UU Praktik Kedokteran. Kini ia terlibat dalam Pansus Rancangan UU Pornografi dan Pornoaksi sebagi Wakil Ketua Pansus dan Rancangan UU Rancana Jangka Panjang Pembangunan Nasional. Dia pernah menjabat di Komisi VIII sebagai Wakil Ketua.

Yoyoh adalah salah seorang tokoh pendiri PKS. Wanita yang biasa disapa ustadzah Yoyoh ini dikenal sebagai sosok yang sederhana dan bersahaja.

Ibu dari 13 orang anak ini lahir di Tangerang, 14 November 1962. Dia menjadi anggota DPR sejak tahun 1999 dan sudah menempati sejumlah komisi.

Yoyoh juga kini aktif sebagai anggota Dewan Pakar ICMI Tahun 2005-2010, bidang Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Lansia.

Sejumlah tanda jasa pun pernah diterimanya, seperti International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2000, International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2003, dan Mubaligh National dari Departemen Agama Pusat tahun 2001.

Selamat jalan Ustadzah... Allahumagfirlaha warhamha wa’afihi wa’fuanha. (Eman Mulyatman)
Laman sumber berita klik CyberSabili

Tidak ada komentar:

Posting Komentar