|Call Center NTMC POLRI (Kode Area) "500669" atau SMS "9119", Darurat Kamtibmas Telp 110 (dari Telkomsel) atau 021-110 (dari selain telkomsel)|

A+ per detik

Surat Pengusaha Rotan yang 'Dicuekin' SBY itu


      Nomor : 140/AMKRI/V/2011
      Lampiran : Data ekspor furnitur rotan nasional
      Perihal : Permohonan Penutupan Ekspor Bahan Baku Rotan
      Kepada Yth.
      Bapak.Dr.Susilo Bambang Yudhoyono
      Presiden Republik Indonesia di Jakarta
        Dengan hormat,
        Perkenankanlah kami dari AMKRI suatu organisasi yang mempunyai visi menjadikan mebel rotan sebagai icon produk nasional dan Indonesia sebagai negara industri mebel dan kerajinan rotan terbaik di dunia.
        Indonesia adalah negara penghasil 85% bahan baku rotan dunia, juga memiliki banyak pengrajin rotan yang sangat terampil. Namun sangat disayangkan, potensi menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil mebel dan kerajinan rotan terbaik dan terbesar di dunia sangat terhambat oleh berbagai kendala.
        Melihat perkembangan industri mebel dan kerajinan rotan Indonesia dalam 10 tahun terakhir ini, bukan hanya TERHAMBAT pertumbuhannya, malah dalam 2 tahun terakhir ini terpuruk makin dalam sehingga sangat diragukan eksistensinya di pasar internasional.
        Menurut pengamatan kami, salah satunya kendala non teknis yang sangat kontra produktif dengan semangat menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah adalah kebijakan mengekspor bahan baku rotan sesuai dengan SK Menteri Perdagangan No 36/M-DAG/PER/8/2009 (revisi dari SK No 12/M-DAG/PER/6/2005).
        Kebijakan ini menghambat pertumbuhan industri rotan dan sekaligus menciptakan kompetisi di pasar internasional oleh negara-negara pembeli bahan baku rotan dari Indonesia, hingga sudah sampai pada tahap yang memprihatinkan. Ratusan industri mebel dan kerajinan rotan Indonesia gulung tikar, dan masih ratusan perusahaan yang terancam tutup. Puluhan ribu tenaga kerja terampil kehilangan pekerjaan.
        Bersama surat ini perkenankanlah kami mengajukan permohonan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia agar kebijakan ekspor bahan baku rotan bisa ditinjau kembali untuk dicabut. Dengan demikian keberlangsungan industri padat karya yang sangat kita banggakan ini, bisa terus tumbuh dan berkembang menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah. Agar cita-cita luhur untuk menjadikan mebel rotan sebagai icon produk nasional dan Indonesia sebagai penghasil mebel dan kerajinan rotan terbaik dan terbesar di dunia bisa kita wujudkan bersama.
        Demikian permohonan ini kami sampaikan dengan segala kerendahan hati, dengan penuh harapan semoga bapak presiden berkenan mengabulkannya.
        Atas perhatian bapak kami sampaikan terima kasih.
        Jakarta, 9 Mei 2011
        Hormat Kami,
        Ketua Umum AMKRI
        M. Hatta Sinatra
          Tembusan:
               Menko Bidang Perekonomian Hatta Rajasa
               Mendag Mari Elka Pangestu
               Menperin MS Hidayat
               Menhut Zulkifli Hasan
               Menakertrans Muhaimin Iskandar

      Tidak ada komentar:

      Posting Komentar