Jakarta Tanggap COVID-19

Data Pemantauan COVID-19 Nasional dan DKI Jakarta

21 Januari 2020 sampai hari ini
Personal Branding Pilkada/Pileg, Kehumasan (PR), Media Management Issue, Monitoring Media >> mahar.prastowo@gmail.com

BPKN: Konsumen Tak Perlu Kuatirkan Susu Formula


Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) meminta masyarakat untuk tidak resah dan khawatir mengkonsumsi susu formula saat ini, terkait dengan hasil penelitian IPB dengan sejumlah merek susu formula yang terkontaminasi bakteri enterobacter sakazaki.

Ketua BPKN, Suarhatini Hadad meminta masyarakat tidak perlu khawatir membeli susu formula yang beredar saat ini, karena susu tersebut sudah dinyatakan aman untuk dikonsumsi.Hal ini dilandasi hasil pengujian yang telah dilakukan sebanyak tiga kali oleh Badan Pengawasan Obat dan makanan (BPOM) mewakili pemerintah, dan hasilnya menunjukan seluruh sampel yang diuji tidak mengandung enterobacter sakazaki.
baca selengkapnya di 

Pemerintah Ajak Swasta Bangun Pasar Rakyat


Kementerian Perdagangan berencana melakukan inisiasi 10 pasar rakyat sebagai percontohan yang difasilitasi dengan menggelontorkan anggaran kisaran sebesar Rp 5 – 15 miliar., pada tahun 2011.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Gunaryo mengatakan pada tahun ini pihak Kemendag memang akan membangun prasarana perdagangan khususnya pasar rakyat.

“Kita akan menginisiasi 10 pasar percontohan yang akan difasilitasi pada tahun ini. Tidak hanya berupa fisik saja, tetapi yang penting bagaimana melakukan pembinaan dan mencetak pengelola-pengelola pasar yang handal,” kata Gunaryo, pada diskusi yang dilaksanakan Forum Wartawan Perdagangan (Forwad) di Bandung.

Mercedes-Benz Targetkan Smart Terjual 750 Unit di 2011


Kesuksesan Mercedes-Benz sepanjang tahun lalu dalam memimpin pasar di segmen mobil premium dengan pangsa pasar 67,4 persen atau sebanyak 3.590 unit, tidak terlepas dari komitmen perusahaan yang selalu mengeluarkan model-model terbaru yang lebih inovatif.

Terlebih ketika akhir tahun 2010 perusahaan juga menyalurkan sebuah unit Smart Electric Drive (Smart ed) kepada Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo yang juga merupakan titik tolak dimulainya penjualan Smart di Indonesia.

”Ini sebagai titik tolak dimulainya penjualan Smart ed di Indonesia, dengan sialurkannya sebuah unit Smart ed kepada Gubernur DKI Jakarta, yang merupakan langkah konkrit perusahaan dalam mengemban tanggungjawab menjaga lingkungan kota Jakarta dari emisi CO2 dan tingkat kemacetan yang tinggi,” kata Rudi Borgenheimer, Predien Direktur PT Mercedes-Benz Indonesia (MBI) di sela-sela Media Gathering Awal Tahun MBI di Ritz-Carlton, Jakarta (14/2/2011).

selengkapnya baca di 

Mercindo Autorama - Jakarta Raih Mercedes-Benz Dealer of the Year 2010

PT Mercedes-Benz Indonesia pada 11 Februari 2011 mengumumkan pemenang Dealer of the Year 2011, yang diberikan kepada salah satu dari 21 dealer resmi Mercedes-Benz di Indonesia. Penghargaan tertinggi yang diberikan Mercedes-Benz ini merupakan sebuah cerminan mutu profesionalisme yang sempurna dalam penyelenggaran operasional pemasaran.

Pada penyelengaraan di tahun ke-14 ini sebanyak 21 dealer resmi Mercedes-Benz di Tanah Air kembali menjalani serangkaian tes kelayakan proses penjualan dan purna jual sesuai standar internasional Mercedes-Benz yang berlaku di seluruh dunia. Dari seluruh peserta tersebut PT Mercindo Autorama - Jakarta akhirnya berhasil menduduki puncak tertinggi dan berhak atas anugerah Dealer of the Year 2010.

Kemenangan yang diraih PT Mercindo Autorama - Jakarta adalah yang pertama kalinya sejak perusahaan ini menjalani aktivitas bisnis bersama Mercedes-Benz Indonesia pada tahun1988. Prestasi PT Mercindo Autorama - Jakarta sekaligus menandai bukti bahwa kualitas pelayanan dan teknis pengerjaan dilakukan dealer Mercedes-Benz ini sudah setara dengan tingkat yang berlaku di Jerman.

baca selengkapnya di:


Grand Wedding Expo, Hotel Atlet Century Tawarkan One Stop Wedding Shopping


Hotel Atlet Century sebagai hotel Bintang 4 yang menyediakan fasilitasWedding Package, turut berpastisipasi sebagai peserta padaGrand Wedding Expo, yang akan diselenggarakan oleh Panorama Convex pada 18-20 Februari mendatangdi Jakarta Convention Center (JCC).

“Kami menawarkan berbagai kemudahan dan keuntungan bagi pasangan pengantin. Konsep One Stop Wedding Shoppingyang kami tawarkan merupakan fasilitas bagi pasangan pengantin agar tidak repot memenuhi berbagai kebutuhannya.” Ujar Edward Sugiharto, E-Commerce Manager Hotel Atlet Century.

Salah satu fasilitas yang ditawarkan Hotel Atlet Century bagi pasangan calon pengantin sesuai konsep One Stop Wedding Shopping yang diusung, dimana segala kebutuhan pasangan pengantin terpenuhi tanpa harus kesana-kemari.

baca selengkapnya di 

Grand Wedding Expo: Agar Punya Anak Naga Yohannes Sarankan Menikah Tahun Ini



Yohannes Bridal selama ini tak pernah absen dalam mengikuti penyelenggaraan Grand Wedding Expo. Pada Grand Wedding Expo ke-15 yang diselenggarakan Panorama Convex di Jak arta Convetion Center (JCC), 18-20 Februari mendatang, dia pun tercatat sebagai salah satu peserta.

“Sebagai pebisnis saya tak merasa dirugikan, apalagi panorama dalam menyelenggarakan pameran ini juga di tempat yang bagus, waktu yang tepat dan promosi yang bisa dikatakan jor-joran, sehingga setiap kali pameran selalu dikunjungi ribuan pasangan calon pengantin,” kata Yohanes, pemilik Yohannes Bridal.

Grand Wedding Expo m erupakan event yang diselenggarakan dua kali dalam setahun dengan sejumlah nama besar di bisnis wedding menjadikan pameran Grand Wedding Expo ini sebagai sarana yang pas berpromosi dan berdampak positif bagi bisnis mereka. Yohannes Bridal salah satunya sebagaimana dikatakan Yohannes, bahwa selama diselenggarakan Grand Wedding Expo, pihaknya tak pernah absen. baca selengkapnya di : http://www.mediaprofesi.com/gaya-hidup/412-mau-punya-anak-shio-naga-menikahlah-tahun-ini-.html

Grand Wedding Expo Hadirkan Beragam Inspirasi Pesta Pernikahan



Grand Wedding Expo ke-15 akan diselenggarakan pada 18-20 Februari 2011 di Jakarta Convention Center (JCC). Menjanjikan nuansa berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, beragam pilihan dan kemudahan bagi calon pengantin ditawarkan dengan beragam program yang diberikan oleh para vendor.

Sejumlah nama popular bisnis bridal meramaikan pameran ini, seperti Yohannes Bridal, Sophia Bridal, JJ Bride, Kopaka, Brutus, Chrisvian Hewis, Kiki Catering, Christ Iwan catering, Swan Jewellery, Upper Room, Hotel Atlet Century, King Photo dal banyak lagi lainnya.

Penawaran yang diberikan para peserta nampaknya akan makin beragam mewarnai tren tahun kelinci emas ini. Yohannes Bridal misalnya, akan menginspirasi pesta pernikahan bagi calon pasangan pengantin dengan menggelar fashion show bertema ‘beauty timeless’ pada hari pertama pembukaan pameran. Ma sih pada hari pertama, selain Yohannes Bridal juga ada fashion show menampilkan gaun-gaun pengantin oleh Harpi Melati.
selengkapnya klik 

Moratorium Lindungi Hutan atau "Kepentingan"?


Greenpeace bersama Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil menerjemahkan draft moratorium (penghentian sementara) penebangan hutan yang saat ini beredar baik dari versi Kementrian Kehutanan maupun REDD+ task force (Satgas REDD+), hari ini, Rabu (16/2/2011).

Draft Moratorium tersebut diuraikan dalam bentuk peta indikatif moratorium dan data olahan yang menunjukkan luasan yang akan dicakup dalam moratorium berdasarkan skenario draft Kementerian Kehutanan, REDD+ task force dan Platform Bersama Penyelamatan Hutan dari Organisasi Masyarakat Sipil.

Hasil olahan data dan peta menunjukkan bahwa draft moratorium versi Kementerian Kehutanan pada dasarnya hanya melindungi hutan primer dan lahan gambut tersisa. Jika data Kementrian Kehutanan (2006) yang dirujuk, maka sebenarnya yang menjadi obyek moratorium hanyalah kawasan konservasi dan kawasan lindung yang selama ini sudah dilindungi oleh peraturan perundangan yang ada dan berlaku saat ini.

Sedangkan dari draft moratorium versi REDD+ task force menunjukkan cakupan moratorium yang ... baca selengkapnya klik :

Sikap PDI Perjuangan Terhadap Tindak Kekerasan Atas Nama Agama


Ideologi Pancasila, Konstitusi UUD RI Tahun 1945, Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia dan sistem social Bhinneka Tunggal Ika sebagai Kontrak Sosial bangsa Indonesia ketika awal berdirinya Negara ini, mulai terkoyak oleh berbagai aksi kerusuhan dan konflik social di berbagai wilayah Indonesia tersebut.

Bahwa insiden tindak kekerasan atas nama agama, telah berulang kali terjadi di negeri kita, terakhir adalah berturut-trut penyerangan terhadap jamaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, pada tanggal 6 Feberuari 2011, dan pengrusakan gereja di Temanggung Jawa Tengah tanggal 8 Feberuari 2011. Ini adalah bukti adanya pembiaran, setidaknya kelengahan pemerintah terhadap perilaku kekerasan. Karenanya, pemerintah dinilai gagal melaksanakan amanat konsitusi untuk menjamin kebebasan warga negara untuk memeluk agama dan menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya, berdasarkan UUD 1945 pasal 28 E dan pasal 29.

Kelengahan dan kelalaian pihak kepolisian sebagai aparat penjaga ketertiban untuk melindungi kelompok agama/keyakinan yang menjadi korban, menyebabkan pelaku kekerasan leluasa melakukan pelanggaran HAM terhadap kelomppok tersebut. Sikap seperti ini merupakan dampak dari tiadanya ketegasan pemerintah terhadap penertiban dan pemberian hukuman terhadap pelaku kekerasan, sehingga supremasi hukum terkalahkan oleh kekuatan kelompok tertentu.

Untuk itu, PDI Perujangan menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:
1. Mengecam sekeras-kerasnya perilaku yang tidak berperikemanusiaan atas penyerangan yang dilakukan oleh kelompok agama/ormas garis keras yang dengan mudahnya melakukan tindakan melanggar hukum dan HAM, menyebabkan kelompok agama/keyakinan lainnya berulang kali menjadi korbannya.

2. Meminta Pemerintah agar benar-benar secara konkret memberi perlindungan bagi kehidupan segenap umat beragama tanpa kecuali.  Bagaimana pun, segenap kelompok agama/keyakinan adalah warga negara Indonesia yang wajib dilindungi keselamatannya.

3. Departemen Agama hendaknya meningkatkan pembinaan secara intensif bagi umat beragama, agar dapat hidup berdampingan tanpa konflik dan tindak kekerasan antara satu dengan lainnya.

4. Meminta Polri meningkatkan kepekaan dan kecepatan bertindak mengantisipasi terulangnya tindak kezaliman terhadap kelompok agama apapun, dan segera menyeret pelaku kekerasan untuk secepatnya di bawa ke pengadilan.

5. PDI Perjuangan meminta agar segenap ormas anarkis, dengan latar belakang agama apapun segera dibubarkan dan dinyatakan sebagai ormas terlarang di Republik Indonesia.

6. PDI Perjuangan meminta Menteri Agama mencabut SKB (PERBES) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor : 9 Tahun 2006 dan Nomor : 8 Tahun 2006, mengingat filosofi (semangat) SKB tersebut tidak mencerminkan rasa keadilan yang merugikan kelompok agama/keyakinan tertentu yang selalu mengalami kesulitan membangun rumah ibadah.

7. Sudah saatnya DPR RI membentuk Pansus Kerukunan Umat Beragama, guna mencari solusi menyeluruh menyangkut kerukunan hidup antarumat beragama di Idnoensia.

DEWAN PIMPINAN PUSAT PDI PERUANGAN
PERIODE 2010-2015

Jakarta, 11 Februari 2011

Prof. Hamka Haq, Ma
Ketua Bidang Pendidikan, Keagamaan dan Kebudayaan

Drs. Achmad Basarah, MH
Wakil Sekretaris Jenderal