Jakarta Tanggap COVID-19

Data Pemantauan COVID-19 Nasional dan DKI Jakarta

21 Januari 2020 sampai hari ini

Lagi, Bung Karno soal Kedaulatan Energi


“Dulu Jepang ngebom Pearl Harbour itu tujuannya untuk menguasai Tarakan, untuk menguasai sumber-sumber minyak, jadi sejak lama Indonesia akan jadi pertaruhan untuk penguasaan di wilayah Asia Pasifik, kemerdekaan Indonesia bukan saja soal kemerdekaan politiek, tapi soal bagaimana menjadiken manusia yang didalamnya hidup terhormat dan terjamin kesejahteraannya.” (Bung Karno, 1957)

Tragedi Semampir

Ini video korban kecelakaan dalam Tragedi Semampir, Kediri, siang tadi. Yang menderita lemah jantung mohon tidak mengklik link dibawah ini:

http://bit.ly/HngkSb

Semata-mata kecelakaan, bukan kesengajaan, semoga korban mendapat tempat yang layak di sisiNya, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan kita semua bisa mengambil pelajaran.

Sisi lain dari Malays1a


  1. Gratis pendidikan dasar (TK-SMA), Beasiswa penuh sampai S3 bagi warga miskin tapi pintar.
  2. Setiap pelajar diberi subsidi uang cash setiap bulannya mulai RM 100 (SD/SMP) - RM 200 untuk SMA (setara Rp 300.000 - Rp 600.000/bulan/orang) untuk membeli buku, alat tulis, tas, seragam dan lain-lain.
  3. Setiap kepala keluarga (suami) berpenghasilan di bawah RM 3000 (dibawah Rp 9 juta) dianggap miskin dan layak mendapat bantuan negara sejumlah RM 500 ( RM 1,5 juta/bulan). Penghasilan setiap KK diketahui oleh kerajaan dengan data yang akurat. 
  4. Target pemerintah Malaysia tahun 2020 menjadi salah satu negara maju di dunia dengan pendapatan perkapita sangat tinggi dan biaya hidup murah.
  5. Harga sembako seperti gula pasir dikontrol pemerintah, hanya 6.000/kg dalam kurs rupiah.
  6. Kesempatan kerja sangat terbuka, jumlah pekerjaan lebih banyak daripada pencari kerja.
  7. Masyarakat Malaysia rata-rata memiliki mobil.
  8. Motor adalah kendaraan yang dimiliki orang dalam kategori sangat miskin.
  9. Jumlah pengguna mobil lebih banyak dibanding pengguna sepeda motor.
  10. Di Malaysia dengan 6000 (dalam kurs rupiah) dapat BBM RON 95, di negara jiran, Indonesia, BBM terbaik RON 88.
  11. Semua orang Malaysia memiliki rumah. Bila tak sanggup beli, boleh ajukan permohonan dana kepada pemerintah untuk minta dibuatkan rumah sesuai kemampuan, kemudian mencicil sesuai kemampuan penghasilan suami dan boleh mencicil sampai 40 tahun. 
  12. Tidak ada gelandangan tidur dibawah jembatan. Orang miskin di Malaysia dijamin oleh negara dengan pelayanan sangat baik dan diberikan makanan 4 sehat 5 sempurna.
  13. Pemilik usahan yang mengalami kemajuan berhak mengajukan bantuan berupa alat produksi. Contoh home industry roti/ bakery, akan mendapat bantuan mixer roti, oven, chiller, proofer, dough devider dan lain-lain, diimbangi dengan pajak hingga 29% untuk mensubsidi yang lain.
  14. Pekerja profesional sangat dicari, bila memberi kontribusi besar boleh mengajukan Permanent Resident dan menikah dengan warga negara Malaysia.
  15. Harga kebutuhan pokok dikontrol kuat oleh pemerintah, pedagang tidak boleh sembarangan menaikkan harga dengan resiko dipenjara.
  16. Malaysia kuat ekonomi karena tidak punya beban hutang dan beban bunga pada lembaga2 pendonor, karena rente di Malaysia difatwa haram (termasuk 7 dosa besar).
  17. Kriminalitas rendah, rumah-rumah tak berpagar, kendaraan diparkir begitu saja.
  18. Kualitas kesehatan warga cukup  tinggi, kantor pelayanan kesehatan sunyi senyap, kecuali di perbatasan dengan Indonesia, banyak pasien lintas batas, termasuk pasien ibu hamil dan melahirkan, karena negara memberikan berbagai fasilitas untuk bayi yang lahir di tanah Malaysia. 
  19. Wisatawan keluar negeri sangat tinggi trmasuk ke Indonesia karena tingkat kesejahteraan tinggi.
  20. Salah satu tujuan wisata ke Indonesia ialah gubuk2 liar dan aktifitas orang berdagang di sekitar rel kereta api, di Malaysia tidak ada karena rakyat hidup makmur.
  21. Orang Malaysia malas masak di rumah, lebih banyak makan di luar rumah seperti di restoran dan rumah makan.
  22. Warga Malaysia hidup bersahaja, bangunan rumah bukan ukuran untuk membedakan mana orang kaya dan mana orang miskin.

Bung Karno soal Kedaulatan Energi

“Kamu tahu? Sejak 1932 aku berpidato di depan Landraad soal modal asing ini. Soal bagaimana perkebunan-perkebunan itu dikuasai mereka. Jadi, Indonesia ini tidak hanya berhadapan dengan kolonialisme tapi berhadapan dengan modal asing yang memperbudak bangsa Indonesia. Saya ingin modal asing ini dihentiken, dihancurleburken dengan kekuatan rakyat, kekuatan bangsa sendiri. Bangsaku harus bisa maju, harus berdaulat di segala bidang, apalagi minyak kita punya. Coba kaususun sebuah regulasi agar bangsa ini merdeka dalam pengelolaan minyak.” (Bung Karno kepada Menkeu Djuanda, 1960, soal KEDAULATAN ENERGI)

Subsidi BBM Bukan Pengeluaran Uang. Uangnya Dilarikan Kemana?

Tulisan serupa pernah dirilis KKG pada 22 Mei 2008 di blog ini dengan judul sama, disarikan dari materi seminar dan kuliah umum, abaikan susunannya yang kurang rapi atau anda mau membantu merapikannya. Untuk membaca tulisan I pada 22 mei 2008 tersebut klik Disini sedangkan dibawah ini ialah yang terbaru.
  
Subsidi BBM Bukan Pengeluaran Uang.
Uangnya Dilarikan Kemana?
 
 

PENGANTAR

Dalam paparan ini saya memberlakukan penyederhanaan atau simplifikasi dengan maksud untuk memperoleh gambaran yang sangat jelas tentang esensinya saja.

Maka saya mengasumsikan bahwa semua minyak mentah Indonesia dijadikan satu jenis BBM saja, yaitu bensin Premium. Metode ini sering digunakan untuk memperoleh gambaran tentang esensi atau inti permasalahannya. Metode ini dikenal dengan istilah method of decreasing abstraction, terutama kalau dilanjutkan dengan penyempurnaan dengan cara memasukkan semua detil dari data dan kenyataan, yang dikenal dengan istilah putting the flesh on the bones.

Cara perhitungan yang saya lakukan dan dijadikan dasar untuk paparan hari ini ternyata 99% sama dengan perhitungan oleh Pemerintah yang tentunya sangat mendetil dan akurat.

Dengan data dan asumsi yang sama, Pemerintah mencantumkan kelebihan uang tunai sebesar Rp. 96,8 trilyun, dan saya tiba pada kelebihan uang tunai sebesar Rp. 97,955 trilyun.



PERMASALAHAN

Kepada masyarakat diberikan gambaran bahwa  setiap kali harga minyak mentah di pasar internasional meningkat, dengan sendirinya pemerintah harus mengeluarkan uang esktra, dengan istilah “untuk membayar subsidi BBM yang membengkak”.

Harga minyak mentah di pasar internasional selalu meningkat. Sebabnya karena minyak mentah adalah fosil yang tidak terbarui (not renewable). Setiap kali minyak mentah diangkat ke permukaan bumi, persediaan minyak di dalam perut bumi berkurang. Pemakaian (konsumsi) minyak bumi sebagai bahan baku BBM meningkat terus, sehingga permintaan yang meningkat terus berlangsung bersamaan dengan berkurangnya cadangan minyak di dalam perut bumi. Hal ini membuat bahwa permintaan senantiasa meningkat sedangkan berbarengan dengan itu, penawarannya senantiasa menyusut.

Sejak lama para pemimpin dan cendekiawan Indonesia berhasil di “brainwash” dengan sebuah doktrin yang mengatakan : “Semua minyak mentah yang dibutuhkan oleh penduduk Indonesia harus dinilai dengan harga internasional, walaupun kita mempunyai minyak mentah sendiri.” Dengan kata lain, bangsa Indonesia yang mempunyai minyak harus membayar minyak ini dengan harga internasional.

Harga BBM yang dikenakan pada rakyat Indonesia tidak selalu sama dengan ekivalen harga minyak mentahnya. Bilamana harga BBM lebih rendah dibandingkan dengan ekivalen harga minyak mentahnya di pasar internasional, dikatakan bahwa pemerintah merugi, memberi subsidi untuk perbedaan harga ini. Lantas dikatakan bahwa “subsidi” sama dengan uang tunai yang harus dikeluarkan oleh pemerintah, sedangkan pemerintah tidak memilikinya. Maka APBN akan jebol, dan untuk menghindarinya, harga BBM harus dinaikkan.

Pikiran tersebut adalah pikiran yang sesat, ditinjau dari sudut teori kalkulasi harga pokok dengan metode apapun juga. Penyesatannya dapat dituangkan dalam angka-angka sebagai berikut.

Harga bensin premium yang Rp. 4.500 per liter sekarang ini ekivalen dengan harga minyak mentah sebesar US$ 69,50 per barrel. Harga yang berlaku US$ 105 per barrel. Lantas dikatakan bahwa pemerintah merugi US$ 35,50 per barrel. Dalam rupiah, pemerintah merugi sebesar US$ 35,50 x Rp. 9.000 = Rp. 319.500 per barrel. Ini sama dengan Rp. 2009, 43 per liter (Rp. 319.500 : 159). Karena konsumsi BBM Indonesia sebanyak 63 milyar liter per tahun, dikatakan bahwa kerugiannya 63 milyar x Rp. 2009,43 = Rp. 126,59 trilyun per tahun. Maka kalau harga bensin premium dipertahankan sebesar Rp. 4.500 per liter, pemerintah merugi atau memberi subsidi sebesar Rp. 126,59 trilyun. Uang ini tidak dimiliki, sehingga APBN akan jebol.

Pikiran yang didasarkan atas perhitungan di atas sangat menyesatkan, karena sama sekali tidak memperhitunkan kenyataan bahwa bangsa Indonesia memiliki minyak mentah sendiri di dalam perut buminya.

Pengadaan BBM oleh Pertamina berlangsung atas perintah dari Pemerintah. Pertamina diperintahkan untuk mengadakan 63 milyar liter bensin premium setiap tahunnya, yang harus dijual dengan harga Rp. 4.500 per liter. Maka perolehan Pertamina atas hasil penjualan bensin premium sebesar 63.000.000.000 liter x Rp. 4.500 = Rp. 283,5 trilyun.


Pertamina disuruh membeli dari:

Pemerintah               37,7808  milyar  liter    dengan harga  Rp. 5.944/liter    =     Rp. 224,5691tr
Pasar internasional    25,2192  milyar  liter    dengan harga  Rp. 5.944/liter    =     Rp. 149,903 tr
       
Jumlahnya  63  milyar liter dengan harga  Rp. 5.944/liter   =   Rp. 374,4721 tr   
Biaya LRT   63  milyar liter @Rp. 566  = Rp. 35,658 tr
Jumlah Pengeluaran Pertamina Rp. 410,13 tr
          
Hasil Penjualan Pertamina    63 milyar liter @ Rp. 4.500 = Rp. 283,5 tr
      

PERTAMINA DEFISIT/TEKOR/KEKURANGAN TUNAI                                                  
Rp. 126,63 tr.
=============


Tabel di atas menunjukkan bahwa setelah menurut dengan patuh apa saja yang diperintahkan oleh Pemerintah, Pertamina kekurangan uang tunai sebesar Rp. 126,63 trilyun.

Pemerintah menambal defisit tersebut dengan membayar tunai sebesar Rp. 126,63 trilyun yang katanya membuat jebolnya APBN, karena uang ini tidak dimiliki oleh Pemerintah.

Ini jelas bohong di siang hari bolong. Kita lihat baris paling atas dari Tabel dengan huruf tebal (bold), bahwa Pemerintah menerima hasil penjualan minyak mentah kepada Pertamina sebesar Rp. 224,569 trilyun. Jumlah penerimaan oleh Pemerintah ini tidak pernah disebut-sebut. Yang ditonjol-tonjolkan hanya tekornya Pertamina sebesar Rp. 126,63 trilyun yang harus ditomboki oleh Pemerintah.

Kalau jumlah penerimaan Pemerintah dari Pertamina ini tidak disembunyikan, maka hasilnya adalah:
•    Pemerintah menerima dari Pertamina sejumlah             Rp. 224,569 trilyun
•    Pemerintah menomboki tekornya Pertamina sejumlah    (Rp. 126,63 trilyun)
•    Per saldo Pemerintah kelebihan uang tunai sejumlah     Rp. 97,939 trilyun


TEMPATNYA DALAM APBN
Kalau memang ada kelebihan uang tunai dalam Kas Pemerintah, di mana dapat kita temukan dalam APBN 2012 ?

Di halaman 1 yang saya lampirkan, yaitu yang dirinci ke dalam :

•    Pos “DBH (Dana Bagi Hasil) sejumlah            Rp. 45,3 trilyun
•    Pos “Net Migas” sejumlah                              Rp. 51,5 trilyun

•    Jumlahnya                                                      Rp. 96,8 trilyun
                           
Perbedaan dengan perhitungan saya sejumlah Rp. 1,1 trilyun disebabkan karena Pemerintah menghitungnya dengan data lengkap yang mendetil.

Saya menghitungnya dengan penyederhanaan/ simplifikasi guna memperoleh esensi perhitungan bahwa Pemerintah melakukan kehohongan publik. Bedanya toh ternyata sama sekali tidak signifikan, yaitu sebesar Rp. 1,1 trilyun atau 1,14 % saja.

“SUBSIDI” BUKAN PENGELUARAN UANG TUNAI

Dalam pembicaraan tentang BBM, kata “subsidi BBM” yang paling banyak dipakai. Kebanyakan dari elit bangsa kita, baik yang ada di dalam pemerintahan maupun yang di luar mempunyai pengertian yang sama ketika mereka mengucapkan kata “subsidi BBM”.

Ketika mulut mengucapkan dua kata “subsidi BBM”, otaknya mengatakan “perbedaan antara harga minyak mentah internasional dengan harga yang dikenakan kepada bangsa Indonesia.” Ketika mulut mengucapkan “Subsidi bensin premium sebesar Rp. 2.009 per liter”, otaknya berpikir : “Harga minyak mentah USD 105 per barrel setara dengan dengan Rp. 6.509 per liter bensin premium, sedangkan harga bensin premium hanya Rp. 4.500 per liter”.

Mengapa para elit itu berpikir bahwa harga minyak mentah yang milik kita sendiri harus ditentukan oleh mekanisme pasar yang dikoordinasikan oleh NYMEX di New York ?

Karena mereka sudah di brain wash bahwa harga adalah yang berlaku di pasar internasional pada saat mengucapkan harga yang bersangkutan. Maka karena sekarang ini harga minyak mentah yang ditentukan dan diumumkan oleh NYMEX sebesar USD 105 per barrel atau setara dengan bensin premium seharga Rp. 6.509 per liter, dan harga yang diberlakukan untuk bangsa Indonesia sebesar Rp. 4.500 per liter, mereka teriak : “Pemerintah merugi sebesar Rp. 2.009 per liter”. Karena konsumsi bangsa Indonesia sebanyak 63 milyar liter per tahun, maka Pertamina merugi Rp. 126,567 trilyun per tahun.

Selisih ini disebut “subsidi”, dan lebih konyol lagi, karena lantas mengatakan bahwa “subsidi” ini sama dengan uang tunai yang harus dikeluarkan”. Bahwa ini tidak benar telah dijelaskan.

UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2001 TENTANG MINYAK DAN GAS BUMI

Pikiran hasil brain washing tersebut berakar dalam UU nomor 22 tahun 2001. Pasal 28 ayat 2 berbunyi : “Harga bahan bakar minyak dan gas bumi diserahkan pada mekanisme persaingan usaha yang sehat dan wajar”. Ini berarti bahwa rakyat harus membayar minyak yang miliknya sendiri dengan harga yang ditentukan oleh NYMEX di New York. Kalau harganya lebih rendah dikatakan merugi, harus mengeluarkan tunai yang tidak dimiliki dan membuat APBN jebol.

Seperti yang baru saya katakan tadi pikiran seperti itu tidak benar. Yang benar yalah pengeluaran uang tunai untuk pemompaan minyak sampai ke atas muka bumi (lifting) ditambah dengan pengilangan sampai menjadi BBM (refining) ditambah dengan pengangkutan sampai ke pompa-pompa bensin (transporting), seluruhnya sebesar USD 10 per barrel. Dengan kurs yang 1 USD = Rp. 9.000, uang tunai yang dikeluarkan untuk menghasilkan 1 liter premium sebesar Rp. 566.

BAGAIMANA UUD HARUS DITAFSIRKAN TENTANG KEBIJAKAN MINYAK ?

Menurut UUD kita harga BBM tidak boleh ditentukan oleh siapapun juga kecuali oleh hikmah kebijaksanaan yang sesuai dengan kepatutan, daya beli masyarakat dan nilai strategisnya bagi sektor-sektor kehidupan ekonomi lainnya. Mengapa ? Karena BBM termasuk dalam “Barang yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak”.

PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI

Itulah sebabnya Mahkamah Konstitusi menyatakan pasal 28 ayat (2) dari UU nomor 22 tahun 2001 tentang Migas bertentangan dengan UUD RI. Putusannya bernomor 002/PUU-I/2003 yang berbunyi : “Harga bahan bakar minyak dan gas bumi diserahkan pada persaingan usaha yang sehat dan wajar dari Undang-Undang nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi bertentangan dengan Undang-Undang dasar Republik Indonesia.”

Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2004 pasal 72 ayat (1)

Brain washing begitu berhasilnya , sehingga Putusan MK ini disikapi dengan Peraturan Pemerintah nomor 36 Tahun 2004. Pasal 72 ayat (1) berbunyi : “Harga bahan bakar minyak dan gas bumi, kecuali gas bumi untuk rumah tangga dan pelanggan kecil, diserahkan pada persaingan usaha yang wajar, sehat dan transparan.”

Ini benar-benar keterlaluan, karena UUD dan MK dilecehkan dengan PP.

Jelas Pemerintah telah berpikir, berucap dan bertinak yang bertentangan dengan UUD kita dalam kebijakannya tentang BBM. Toh tidak ada konsekwensinya apa-apa. Toh Pemerintah akan memberlakukannya dengan merujuk pada Undang-Undang yang telah dinyatakan bertentangan dengan Konstitusi.

APA MAKSUD DAN DAMPAK DARI MEMPERTAHANKAN BERLAKUNYA UU NO. 22 TAHUN 2001 ?

Maksudnya jelas, yaitu supaya mendarah daging pada rakyat Indonesia bahwa mereka harus membayar harga BBM (bensin) dengan harga yang ditentukan oleh NYMEX. Bahkan setiap hari harga BBM harus bergejolak sesuai dengan fluktuasi harga minyak mentah yang diumumkan oleh NYMEX setiap beberapa menit sekali.

Harian Kompas tanggal 17 Mei 2008 memuat pernyataan Menko Boediono (yang sekarang menjabat Wakil Presiden) yang berbunyi : “Pemerintah akan menyamakan harga bahan bakar minyak atau BBM untuk umum di dalam negeri dengan harga minyak di pasar internasional secara bertahap mulai tahun 2008……..dan Pemerintah ingin mengarahkan kebijakan harga BBM pada mekanisme penyesuaian otomatis dengan harga dunia.”

Harian Indopos tanggal 3 Juli 2008 mengutip Presiden SBY yang mengatakan :”Jika harga minyak USD 150 per barrel, subsidi BBM dan listrik yang harus ditanggung APBN Rp. 320 trilyun.” “Kalau (harga minyak) USD 160, gila lagi. Kita akan keluarkan (subsidi) Rp. 254 trilyun hanya untuk BBM.”

Jelas bahwa Presiden SBY sudah teryakinkan bahwa yang dikatakan dengan subsidi memang sama dengan uang tunai yang harus dikeluarkan. Hal yang sama sekali tidak benar, seperti yang diuraikan di atas tadi.

SHELL SUDAH MENJALANKAN HARGA BBM NAIK TURUN OTOMATIS DENGAN NAIK TURUNNYA HARGA MINYAK DI PASAR INTERNASIONAL

Barang siapa membeli bensin dari pompa Shell akan mengalami bahwa harga naik turun. Pada tanggal 18 Maret 2012 harga bensin super Shell Rp. 9.550 per liter.

Harga Rp. 9.550 dikurangi dengan biaya LTR sebesar Rp. 566 = Rp. 8.984 per liter. Dengan kurs 1 USD = Rp. 9.000, harga ini setara dengan harga minyak mentah USD 0,9982 per liter atau USD 159 minyak mentah per barrel. Harga minyak mentah di pasar internasional USD 105 per barrel. Shell mengambil untung dari rakyat Indonesia sebesar USD 54 per barrel atau USD 0,34 per liter,  yang sama dengan Rp. 3.057 per liternya. Ini kalau minyak mentahnya dibeli dari pasar internasional dengan harga USD 105 per barrel. Tetapi kalau minyak mentahnya berasal dari bagiannya dari kontrak bagi hasil, bayangkan berapa untungnya !!

PEMERINTAH BERANGGAPAN BAHWA PENENTUAN HARGA BBM KEPADA RAKYATNYA SENDIRI HARUS SAMA DENGAN YANG DILAKUKAN OLEH SHELL

Sekarang menjadi lebih jelas lagi bahwa Pemerintah merasa dan berpendapat (sadar atau tidak sadar) bahwa Pemerintah harus mengambil untung yang sama besarnya dengan keuntungan yang diraih oleh Shell dari rakyat Indonesia, bukan menutup defisit BBM dalam APBN, karena defisitnya tidak ada. Sebaliknya, yang ada surplus atau kelebihan uang tunai.

BENSIN PERTAMAX DARI PERTAMINA SUDAH MEMBERI UNTUNG SANGAT BESAR KEPADA PERTAMINA

Harga bensin Pertamax Rp. 9.650 per liter. Dikurangi dengan biaya LTR sebesar Rp. 566 menjadi setara dengan harga minyak mentah sebesar Rp. 9.084/liter. Dengan kurs 1 USD = Rp. 9.000, per liternya menjadi USD 1,0093, dan per barrel (x 159) menjadi USD 160,48. Untuk bensin Pertamax, Pertamina sudah mengambil untung sebesar USD 55,48 per barrelnya.

Nampaknya Pemerintah tidak rela kalau untuk bensin premium keuntungannya tidak sebesar ini juga.

MENGAPA RAKYAT MARAH ?


Kita saksikan mulai maraknya demonstrasi menolak kenaikan harga bensin premium. Bukan hanya karena kenaikan yang akan diberlakukan oleh Pemerintah memang sangat memberatkan, tetapi juga karena rakyat dengan cara pikir dan bahasanya sendiri mengerti bahwa yang dikatakan oleh Pemerintah tidak benar.

Banyak yang menanyakan kepada saya : Kita punya minyak di bawah perut bumi kita. Kenapa kok menjadi sedih kalau harganya meningkat ? Orang punya barang yang harganya naik kan seharusnya lebih senang ?

Dalam hal minyak dan bensin, dengan kenaikan harga di pasar internasional bukankah kita harus berkata : “Untunglah kita punyak minyak sendiri, sehingga harus mengimpor sedikit saja.”

ADAKAH NEGARA YANG MENJUAL BENSINNYA ATAS DASAR KEBIJAKANNYA SENDIRI, TIDAK OLEH NYMEX ?

Ada. Fuad Bawazir mengirimkan sms kepada saya dengan data tentang negara-negara yang menjual bensinnya dengan harga yang ditetapkannya sendiri, yaitu :

•    Venezuela       : Rp. 585/liter
•    Turkmenistan  : Rp. 936/liter
•    Nigeria            : Rp. 1.170/liter
•    Iran                : Rp. 1.287/liter
•    Arab Saudi       : Rp. 1.404/liter
•    Lybia               : Rp. 1.636/liter
•    Kuwait              : Rp. 2.457/liter
•    Qatar               : Rp. 2.575/liter
•    Bahrain            : Rp. 3.159/liter
•    Uni Emirat Arab : Rp. 4.300/liter


KESIMPULAN

Kesimpulan dari paparan kami yalah :
1.    Pemerintah telah melanggar UUD RI
2.    Pemerintah telah mengatakan hal yang tidak benar kepada rakyatnya, karena mengatakan mengeluarkan uang tunai sebesar Rp. 126 tr, sedangkan kenyataannya kelebihan uang tunai sebesar Rp. 97,955 trilyun.
3.    Dengan menaikkan premium menjadi Rp. 6.000 per liter, Pemerintah ingin memperoleh kelebihan yang lebih besar lagi, yaitu sebesar Rp. 192,455 trilyun.
4.    Pertamina sudah mengambil keuntungan besar dari rakyat Indonesia dalam hal bensin Pertamax dan Pertamax Plus. Nampaknya tidak rela hanya memperoleh kelebihan uang tunai sebesar Rp. 97,955 trilyun dari rakyatnya. Maunya sebesar Rp. 192,455 trilyun dengan cara menaikkan harga bensin premium menjadi Rp. 6.000 per liter.
5.    Pemerintah menuruti (comply) dengan aspirasi UU no. 22 tahun 2001 yang menghendaki supaya rakyat Indonesia merasa dan berpikir bahwa dengan sendirinya kita harus membayar bensin dengan harga dunia, agar dengan demikian semua perusahaan minyak asing bisa memperoleh laba dengan menjual bensin di Indonesia, yang notabene minyak mentahnya dari Indonesia sendiri.

Bukankah Shell, Petronas, Chevron sudah mempunyai pompa-pompa bensin ?
 
Materi ini disampaikan dalam seminar di Institut Bisnis dan Informtika Indonesia (IBII) pada tanggal 21 Maret 2012

Maklumat Umum Komando Pangti TPN Papua Barat Letjen Danny Kogoya

 
ORGANISASI PAPUA MERDEKA (OPM)
TENTARA PEMBEBASAN NASIONAL PAPUA BARAT (TPN.PB)

__________________________________________________________________________________
 
MAKLUMAT UMUM

Yang mengeluarkan panglima komando tertinggi TPN-OPM Pusat papua barat, menyampaikan kepada seluruh rakyat bangsa papua barat, bahwa;
a. MEMPELAJARI
b. MEMUTUSKAN
c. MENETAPKAN
d. MENOLAK
e. MENGELUARKAN

A. MEMPELAJARI;

1. Bahwa perjuangan TPN-OPM Bersama rakyat bangsa papua barat dengan landasan dan ideology papua merdeka yaitu tanggal 1 JULI 1971 Diumumkan proklamasi di distrik WARIS. Menolak dengan tegas hasil PEPERA 1969 itu cacat hukum dan pelanggaran ham tinggi ditanah papua barat

2. UUD,S Tanggal 1 JULI 1971 DAN 343 PASAL sudah lengkap dan pemerintahan secara ‘’DEVACTO’’ bangsa dan Negara sudah ada. kesatuan republic Indonesia tinggal OPM-TPN Menunggu pengakuan secara ‘’DEJURE’’

3. Bahwa TPN-OPM bersama rekyat bangsa papua barat tidak pernah kami mundur dari perjuangan yang panjang ini selangka apapun, kami adalah anak-anak jatim piatu yang telah tinggalkan kami dari pimpinan kami OPM-TPN yang sudah bubar dari landasan 1 JULI 1971. Ada yang yang mintah perlindungan dan suaka politik di luar negeri, karena tidak bisa tahan dihutan rimba juga ada yang menyerah dan pengakuan kepada NKRI dengan SENJATA Milik OPM-TPN. Ada juga tinggalkan markas TPN-OPM VICTORIA Dengan alasan mereka yang tidak jelas, Ada yang iri hati lalu bunuh pimpinan yang lain lal u lari dari markas Victoria. Ada lain juga meninggal dunia karena ditembak MUSUH TPN-OPM adalah TNI-POLRI.
Mereka yang tinggalkan kami adalah

1. Pdt. MANDIM M.JIKWA, SEBAGA Pdt.TPN-OPM PAPUA BARAT
2. HANS BOMAY SEBAGAI PANGLIMA TPN PAPUA BARAT
3. RAWA TAGO SEBAGAI PANGLIMA TPN PAPUA BARAT,
4. KELIK KWALIK SEBAGAI PANGLIMA TPN PAPUA BARAT
5. TADIUS JOGY SEBAGAI PANGLIMA TPN PAPUA BARAT
6. BEMEY SEBAGAI PANGLIMA TPN PAPUA BARAT
7. MARTHEN TABUNI
8. LUKAS TABUNI, SEBAGAI KEPALA STAP UMUM PUSAT VICTORIA PAPUA BARAT
9. LAORENS DOGA
10. MAX TAGO
11. PETRUS TABUNI

YANG TINGGALKAN MABES TPN-OPM VICTORIA LANDASAN 1 JULI 1971 DAN BIKIN KELOMPOK/GRUP BARU YAITU;
1. MATHIAS WENDA SEBAGAI PANGLIMA ‘’TRPB’’
2. RICARD YOWENI SEBAGAI PANGLIMA ‘’KOALISI’’
3. NICO IPO HAW ‘’KOALISI’’
4. TERIANUS YARAM ‘’KOALISI’’
5. LANEK KAROBA ‘’KOALISI’’
YANG MASUK JADI WARGA NEGARA PAPUA NEW GUINEA PNG YAITU;
1. OBIUS KOGOYA
2. PIETER TABUNI
3. DLL

Bahwa kelompok-kelompok/grup-grup lain pejuang yang telah keluar dari markas victoria bergabung dalam organisasi grup lain siapapun tidak punya hak untuk mengatur TPN-OPM, Karena OPM-TPN adalah AWAL DAN AKHIR satu kali lahir dengan landasan 1 juli 1971, untuk penanggung jawab perjuangan rakyat bangsa papua barat merdeka.

B. MEMUTUSKAN ;

1. Bahwa kelompok-kelompok pejuang yang berbicara mengatas namakan OPM-TPN PAPUA BARAT, Kami menolak dengan tegas

2. Bahwa siapapun pimpinan atau kelompok OPM-TPN Bayangan dan kelompok yang mempergunakan nama OPM-TPN dan atas nama perjuangan rakyat papua barat mengklaim diri sebagai Panglimalah, juru bicara opm-tpnlah segala itu segera dihentikan, karena anda sudah menyangkal OPM-TPN 1 JULI 1971, Posisi anda bukan OPM-TPN lagi.

3. Bahwa Kelompok rakyat sipil siapapun tidak punya hak untuk mengatur Negara dan pemerintahan papua barat, segera dihentikan.

4. Bahwa Negara papua barat dengan UUD,S 1971 dan pasal-pasalnya sudah lengkap mengatur dalam undang-undang dasar konstitusi sementara 1 juli 1971 untuk mengatur pemerintahan papua barat.

C. MENETAPKAN BAHWA;

1. Komponen, kelompok rakyat sipil TRPB,KOALISI dan lain-lain segera memberikan surat peryataan tertulis sebagai kata minta maaf kepada OPM-TPN papua barat, karena anda menyangkal. Maka menyatak kembali ke LANDASAN SEMULA 1 JULI 1971.

Apabila kalau tidak ‘’sekali lagi kami menyampaikan bahwa, tidak boleh dipengaruhi rakyat dan segera menyerah kepada organisasi induk OPM-TPN PAPUA BARAT.

D. MENOLAK BAHWA;

1. Ppresiden RI .segera menarik pasukan baik ORGANIK DAN NON ORGANIK dari tanah papua dan papua barat

2. Kelompok-kelompok pejuang yang bergabung dengan rakyat sipil segera hentikan provokasi politik yang main-main atau sembarangan sosialisasi.

3. Kelompok-kelompok dan pilar-pilar pejuang yang membentuk pemerintahan papua barat segera serakan kepada OPM-TPN yang organisasi ‘’INDUK PAPUA BARAT’’.

4. Bahwa;

a. Penanggung jawab perjuangan rakyat bangsa papua barat adalah OPM-TPN adalah organisasi INDUK.

b. Bahwa bentuk Negara FEDERAL yang menggumumkan atas nama rakyat papua dan papua barat oleh;

KETUA DEWAN ADAT PAPUA FORKORUS YABOISEMBUT
EDISON WAROMI
SOFYAN YOMAN
NELES TEBAY
SELPIUS BOBI
DOMINGGUS SORABUT
Dan lain-lain segera di bubarkan diri dari pemerintahannya.

E. MENGELUARKAN BAHWA

1. Menolak dengan keras, bahwa kelompok-kelompok yang membawa rakyat sipil papua untuk mengumumkan Negara bentuk apapun di tanah papua barat.

2. Rakyat sipil segera mengetahui bahwa, sampai dimana perjuangan OPM-TPN dengan landasan 1 JULI 1971 pertahan lama di hutan rimba.

3. Bahwa rakyat bangsa papua barat tidak boleh mempengaruhi atau mengatakan bahwa OPM-TPN tidak ada, OPM-TPN landasan 1 juli 1971 tetap berjuang sampai titik darah penghabisan papua barat merdeka.

4. Bahwa yang mengatakan atau menyangkal perjuangan OPM-TPN Berarti dia adalah penghianat perjuangan, mencari makan atas nama OPM-TPN jadikan sebagai lahan bisnis pribadi dan mereka tersebut pengacau perjuangan papua merdeka.

5. Perjuangan OPM-TPN bersama rakyat bangsa papua barat yang MURNI SEKARANG YAITU;
DENGAN SEMBOYAN,
‘’ OPM-TPN BERJALAN KAKI MENCARI KEADILAN DAN MENGHILANGKAN KEBENARAN ITU, SIAPAKAH DIA YANG MENGHILANGKAN’’..!!
‘’REPUBLIK INDONESIA ‘’..!!
‘’BELANDA’’..!!
‘’AMERIKA SERIKAT’’..!!
‘’PBB’’..!!
‘’DAN NEGARA-NEGARA LAIN UNTUK KEPENTINGAN KEKAYAAN ALAM PAPUA BARAT’’..!!

Sekali lagi kami menyampaikan kepada organisasi sipil yang tergabung dalam perjuangan kelompok-kelompok lain tidak punya hak sedikitpun membentuk Negara atau umumkan pemerintahan, sama sekali tidak punya kewenangan. Semua kelompok-kelompok/grup baru ini segera bubarkan diri karena menghambat perjuangan murni dari rakyat papua, sebab Negara papua barat pemerintahan OPM-TPN sudah ada dalam konstitusi sementara UUD,S 1 JULI 1971 adalah organisasi ‘’INDUK’’.

Dikeluarkan di markas besar pusat pertahanan tentara pembebasan nasional papua barat Organisasi papua merdeka ( TPN-OPM ) DI VICTORIA.

KOMANDO PANGLIMA TERTINGGI TENTARA PEMBEBASAN NASIONAL PAPUA BARAT TPN.PB
P.DANNY KOGOYA.PM.MP,d
LETNAN.JENRAL.TPN.PB.
N.R.P: A-171 077 101


catatan editor:
(ditulis berdasarkan naskah, ejaan, teks asli)

Gadget-mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat




Aku dan adik sayang mama 
Tapi maaf ma. 
Mengapa saat adik menangis kehausan, 
Mama masih asyik BerBBM 
Mengapa saat aku tidak bisa mengerjakan PR 
Mama selalu bilang coba dulu pikir sendiri, sambil mata melotot ke BB 
Mengapa saat aku tidak bisa memasang tali sepatu. Mama selalu menyuruh mbak untuk membantunya, sambil tangan mama lincah menyentuh BB 


Aku dan adik sayang Papa 
Tetapi, maaf Pa 
Mengapa saat mama minta tolong ambilkan pampers untuk adik. Papa selalu bilang ambil sendiri, sambil tertawa di depan layar BB 
Mengapa saat aku mengajak main bola. Papa selalu bilang papa lagi capek, tapi tanpa lelah balas BBM 
Mengapa papa sekarang jarang sekali menyanyikan lagu saat membobokkan adik. Tapi papa asyik terus pegang BB
Mengapa papa sekarang jarang sekali baca cerita saat sebelum tidur. Tapi papa selalu pegang BB saat membobokkan aku 


Aku dan adik sayang Papa Mama 
Tapi, maaf pa ma 
Aku dan adik jadi benci BB, padahal papa mama menyayanginya 
Karena sejak ada BB, papa jarang cium aku 
Karena bila pegang BB, mama kalau ditanya PR selalu marah-marah 
Karena bila ada bunyi BB, papa selalu melepaskan gendongan adik 
Karena sejak ada BB, mama hanya bisa tertawa dengan BB 
Karena sejak kerajingan BB, papa jarang maen perang-perangan lagi denganku 


Aku dan adik sayang Papa Mama 
Tapi, maaf pa ma 
Aku pernah ajak adik berdoa, semoga BB papa mama selalu low bat. 
Aku pernah ajak adik berdoa, mudah-mudah wajahku berubah jadi BB. Biar papa mama selalu pandangi aku terus 
Aku pernah Ajak adik berdoa, supaya BB papa mama ketinggalan di kantor. Biar Aku dan adik bisa bersenang-senang seperti dulu lagi 
Aku pernah ajak adik berdoa, supaya semua orang di rumah ini tidak beli BB kayak papa mama. Agar kalau papa mama mengacuhkan aku, aku bisa main dengan mereka 


Papa dan Mama 
Maafin aku dan adik 




forward dari: 
Dr Widodo Judarwanto SpA 
Save Our Children

Menghijaukan Kembali Sektor Pertanian


NewMedia | Industri pertanian adalah salah satu kunci terciptanya ekonomi hijau, ekonomi yang ramah alam. Simak 13 langkah menghijaukan sektor terpenting di negara agraris ini.

Sektor pertanian selama ini bertanggung jawab atas 14% emisi gas rumah kaca global. Jika digabung bersama sektor kehutanan, sumbangan gas rumah kaca kedua sektor tersebut bisa mencapai 33%.
Industri pertanian juga menjadi salah satu penyebab utama perubahan fungsi lahan, memicu penggundulan hutan.

Sektor pertanian yang dikelola secara berkelanjutan akan membawa banyak manfaat yaitu menjamin keamanan pangan, kelestarian alam, penyerapan karbon, menciptakan lapangan kerja dan kehidupan yang lebih layak.

Sektor pertanian yang ramah alam juga bisa memerbaiki kerusakan alam, mengembalikan kesuburan tanah, fungsi lahan resapan dan menciptakan habitat bagi keanekaragaman hayati.

Di luar pembangunan infrastruktur, upaya menghijaukan industri pertanian berperan penting untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat baik di perkotaan maupun di pedesaan.

Investasi di sektor pertanian menjamin keamanan gizi, keamanan pangan serta kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi emisi dan dampak negatif pemanasan global.

Semua manfaat itu bisa diraih dengan mengikuti 13 langkah berikut:

1. Mengurangi jarak antara lahan pertanian dengan konsumen. Di negara maju, produk-produk pertanian seringkali harus menempuh jarak ribuan kilometer sebelum sampai di meja makan. Dengan mengurangi jarak antara lahan pertanian dan konsumen, konsumen akan bisa menikmati produk yang lebih segar dan sehat, sekaligus mengurangi emisi karbon di perkotaan.

2. Meningkatkan dan mengelola kesuburan tanah, dengan cara mengurangi pupuk kimia dan pestisida untuk beralih ke sistem pertanian organik.

3. Memanen dan menggunakan air secara lebih efisien. Dua proses tersebut bertujuan untuk menghemat energi dan air untuk irigasi dan kebutuhan rumah tangga.

4. Mengurangi dampak negatif peternakan terhadap lingkungan. Hal ini bisa dilakukan salah satunya dengan mengolah limbah peternakan menjadi energi seperti biogas.

5. Mengembalikan fungsi predator dan penyerbuk alami, dengan menjaga habitat dan keanekaragaman hayati.

6. Menciptakan berbagai program sosial guna meningkatkan daya tahan ekonomi masyarakat dan petani miskin diantaranya melalui sistem jaring pengaman sosial.

7. Memerkuat pasar dan manajemen risiko pertanian. Di negara agraris, menciptakan pasar yang kuat bisa dilakukan dengan mengembangkan pasar dalam negeri dan pasar ekspor, melindungi petani dari produk-produk pertanian impor yang biasanya tidak sehat dan ramah lingkungan.

8. Memerkenalkan sistem pertanian cerdas yang ramah iklim (climate smart agriculture), dengan cara mengelola lahan dan limbah pertanian secara hijau. Misal dengan tidak membakar limbah pertanian sembarangan. Mengubah limbah pertanian menjadi energi dengan bantuan teknologi dan sistem manajemen lahan.

9. Menjaga sumber genetik untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk pertanian melalui bantuan riset dan pengembangan.

10. Mencegah hilangnya produk paska panen, dengan memerbaiki sistem transportasi produk-produk pertanian.

11. Memerbaiki teknologi pemrosesan produk-produk pertanian, sehingga produk pertanian bisa lebih awet dan bernilai ekonomi.

12. Mengubah pola makan, dengan memilih bahan-bahan makanan yang ramah lingkungan (sustainable diets). Misal dengan memilih daging dan sayuran organik lokal yang lebih ramah lingkungan untuk mengurangi jejak karbon.

13. Mengurangi makanan dan bahan makanan yang terbuang. Banyak dapur rumah tangga dan restoran di negara maju yang masih membuang sisa-sisa bahan makanan atau makanan yang sudah jadi. Hindari membuang makanan dan bahan makanan sembarangan. Ingat, di negara miskin terutama di wilayah Afrika, masih banyak penduduk dunia yang kelaparan. Konsumsi makanan dan bahan makanan secara efektif dan efisien.

Ketigabelas langkah tersebut penting untuk menciptakan sistem pertanian yang ramah lingkungan. Ayo ciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan. Ayo kembali ke alam dengan sistem pertanian organik.

Catatan Redaksi:

Data-data dalam artikel ini diambil dari laporan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) berjudul Working towards a Balanced and Inclusive Green Economy, yang diterbitkan Desember, 2011.

Redaksi hijauku

Klarifikasi dan Himbauan Pemberitaan tentang Kepala Suku Besar Asmat Masuk Islam


Nomor : 49.020.00.05
Lamp.  : -
Hal       : Klarifikasi dan Himbauan Pemberitaan :
              “Kepala Suku Besar Asmat Masuk Islam”


Kepada Yth.
Pimpinan Majelis Ulama Islam Asmat
Kepala Penyelenggara Islam Kantor Kementrian Agama Kab. Asmat
Di
Agats – Asmat.


Dengan hormat,

Menyimak pemberitaan yang dibuat oleh saudara-saudari muslim lewat media maya (dakwatuna.com; Arrahmah.com) mau pun media cetak (Bantenpost; Republika)  dan elektronik (TVRI) tentang “Kepala Suku Besar Asmat Masuk Islam” sungguh disayangkan karena  tidak benar. Mungkin ada benarnya bahwa ada orang Asmat dari Kampung Per bersama keluarganya sebagaimana diberitakan masuk Islam, tetapi bahwa dia adalah seorang kepala suku besar Asmat sungguh suatu kekeliruan atau kesalahan. Pemberitaan sensasional yang keliru atau salah ini langsung mau pun tidak langsung memiliki dampak religius, social dan kultural dalam kehidupan bersama di Asmat.

Menyadari semua itu maka kami sebagai Uskup Keuskupan Agats yang adalah Pemimpin Tertinggi Gereja Keuskupan Agats – Asmat ingin menyampaikan beberapa klarifikasi dan harapan atau himbauan kepada kita semua khususnya MUI Asmat dan Kepala Penyelenggara Islam Kantor Kementrian Agama Kab. Asmat, demi terciptanya kerukunan, toleransi dan persaudaraan sejati dalam hidup bersama di tanah Asmat ini. Semoga klarifikasi dan himbauan ini menjadi masukan dan pertimbangan yang membantu kita semua dalam membangun komunikasi yang lebih benar dan objektif.


1.        Klarifikasi : “Kepala Suku Besar Asmat”

-          Pengakuan atau gelar Kepala Suku Besar Asmat yang diberikan kepada Sinansius Kayimter (Umar Abdullah Kayimter) tidak benar. Pernyataan atau pemberitaan itu adalah sebuah kebohongan public karena tidak pernah terjadi dan tidak pernah ada dalam kebudayaan suku Asmat sampai dengan saat ini. Gelar kepala suku hanya diberikan, berlaku dan terbatas dalam satu rumpun saja. Kepala suku ini pun bersifat warisan – diturunkan dari leluhur – ayah pada garis lurus dan langsung. Secara structural adat / budaya Asmat, yang ada dan diakui adalah Kepala Perang dan bukan Kepala Suku apalagi Kepala Suku Besar Asmat. Kepala suku itu ada tetapi bersifat local dan terbatas; artinya tidak diakui dan berlaku untuk seluruh Asmat. Untuk saudara Sinansius, ia adalah warga biasa seperti saudara dan saudari lain yang ditinggal di kampung Peer, Distrik Agats. Dalam struktur social dan budaya/adat, dia tidak memiliki posisi, kedudukan atau pun jabatan (kekuasaan) apa pun. Bahwa media kemudian memberitakan dia sebagai Kepala Suku Besar Asmat, adalah bentuk kebohongan belaka.

-          Setelah dicermati dengan saksama dan berdasarkan document resmi gereja Katolik Keuskupan Agats – Asmat, saudara Sinansius Kayimter (Umar Abdullah Kayimter) adalah warga biasa yang lahir di Per tanggal 13 Desember 1962 dan dibaptis dalam Gereja Katolik pada tanggal 31 Januari 1963 di Per oleh Pastor Miller, OSC. Sebagai saksi pembaptisan waktu itu adalah bapak Mikael Apakci. Data kelahiran dan baptisan ini tercatat dalam buku Baptis Paroki Ewer No. LB. IV. 5988, tahun 1963.

-          Perlu diketahui pula bahwa dewasa ini masyarakat mengenal yang namanya ketua LMAA (Lembaga Masyarkat Adat Asmat). LMAA ini diakui bersama baik oleh masyarakat adat maupun pemerintah  yang diketuai oleh Bapak Yuvensius Alvons Biakai, BA. SH. Jabatan ini ia emban sebelum menjadi bupati sampai sekarang ketika ia dipilih dan menjabat sebagai Bupati Asmat dalam periode kedua berjalan.

-          Kami sangat menyesal dan menyayangkan berita yang sensasional itu. Berita ini hemat kami sangat tendensius dan provokatif, dimana dengan mengatakan bahwa Kepala Suku Besar Asmat masuk Islam seolah-olah semua orang Asmat telah masuk atau menjadi islam. Kami mau mengatakan bahwa berita soal Sinansius dan keluarganya menjadi Islam mungkin benar tetapi bahwa dia seorang Kepala Suku Besar Asmat adalah suatu yang tidak benar, tidak objektif dan merupakan suatu kebohongan public yang direkayasa oleh orang tertentu, kelompok tertentu dan media yang memberitakannya.

-          Tanpa kita sadari bahwa dampak dari pemberitaan yang tidak objektif ini dapat menciptakan keresahan dan konflik internal – konflik saudara – konflik keluarga antara masyarakat di kampung Per maupun kampung lain yang ada di Asmat ini.

2.      Himbauan Bersama

-          Kami mengharapkan agar pimpinan MUI dan Ketua Penyelenggara Agama Islam di Kantor Kementrian Agama Islam Kab. Asmat bisa meneruskan dan mengklarifikasi berita ini kepada sumber-sumber media on line sebagaimana beberapa Website dan Koran yang telah membuat pemberitaan yang tidak benar itu. Intinya bahwa Sinansius Kayimter (Umar Abdullah Kayimter) yang telah menjadi islam setelah melalui upacara pengukuhan pada tanggal 19 Pebruari 2012 di Masjid Darussalam, Jati Bening – Bekasi, Jawa Barat dengan didampingi oleh ustadz Fadhlan Garamatan dan Imam Masjid Istiqlal – Ali Hanayiah, sesungguhnya bukan Kepala Suku Besar Asmat. Yang bersangkutan hanyalah masyarakat biasa di kampung Per distrik Agats, Kabupaten Asmat.

-          Kami meminta kepada saudara-saudari muslimin dan muslimah agar tetap menjaga toleransi, kerukunan dan persaudaraan antara umat beragama dan masyarakat di Asmat dengan menyampaikan, menyiarkan, mengajarkan, memberitakan segala sesuatu dan khususnya berkaitan dengan agama atau iman kepercayaan yang bersentuhan dengan agama atau kepercayaan lain secara objektif dan akurat. Jangan kita hanya menyebarkan berita bersifat isapan jempol, sensasional dan tendensius yang bisa berdampak pada disharmonitas dan konflik sosial di kalangan masyarakat Asmat dan Papua pada umumnya.

-          Perlu diketahui dan disadari bersama bahwa semua masyarakat di Asmat telah memiliki iman dan menganut agama atau kepercayaan tertentu (tidak ada yang khafir). Untuk itu mari kita saling menghargai dan mendukung satu sama lain dalam ranah hidup bersama dengan  semangat persaudaraan dan toleransi.

Demikian klarifikasi dan himbauan dari kami Uskup Keuskupan Agats (Pemimpin Gereja Katolik Agats-Asmat) semoga dapat menjadi masukan dan pertimbangan bagi kita semua. Atas perhatian dan tanggapan baik dari semua pihak saya sampaikan banyak terima kasih.

Agats, 9 Maret 2012

Hormat kami,


† Mgr. Aloysius Murwito, OFM
Uskup Keuskupan Agats
 

Tembusan kepada Yth.

1.       Bupati Kab. Asmat di Agats
2.       Sekda Kab. Asmat di Agats
3.       Ketua DPRD Kab. Asmat di Agats
4.       Kepala Kantor Kementrian Agama Asmat di Agats
5.       Kepala Kantor Kesbang Asmat di Agats
6.       Ketua  LMAA di Agats
7.       Kapolres Asmat di Agats
8.       Periwira Penghubung Kodim Asmat di Agats
9.       Umat Paroki Ewer (Ewer, Yepem, Peer, Uwus)
10.   Gereja-gereja Kristen di Asmat
11.   Para Pastor se-Keuskupan Agats-Asmat di Agats
12.   File