A+

6/recent/ticker-posts

Untuk Lestarikan wayang, Harus Ada Kolaborasi Pepadi dan Pemerintah

 


A+
| Kota Bekasi - "Untuk itu, harus ada kolaborasi antara Pemerintah Kota Bekasi dengan Pepadi supaya seni wayang kembali bergairah," ujar Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Jakarta Timur dan Kota Bekasi, Agus Djoko Rijono menanggapi kurangnya minat masyarakat saat ini terhadap pertunjukan seni wayang.

Hal itu diungkapnkan Agus Djoko Rijono saat hadir memeriahkan pagelaran wayang dalam acara Silaturahmi dan Halal Bihalal di Lapangan Futsal RW 026 Taman Harapan Baru, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Minggu (28/5/2022) malam.

Dalam memeriahkan acara silaturahmi dan Halal Bihalal  di RW 026 digelar pertunjukan wayang kulit dari Yayasan Naga Surtayu dibawah asuhan Agus Djoko Rijono. dengan dalang Ki Totok Asmoro dan dalang cilik Aufa Handaru Ananta



Agus Djoko Rijono adalah seorang pengusaha yang peduli terhadap pewayangan. Dirinya mengatakan seni dalang merupakan seni budaya adiluhung oleh karena itu harus dipertahankan. Jika minat masyarakat terhadap seni budaya semakin kurang, maka pemerintah harus ikut membantu supaya seni budaya kembali diminati masyarakat.
 
Menurutnya, seni pedalangan kurang diminati masyarakat, karena banyak masyarakat yang kurang peduli terhadap seni wayang bahkan saat menggelar acara, hiburannya bukan wayang.
 
Pepadi adalah organisasi profesi independen, beranggotakan para dalang, pengrawit, swarawati, pembuat wayang dan perorangan yang memenuhi persyaratan tertentu.

"Jadi kita ini organisasi non profit. Tapi UNESCO pun mengakui keberadaan kita. Oleh karena itu saat ini pemerintah menurut saya untuk lebih memberikan perhatiannya terutama fasilitas dan pendanaan," tutup Ketua Pepadi Jakarta Timur Agus Djoko Rijono.


Laporan Agus Wiebowo


 

Posting Komentar

0 Komentar