Jakarta Tanggap COVID-19

Data Pemantauan COVID-19 Nasional dan DKI Jakarta

21 Januari 2020 sampai hari ini
Suara-suara tak bisa dipenjarakan, di sana bersemayam kemerdekaan

31 Jul 2011

Transaksi IIMS 2011 Diperkirakan Mencapai Rp 3 Triliun

Foto-foto hot SPG IIMS klik Disini


IIMS 2011 diperkirakan mencapai nilai transaksi Rp 3 Triliun dan 320ribu kunjungan. (foto: warta.asia)

"Ini luar biasa dan membuktikan bahwa kita (IIMS 2011) sudah menjadi yang terbesar di ASEAN. Untuk pengunjung, hingga hari ini sudah mencapai 262 ribu orang, dan hingga berakhirnya pameran besok, diperkirakan tembus 320 orang," kata Johnny Dharmawan, Ketua Steering Committee IIMS 2011.


29 Jul 2011

AJI Jakarta Desak Polisi Usut Tuntas Pemukulan Jurnalis TempoTV

ALIANSI Jurnalis Independen (AJI) Jakarta mengecam keras kasus pemukulan yang menimpa jurnalis TempoTV Syarifah Nur Aida atau Ipeh, pada Kamis (28/7) sore tadi. AJI Jakarta meminta polisi mengusut tuntas pemukulan ini dan memproses pelakunya –siapapun itu-- ke meja hijau.

Insiden pemukulan ini terjadi ketika tim TempoTV yang terdiri dari Mahfud Efendi, Ipeh, Rini (wartawan magang) dan Dimas Priyanto (fotografer freelance) meliput sengketa lahan antara warga dan Pangkalan Udara TNI AU, Atang Sanjaya, di Kampung Cibitung RW 05 Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Bogor.

Peliputan sudah dilakukan sejak Senin (25/7) lalu dan memasuki hari keempat. Tim TempoTV tiba di lokasi pada pukul 11.30 wib, mengambil gambar dan melakukan wawancara dengan penduduk setempat. Sekitar pukul 14.15 WIB, Tim TempoTV menghentikan peliputan untuk beristirahat. Ketika itu, seorang lelaki bersepedamotor tampak di sekitar mobil liputan. Pria itu membawa pesawat handy talky. Tapi sebelum mereka sempat berkomunikasi, pria itu berlalu.

Sebelum meninggalkan lokasi, Ipeh meminta ijin berpisah dari tim, untuk mengambil gambar pemukiman di sekitar lokasi tanah sengketa. Sepuluh menit berlalu, Ipeh tidak kembali. Panggilan telepon pun tidak dijawab. Mahfud kemudian berinisiatif mencari dan menemukan rekannya tergolek pingsan di tanah.

Posisi tubuh Ipeh tertelungkup. Belakang kepalanya memar. Tangan kanannya masih memegang kamera, yang sudah dibuka paksa. Kartu memori gambar di dalam kamera itu, hilang. Setelah sadar, beberapa menit kemudian, Ipeh mengaku dipukul dari belakang.

Tak lama setelah insiden itu, seorang petugas dari Lanud TNI AU Atang Sanjaya mendatangi rumah warga yang merawat Ipeh dan meminta identitas semua jurnalis TempoTV. Tidak jelas darimana petugas itu mengetahui keberadaan para jurnalis di sana.

Atas kasus ini, AJI Jakarta menyatakan:
1.      Mengecam keras kasus pemukulan dan intimidasi yang menimpa jurnalis Tempo TV, Syarifah Nur Aida atau Ipeh.
2.      Mendesak Kapolresta Kabupaten Bogor AKBP Hilman SiK untuk menemukan pelaku pemukulan dan mengusut tuntas kasus ini. AJI Jakarta juga meminta Komandan Pangkalan TNI AU Atang Sanjaya Marsekal Pertama TNI Tabri Santoso bertanggungjawab memastikan keselamatan jurnalis yang sedang bekerja di sekitar wilayahnya. Siapapun yang menghalangi kerja jurnalistik diancam pidana sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
3.      Menyerukan segenap lapisan masyarakat untuk senantiasa mendukung dan menghormati kebebasan pers.

Jakarta, 28 Juli 2011


Wahyu Dhyatmika                                Jojo Raharjo
Ketua AJI Jakarta                                   Koordinator Divisi Advokasi

28 Jul 2011

Terkait Perkebunan Sawit Sinar Mas, Ribuan Massa Kepung Bupati Seruyan


[NEWMEDIA] PalangkarayaTidak kurang dari 2000 warga dari 5 kecamatan 28 Desa di Kabupaten Seruyan Kaliantan Tengah hari ini menggelar aksi demo di Kuala Pembuang ibukota kabupaten Seruyan.

Aksi yang digelar berkenaan dengan tuntutan warga yang bermasalah dengan PT. Agro Mandiri Perdana [Sinar Mas Group] tersebut menuntut untuk pengembalian tanah-tanah warga yang digusur PT. AMP dan penyerahan kewajiban perusahaan untuk membuatkan 20% lahan kebun untuk warga dalam areal Hak Guna Usaha PT. AMP.

Selain itu warga juga menuntut untuk dilakukan pengukuran seluruh HGU perkebunan kelapa sawit yang ada di Seruyan, karena diduga banyak melakukan penipuan dan melebihi izin HGU yang dipegangnya.

Massa ditemui beberapa anggota DPRD Seruyan dan Wakil Bupati Seruyan, namun mereka menolak ketika diajak berdialog dalam gedung dewan.  Mereka meminta agar Bupati Seruyan Darwan Ali dating menemui mereka dan mengeluarkan pernyataan untuk menutup izin PT. AMP jika tidak menyerahkan lahan yang dirampas perusahaan beserta hak 20% plasma dalam HGU PT. AMP.

Sayangya Darwan Ali tidak ada di Kuala Pembuang, menurut wakil bupati yang bersangkutan sedang keluar kota. Tetapi massa tetap berkeras akan menunggu Darwan Ali atau menjemput paksa jika ada di Kuala Pembuang.

Massa beristirahat pada tengah hari sambil menunggu perkembangan rapat antara eksekutif dan legeslatif Seruyan dalam ruang rapat DPRD Seruyan. Nampak wajah lelah namun masih penuh semangat.

Dari laporan lapangan, sebelumnya pada hari kemarin massa datang bergelombang dari berbagai desa yang jaraknya memakan waktu 6-8 jam perjalanan. Kedatangan massa menggunakan ratusan motor, belasan mobil pick up terbuka, minibus [kijang] dan puluhan truk sejak sehari sebelumnya sampai kemarin.  Bahkan sampai siang tadi masih ada dating puluhan warga dari desa-desa dengan menggunakan angkutan sungai dan jalan darat.

Malam hari ini dan kemarin warga menginap di sekitar halaman kantor DPRD Seruyan dengan mendirikan tenda.  Sebagian dari mereka memanfaatkan teras, selasar dan emperan kantor untk tidur.  Massa yang dating tidak hanya kaum lelaki tetapi juga perempuan dan remaja putri bahkan ada yang membawa anak-anaknya.

Massa rencananya akan meneruskan aksi besok hari, bahkan bias jadi akan sampai ada keputusan bupati. Namun izin dari kepolisian hanya sampai besok hari. [SOBINFO]

Kompas Group - Sinar Mas Land Bangun Venue Terbesar Kedua Asia Tenggara




NEWMEDIA - Kompas Gramedia (KG) akan membangun convention & exhibition hall terbesar di Indonesia dengan luas 150 ribu meter persegi dan nilai investasi mencapai Rp 1,5 triliun. Pembangunannya akan dimulai tahun depan dan diharapkan dapat selesai pada akhir 2013. Dalam membangun kawasan terpadu MICE (Meeting, Incentives, Convention and Exhibition) ini Kompas menggandeng Sinar Mas Land, satu di antara pengembang properti terbesar di Indonesia yang kini juga merambah kawasan Asia Tenggara. 
Pertumbuhan industri MICE di Indonesia, dalam catatan Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) memiliki prospek menarik untuk dikembangkan. Tahun 2010, jumlah pameran mencapai 265 pameran dan meningkat menjadi 324 pameran di tahun 2011. Dengan dibangunnya KG Convention & Exhibiton Hall akan menambah jumlah venue berstandard internasional di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Di kawasan Asia, China masih memegang rekor memiliki venue terbesar dengan 300.000 meter persegi yakni SNIEC-Shangai New International Expo Center. Di Asia Tenggara, IMPACT Convention Hall (Bangkok) memiliki luas 140.000 meter persegi dan Marina Bay Sands (Singapore) memiliki luas 120.000 meter persegi. 
Halaman tautan klik Disini

26 Jul 2011

Anak Palembang Hilang Setelah Diajak Main Gamen Online ke Jakarta

Seorang remaja dari Palembang, Muhammad Richo (18), pergi bersama dua kenalannya, yang dikenal melalui game online Defense of The Ancients (DoTA), ke Jakarta. Richo yang pergi pada Kamis 21 Juli 2011 lalu itu hingga kini sudah tidak kontak dengan keluarganya.

Ibunda Richo, Rusni, menuturkan, anaknya itu kenal dengan dua temannya, Yudo dan Fadlan, yang berasal dari Serang, melalui game online."Fadlan dan Yudo teman main game DoTA. Sudah kenal dan menginap di rumah semalam pada Rabu 20 Juli lalu," ujar Rusni ketika berbincang dengan detikcom, Senin (25/7/2011).

Pada Kamis 21 Juli 2011 malam, Richo pamit pada ibunya karena akan diajak ke Jakarta dan dijanjikan pekerjaan oleh Yudo dan Fadlan. Saat hendak berangkat, Richo memberikan dua alamat temannya itu.

Alamat orang tua Fadlan di Bukit Permai Blok N 17, Serang, Banten, dengan nomor telepon 0254-207-999 dan alamat nenek Fadlan di Jalan Haji Sidi Nomor 26 06/02, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sesaat setelah Richo berangkat, Rusni menelepon nomor yang diberikan Richo.


"Setelah saya telepon, nomor telepon yang di Serang itu bukan rumah tapi showroom motor di Jalan Ahmad Yani. Saya tanya ada karyawan atau anak yang namanya Fadlan, mereka bilang tidak ada," cerita Rusni.
Rusni merasa tidak enak, karena alamat yang diberikan dan nomor telepon tidak sesuai. 
Rusni memperkirakan Richo sampai di Jakarta 23 Juli malam, hingga pada akhirnya Richo menelepon ibunya pada 24 Juli pada subuh pukul 04.00 WIB.

Saat itu, Richo mengaku di rumah Yudo di Serang dan minta dibelikan pulsa. Namun Richo juga mengaku sudah menggadaikan telepon selularnya.
"Aku jadi nggak bisa menghubungi lagi," jelas Rusni.
Rusni akhirnya meminta tolong kerabatnya di Jakarta untuk menelisik alamat yang diberikan Richo di Jagakarsa, Jaksel. Hasilnya, memang ada alamat di atas, namun tidak ada orang bernama Fadlan. 


 "Kalau alamat dan nomor telepon sama mungkin aku nggak curiga," tutur Rusni. 


Hingga hari ini, Rusni belum bisa kontak dengan anaknya itu. Richo adalah putra kembar Rusni yang keluar sekolah saat menginjak kelas 1 SMA Taman Siswa, Palembang.


Rusni berharap jika ada teman atau orang yang menemukan Richo, menghubungi dirinya yang tinggal Jalan Slamet Riyadi, Lorong Ketapean, RT 13/ RW 05, Nomor 415, Palembang, Sumsel atau menghubunginya di nomor 0711-9288858. ---- 
(dtc)


Pameran Produk & Karya Seni 100% Indonesia


"MAHAKARYA ANAK BANGSA EXHIBITION" HANDICRAFT SERIES (100% CINTA INDONESIA)


TERSEDIA STAND EXHIBITION (10-21 AGUSTUS 2011) untuk display HANDICRAFT SERIES (100% CINTA INDONESIA)


Pameran Produk dan Karya Seni Asli Indonesia : Patung, Guci, Kaligrafi, Bunga,Lukisan, Batu Alam, Wayang, Aksesoris Handmade, Perhiasan/Jewelery. (NO FOOD, BEVERAGE & FASHION)


LOKASI : A- POINT BIDAKARA HOTEL PANCORAN
JL. JEND. GATOT SUBROTO KAV.71-73 JAKARTA 12870


INFORMASI : 
BAYU : 0877 0709 1414
PIN BB : 2116B23D
DEDY : 0856 972 93161
PIN BB : 21609a20
JOE ROY : 0813 8818 1442


Event Director: Chi-Chi "Ratu Bazaar"


Ada Ibas di Balik Bisnis Impor Film?



Perbincangan bisnis impor film Indonesia makin seru, terutama setelah muncul nama Edhie Baskoro Yudhoyono, putra Presiden Bambang Susilo Yudhoyono, yang konon mengambil alih sebagian saham PT Omega Film. PT Omega Film sendiri adalah importir film baru yang akan membawa film-film Hollywood dan film asing lain ke Indonesia.

PERUSAHAAN ini sebagaimana disampaikan Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai, Susiwijono, diduga sebagai ‘boneka’ dari importir lama yang menunggak Pajak Bea Masuk, hingga menyebabkan film impor stop dari gedung bioskop Indonesia.

Dalam suasana penuh kecurigaan dan belum jelas siapa sesungguhnya PT. Omega Film, pada 3 Mei 2011 lalu telah mendapatkan Nomor Identitas Kepabeanan (NIK) untuk mengimpor film.

Pihak Ibas—sapaan akrab Edhie Baskoro Yudhoyono—sendiri belum memberikan pernyataan soal dugaan membeli sebagian saham PT Omega Film, bahkan sejumlah menyangsikan Ibas ikut bermain di impor film ini.

Wartawan film senior yang juga raja Infotainment, Pimred tabloid Cek&Ricek, Ilham Bintang melakukan kultwit tentang hal ini. Kultwit @ilham_bintang disalin secara utuh tanpa koreksi. Selamat pagi tweeps. Masih maukah mengikuti lanjutan TL saya ‘Masih Tentang Skandal Film Impor, yang kita sebut saja bagian keempat.

1.Jujur “mood” saya terganggu pagi ini. Sehabis salat subuh tadi seorang sumber, seorang yg sgt saya percaya kirim kbr buruk. #Filmimpor.

2. Lbh tepatnya mencengangkan. Dia menginformasikan Ibas (Edhie Baskoro) telah mengambil sebagian saham PT Omega Film. # Filmimpor.

3. Baik saya mulai dgn pernyataan tdk mempercayai informasi itu, meski disampaikan oleh orang yang saya percayai informasinya#Filmimpor.

4. Saya yakin tweeps, paling tdk sebagian besar juga tdk percaya terhadap informasi mengenai masuknya Ibas di Omega.#Filmimpor.

5. Pertama, dia putera Presiden SBY. Kedua, dia sekjen Partai Demokrat. Dua ikon itu selama ini identik dgn citra anti KKN. #Filmimpor.

6. Ibas, sbg generasi muda yg tumbuh di era reformasi pasti tahun agenda utama reformasi adalah menggulung habis praktek KKN.#Filmimpor.

7. Ibas tahu ayahnya & Partai Demokrat dpt kepercayaan rakyat karena tekadnya melaksanakan pemerintahan yang bersih & jujur.#Filmimpor.

8. Begitu saja pun ayahnya & Partainya tdk berhenti digoyang & disudutkan. Kasus Omega Fil merebak di tengah setting itu. #Filmimpor.

9. Namun kewajiban wartawan harus tetap menyampaikan informasi mengenai Ibas & Omega Film, dgn harapan cpt dpt verifikasi ybs.#Filmimpor.

10. Siapa tahu namanya cuma dicatut, tp si pencatut tdk menyadari itu bisa merusak kredibilitas putera bungsu kepala negara kita.

11. Direktur Film Syamsul Lussa mengatakan :1. Omega Film cuma satu hari diblokir Ditjen Bea Cukai.2. Pemiliknya bkn pemain lama.#Filmimpor

12. Pernyataan Dir.Film mendesakkan pertanyaan. 1. Kekuatan sebesar apa yg bikin blokir blokir Omega Film dicabut ? #Filmimpor.

13. Pertanyaan 2 : Siapakah gerangan pemilik baru Omega Film, sehingga dikatakan Dir.Film bkn pemain lama?

14. Direktur Film menyebut owner & direksi baru Omega Film Ajay Fulwani. Padahal jelas AF itu kemanakan Haris Lasmana.#Filmimpor.

15. Tentulah kalau dia bekerja sungguh-sungguh, mustahil Direktur Film tidak tahu siapa Ajay Fulwani. #Filmimpor.

16. Malah, buat saya kalau Ajay Fulwani betul yg memimpin Omega Film, oknum ini luar biasa penghinannya thd negara#Filmimpor.

17. Kenapa? Krn sampai Jumat (22/7) sore perubahan akte Omega yg cantumkan nm Ajay blm terdaftar di Kemenkumham#Filmindonesia.

17. Artinya pencabutan blokir Omega Film tdk atas dasar pergantian owner & direksi baru spt kata Dir.Film. #Filmimpor

18. Paling-paling baru sampai pada perubahan akte yg disampaikan kepada Kemenbudpar. Artinya Omega Film versi baru blm legal#Filmimpor.

19. Maka dapat disimpulkan secara legalistik formal masuknya film2 HarryPorter7 & Transformers dilakukan scr ilegal.#Filmimpor.

Maaf, tadi ada salah ketik #filmindonesia semstinya #filmimpor. Tks. Saya lanjutkan.

20. Film- film itu masuk masih menggunakan PT Omega Film yg diblokir. Kekuatan sebesar apakah yg bisa membuat itu semua?#Filmimpor.

21. Pencabutan blokir Omega Film kemungkinan terjadi saat kasus Nazaruddin tengah memuncak. Seluruh perhatian publiktumpah disitu.*Filmimpor

22. Kemungkinan pelaku/ otak di balik ini memanfaatkan memontum tersebut. Asumsinya publik mkn tdk perduli kasus ini. #Filmimpor.

23. Pada waktu blokir Omega dicabut Menteri Keuangan sakit. Dia dikabarkan sakit yg sebabkan dia bedrest seminggu. Kebetulan?

24. Tidak jelas, pencabutan blokir itu dilakukan mumpung beliau lagi sakit. Atau sakit justru karena itu.# Filmimpor.

25. Yang pasti, dengan dibukannya blokir Omega Film, secara absolut monopoli menjadi legal, & sia2lah program intensifikasi pajak#Filmimpor

26. Pendapat saya Ibas tdk terlibat. Dgn begitu memudahkan teman2 untuk melporkankasus ini ke KPK. Entah kl tweeps bpendapat lain.#Filmimpor

27. Rencana kawan-kawan ke KPK, spt yg disampaikan tadi sedikit memberi harapan, saya dukung 150% langkah itu.#Filmimpor.

28. Supaya “nenek moyang” pelaku puluhAn tahun monopoli impor film dibekuk, dan Presiden SBY kembali pulihkan pamornya# Filmimpor.

29. Siapakah nenek moyang monopoli film, tunggu di kultwit berikutnya. Doakan saya sehat & tdk di” Nazaruddin” kan. Sekian.#Filmimpor.

■ Indra Maliara/KPL
http://monitorindonesia.com/?p=40583

25 Jul 2011

Ciptono, Sebuah Perjalanan Memupuk Inspirasi

Special Olympics Indonesia

Foto: Kharisma Rizki Pradana dan Ciptono di Kick Andy.
Apa yang ada di pikiran Anda saat melihat kehadiran seorang anak berkebutuhan khusus (ABK), seperti tunagrahita, tunanetra atau tunarungu? Mungkin, banyak yang merasa kasihan, tapi tidak sedikit pula yang mencoba untuk meremehkan, bahkan mencemoohnya.

Ciptono, kepala sekolah SLB Negeri Semarang, mencoba untuk mengubah pandangan masyarakat umum yang sering kali merendahkan atau menganggap remeh anak-anak berkebutuhan khusus. "Prinsip saya, ABK bukan produk Tuhan yang gagal, karena Tuhan tidak pernah gagal. ABK diciptakan tidak untuk dikasihani, tapi diberi kesempatan. Hal itu lah yang akan memberi inspirasi bagi siapa saja," kata Ciptono di sela-sela Musyawarah Nasional IV Special Olympics Indonesia tahun 2011.

Pria berusia 47 tahun itu memang memiliki 1.000 cara untuk mengembangkan potensi anak-anak didiknya. Ia melihat para muridnya di SLB Negeri Semarang memang memiliki keterbatasan intelejensia, tapi justru menonjol talentanya di bidang-bidang tertentu. Contohnya Andy Wibowo yang kurang cakap dalam perhitungan matematika, ternyata lihai melukis dengan kedua tangannya yang berbeda, serta menghasilkan dua gambar yang berbeda pula. "Ia bisa menggambar dengan dua tangan berbeda secara bersamaan, tapi hitung-menghitung di bawah 20 saja susahnya bukan main."

Bahkan pada 2007 lalu salah seorang muridnya yang seorang penyandang cacat tunagrahita, Kharisma Rizki Pradana, sukses memecahkan rekor MURI dengan menghafalkan total 250 lagu. Lebih lanjut, Pradana pun kembali dicatat MURI sebagai tunagrahita pertama yang menelurkan album rekaman berjudul "Education For All" yang berisikan delapan buah lagu.

Selain itu, masih ada Gigih Prakoso, penyandang Cerebral Palsy yang kehilangan fungsi tangannya, tapi terampil membuat pernak-pernik dari mote dengan menggunakan kedua kakinya. Saat ini Prakoso juga bekerja sebagai tukang pulsa dengan menggunakan kedua kakinya itu. Ada Jamaludin Cahya, tunadaksa yang pandai membuat desain grafis dalam waktu singkat. Ada pula Retno Wulandari, tunagrahita yang pandai menggambar manga dan hasilnya sering diekspor ke luar negeri.     

Masih banyak ABK bertalenta lainnya yang dibina oleh peraih gelar Guru Terpuji 2010 dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Tengah ini. Sumber daya manusia yang luar biasa ini bahkan menginspirasikan Ciptono untuk mendirikan Rumah Inspirasi. Rumah Inspirasi tersebut rencananya akan dibangun di sekitar SLB Negeri Semarang dan diisi oleh penampilan anak-anak serba kekurangan tapi penuh dengan talenta unik yang dapat memberi inspirasi bagi sesama.

"Saya mempunyai keyakinan, anak-anak itu akan menjadi inspirasi bagi siapa saja yang datang," kata peraih Kick Andy Heroes 2010 ini. "Di Rumah Inspirasi nantinya akan ada galeri yang berisi karya anak-anak berkebutuhan khusus dari seluruh Indonesia."

"Entah orang mengatakan, 'Pak Ciptono selalu mengeksploitasi anak-anak'. Yang penting saya merasa benar untuk memperjuangkan hak anak-anak itu."

Sedari awal, cita-cita Ciptono adalah hidup bermanfaat bagi orang banyak. Oleh karena itu ia mengambil jurusan Pendidikan Luar Biasa saat di bangku perkuliahan. Walau saat ini banyak orang memandang sebelah mata kepada para ABK, serta apresiasi yang didapat guru SLB terbilang kurang dibanding guru 'sekolah normal', ia tetap akan terus berjuang demi anak-anak didiknya.

"Kami menginginkan agar anak-anak itu menjadi anak-anak yang luar biasa. Mereka bukan lah puntung-puntung rokok di tengah timbunan sampah, melainkan batang-batang emas yang tertimbun lumpur. Kalau kita didik dan arahkan dengan dedikasi tinggi, Insya Allah akan menjadi anak-anak bangsa yang bermanfaat, paling tidak bisa mandiri untuk dirinya sendiri," pungkas Ciptono. 

[Viriya Paramita | Aloysius Gonsaga Angi Ebo @ KOMPAS] 
Halaman Asli Disini

23 Jul 2011

Workshop Creative Entrepreneur, Ubah Kreatifitas Menjadi Profit


Foto: Workshop Leaders

NEWMEDIA - Banyak orang kreatif, tapi berapa yang bisa mengubah kreatifitasnya bernilai ekonomi? Workshop Creative Entrepreneur di FGDexpo 2011 yang inspiratif mengajak insan kreatif mengangkat ide menjadi bisnis yang menguntungkan.
Workshop diikuti sekitar 50 Peserta yang dibagi per grup di workshop interaktif yang berlangsung selama 4 jam. Setiap group dibimbing oleh masing-masing tim panitia yang kompteten dan diawasi oleh narasumber atau workshop leaders. Kemudian setiap grup melakukan presentasikan karya terbaiknya.
 
Workshop Leaders:
Daniel Mananta, Yoris Sebastian, Maylaffayza, Diana Rikasari, Danny Wirianto dan David Wayne Ika.
 
Daniel Mananta 
Setelah meniti karir sebagai presenter TV, Daniel Mananta mendirikan clothing line “Damn! I Love Indonesia” yang segera menjadi hit. Daniel membimbing para peserta workshop mengangkat ide design clothing menjadi bisnis yang menguntungkan.
 
Diana Rikasari 
Selain dikenal sebagai Fashion Blogger, Diana juga memulai sebuah shoe line bernama UP. Diana mengajak peserta workshop menggali berbagai ide fashion dan aksesoris yang bisa diangkat menjadi ide yang luar biasa. Sst, blog Diana selalu berada di 10 besar top rank alias blog teratas lho. Pantas saja kalau tahun lalu, dikabarkan bahwa blognya menghasilkan profit yang fantastis, jadi tidak mengherankan kalau ia memilih keluar dari posisi mapannya bekerja di sebuah perusahaan consumer goods multinasional. 
 
Maylaffayza 
Keterampilan bermain biola hasil didikan Maestro Biola Idris Sardi, membuat Maylaffayza menjadi salah satu musisi muda paling inspiratif di Indonesia. Maylaffayza membantu peserta menggali pemikiran mengenai perencanaan konsep musik dan penggunaannya dalam berbagai bidang.
 
Yoris Sebastian 
Yoris yang pernah menjadi GM termuda dari Hard Rock FM, Founder dari OMG! Creative Consulting selalu punya ide kreatif yang membuat orang tercengang. Yoris membimbing peserta workshop mengangkat ide musiknya menjadi sebuah pengalaman musikal yang luar biasa.
 
Danny Wirianto 
Pendiri SemutApi Colony yang juga menjabat sebagai Chief Marketing Officer KASKUS ini telah sukses mengubah citra KASKUS hingga sebesar sekarang. Ia buka-bukaan kepada peserta soal rahasia sukses dalam bisnis.
 
David Wayne Ika 
CEO dari lintas.me (sebelumnya lintasberita.com) atau Sr. Vice President of Business Development di Merah Putih Inc., ini aktif mengelola investasi di berbagai perusahaan berbasis teknologi dan digital. David membimbing peserta berpikir seperti investor dan mendapatkan trik bisnis yang jitu. 
 
Tentang FGDexpo

FGDexpo pertama kali digelar tahun 2003, merupakan event 2 tahunan, dan kali ini adalah FGDexpo ke-5. Pameran terbesar industri grafika di Asia Tenggara ini dalam setiap penyelenggaraannya selalu diintegrasikan dengan berbagai kegiatan berupa workshop, konferensi dan atraksi berbagai komunitas kreatif. 

FGDexpo diselenggarakan oleh FGDforum, sebuah organisasi nonprofit bagi insan grafika dari hulu sampai hilir yang meliputi 3 pilar: packaging, promotion, publishing.

22 Jul 2011

IDEAFEST, Konferensi Internasional Industri Kreatif di FGDexpo2011


IDEAFEST, puncak acara FGDexpo2011, sebuah konferensi industri kreatif dengan pembicara kelas dunia

NEWMEDIA – IDEAFEST menjadi puncak acara FGDexpo2011. IDEAFEST merupakan konferensi besar yang menampilkan konsepsi industri kreatif. FGDforum mengundang pembicara-pembicara kelas dunia dan inspirasional di bidang yang mereka tekuni dan mengajak partisipan event ini untuk berbagi, berdiskusi, dan memahami lebih dalam mengenai aspek-aspek lain dunia kreatif, termasuk aspek finansial dan kesinambungannya.
FGDexpo2011 resmi dibuka oleh . FGDexpo adalah sebuah pameran akbar industri printing, promotion, publishing dan packaging terbesar di Asia Tenggara, dan pada ecent tahun ini, bertajuk FGDexpo2011, merupakan pagelaran untuk ke-5 kalinya, dengan mengusung tema “Empowering Creative Collaboration”. Pameran akan berlangsung selama 4 hari kedepan, mulai hari ini, Kamis 21 hingga 24 Juli 2011 mendatang.
 
Melalui pameran ini, pengunjung dapat mengetahui informasi terkini baik dari produk, jasa dan peluang bisnis terlengkap industry grafika yang meliputi industri printing & digital printing equipment, computer to plate, packaging & label production, promotion & advertisement, book binding & printing finishing, paper distributor dan teknologi terbaru.  
 
Peserta pameran, selain dari dalam negeri juga ada 18 peserta langsung dari luar negeri. Dari dalam negeri, antara lain Heidelberg Indonesia, Ferrostaal (Shinohara), Cyber (Ryobi), Bright Art (Komori),DellpanTunggal (Autoprint, Duplo, Morgan & Hans Gronhi) dan Man Roland, Aneka Warna (Allwin, Epson, Kodak & Teckwin), ASABA (Develop), Bhinneka (Roland), Digital Prima Imaging, DVT (Mimaki, My Jet), Microlux (Kodak), Multi System Teknologi, Perdana Jati Putra (Konica Minolta), Samafitro (HP), Datascrip (Canon), Modern international, Artha Inti Lestasi (OCE), Paperina, APP dan lainnya.
 
FGDexpo2011 menempati luas areal pameran mencapai 12.000 m, dan mentergetkan 52.000 kunjungan dari berbagai kalangan baik yang secara langsung berhubungan dengan industry grafika maupun masyarakat umum. klik laman asli di GI

21 Jul 2011

ASUS Hadirkan PC Desktop di Indonesia



Desktop ASUS CM Series, kini telah tersedia di Indonesia
NEWMEDIA - Jajaran produk desktop dari ASUS kini hadir di Indonesia. Setelah sejak puluhan tahun produk komponen dari ASUS sudah sangat dikenal oleh pengguna perangkat komputasi di Indonesia, mulai dari motherboard, kartu grafis, optical disk, PC case, perangkat jaringan, hingga finished product dengan jajaran notebook, Eee PC untuknetbook, Eee Box untuk nettop, Eee Top untuk all-in-one, hingga ponsel dan tablet PC. Sambutan positif masyarakat pada produk dari ASUS selama ini yang membuat produk ASUS semakin dikenal dan dekat dengan penggunanya. Dengan semangat Inspiring Innovation • Persistent Perfection, ASUS menghadirkan produk inovatif yang berkualitas, salah satu hal yang menyebabkan produk ASUS terus mendapatkan sambutan positif, serta diakui oleh media terkemuka di dunia. Selengkapnya baca di GI

FGDexpo2011 Resmi Dibuka




Demo cetak lebar (large format printing) di FGDexpo. (foto: ist)

NEWMEDIA-Hari ini FGDexpo2011 resmi dibuka bersama-sama oleh para pelaku industri grafika. FGDexpo adalah sebuah pameran akbar industri printing, promotion, publishing dan packaging terbesar di Asia Tenggara, dan pada event tahun ini, bertajuk FGDexpo2011, merupakan pagelaran untuk ke-5 kalinya, dengan mengusung tema “Empowering Creative Collaboration”. Pameran akan berlangsung selama 4 hari kedepan, mulai hari ini, Kamis 21 hingga 24 Juli 2011 mendatang.
Melalui pameran ini, pengunjung dapat mengetahui informasi terkini baik dari produk, jasa dan peluang bisnis terlengkap industry grafika yang meliputi industri printing & digital printing equipment, computer to plate, packaging & label production, promotion & advertisement, book binding & printing finishing, paper distributor dan teknologi terbaru.  
Peserta pameran, selain dari dalam negeri juga ada 18 peserta langsung dari luar negeri. Dari dalam negeri, antara lain Heidelberg Indonesia, Ferrostaal (Shinohara), Cyber (Ryobi), Bright Art (Komori),DellpanTunggal (Autoprint, Duplo, Morgan & Hans Gronhi) dan Man Roland, Aneka Warna (Allwin, Epson, Kodak & Teckwin), ASABA (Develop), Bhinneka (Roland), Digital Prima Imaging, DVT (Mimaki, My Jet), Microlux (Kodak), Multi System Teknologi, Perdana Jati Putra (Konica Minolta), Samafitro (HP), Datascrip (Canon), Modern international, Artha Inti Lestasi (OCE), Paperina, APP dan lainnya.

FGDexpo2011 menempati luas areal pameran mencapai 12.000 m, dan mentergetkan 52.000 kunjungan dari berbagai kalangan baik yang secara langsung berhubungan dengan industry grafika maupun masyarakat umum.

Kontribusi Industri Grafika Terhadap PDB Nasional

Secara umum, berdasar catatan tahun 2008 lalu, industri kreatif memiliki kontribusi sebesar 7,3% dari total PDB Nasional Indonesia. Di dalam industry kreatif tersebut, ada 14 subsektor ekonomi kreatif yang berasal dari industry grafika seperti misalnya subsektor desain yang menyumbang sekira 23 triliun rupiah. Begitu juga dengan sektor penerbitan dan percetakan menyumbang 18 triliun rupiah terhadap PDB Indonesia.

Dengan ajang pameran FGDexpo, diharapkan turut mendorong perkembangan industri grafika nasional, yang secara otomatis juga mendorong industri kreatif. Dengan begitu, maka akan mendorong juga pada peningkatan kontribusi industri kreatif tergadap PDB Nasional. klik laman aslinya di GI

Di Bloomberg TV, Sri Mulyani Menohok Umat Islam ?

Dalam wawancara khusus dengan wartawan Charlie Rose yang disiarkan Bloomberg TV, pada 5 Juli 2011, yang transkrip wawancaranya dimuat di srimulyanidotnet, Sri Mulyani mengatakan bahwa mayoritas umat Islam di Indonesia lebih memilih partai beraliran nasionalis.

Pengamat politik LIPI Siti Zuhro mengatakan pernyataan itu tak menguntungkannya pada Pilpres 2014. Seharusnya direktur pelaksana World Bank itu tidak menyudutkan partai berideologi agama."Ini bisa menurun kan semangat dan bisa menimbulkan antisipasi dari partai Islam, bisa jadi antipati dari partai-partai Islam terhadap Sri Mulyani yang dinilai kurang mengapresiasi terhadap partai yang berideologi Islam," ujar Siti kepada INILAH.COM, Senin (18/7/2011). 


Siti juga mengatakan pernyataan Sri Mulyani ini bisa dianggap tidak memberikan apresiasi terhadap kekuatan politik yang ada khususnya partai berideologi Islam. "Dia kan butuh dukungan, kalau orang butuh dukungan mestinya tidak usah menohok siapapun," cetusnya.


Seperti diberitakan, dalam wawancara khusus dengan wartawan Charlie Rose yang disiarkan Bloomberg TV, pada 5 Juli 2011, yang transkrip wawancaranya dimuat di srimulyanidotnet, Sri Mulyani mengatakan bahwa mayoritas umat Islam di Indonesia lebih memilih partai beraliran nasionalis. [mah/inilah.com*dgn editing seperlunya]

Pameran Industri Grafika Terbesar Asia Tenggara Dibuka Esok

NEWMEDIA-Pameran printing, promotion, publishing dan packaging terbesar di Asia Tenggara  bertajuk FGDexpo2011 kembali digelar untuk yang ke-5 kalinya. Pameran akbar industry grafika ini akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), 21-24 Juli 2011 mendatang dengan mengusung tema “Empowering Creative Collaboration”.
Pameran ini direkomendasikan bagi yang ingin mengetahui informasi terkini baik dari produk, jasa dan peluang bisnis terlengkap industry grafika yang meliputi industri printing & digital printing equipment, computer to plate, packaging & label production, promotion & advertisement, book binding & printing finishing, paper distributor dan teknologi terbaru.  
Deretan merek dan perusahaan ternama di industry grafika dipastikan hadir, ada Heidelberg Indonesia, Ferrostaal (Shinohara), Cyber (Ryobi), Bright Art (Komori),DellpanTunggal (Autoprint, Duplo, Morgan & Hans Gronhi) dan Man Roland, Aneka Warna (Allwin, Epson, Kodak & Teckwin), ASABA (Develop), Bhinneka (Roland), Digital Prima Imaging, DVT (Mimaki, My Jet), Microlux (Kodak), Multi System Teknologi, Perdana Jati Putra (Konica Minolta), Samafitro (HP), Datascrip (Canon), Modern international, Artha Inti Lestasi (OCE), Paperina, APP dan lainnya.
Sebagaimana pameran FGDexpo sebelumnya, peserta dari luar negeri juga sangat antusisas, seperti tahun ini, sebanyak 18 peserta luar negeri juga turut mengikuti pameran yang mengintegrasikan dengan berbagai acara pendukung ini.
Menempati luas areal pameran mencapai 12.000 m, penyelenggaraan FGDexpo tahun ini diperkirakan akan dikunjungi oleh 52.000 orang pengunjung dari berbagai kalangan seperti pelaku industry grafika, perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan, serta masyarakat umum. GI

20 Jul 2011

nazarudin pun kembali bernyanyi

http://www.metrotvnews.com/read/newsprograms/2011/07/19/9351/210/Nazaruddin-Kembali-Bernyanyi


Nazaruddin Kembali Bernyanyi

Metro Hari Ini / Selasa, 19 Juli 2011 18:10 WIB

Mantan Bendahara Partai Demokrat, Muhamad Nazaruddin kembali bernyanyi. Kepada Metro TV Nazaruddin mengungkap berbagai borok di tubuh Partai Demokrat, termasuk keterlibatan Ketua Umum Anas Urbaningrum. Bahkan, Nazaruddin menuding Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra M. Hamzah menerima uang. "KPK itu perampok," tuding Nazaruddin.

Kepada Indra Maulana dari Metro TV yang mewawancarai melalui saluran telepon, Selasa (19/7), Nazaruddin menolak mengungkap di mana ia berada. Ia memastikan masih di luar negeri. Tapi ia tidak menjawab tegas saat ditanya apakah masih ada di Singapura. "Saya berada di tempat yang aman dari rekayasa politik."

Nazaruddin menantang KPK untuk membuktikan ada aliran dana dari proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan. "Jika KPK bisa membuktikan ada aliran ke rekening saya, saya akan pulang (ke Indonesia)."

Nazaruddin kembali menegaskan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum banyak menikmati uang dari proyek-proyek yang dibiayai APBN. Tender proyek itu dimenangi oleh perusahaan yang dimiliki Anas dan Nazaruddin. "Anas yang merekayasa semuanya, kok saya dijadikan tersangka," kata politikus asal Riau itu.

Berbeda dengan keterangan sebelumnya, Nazaruddin mengaku ia hanya operator. "Saya ini bawahan Anas," kata Nazaruddin. Ia kembali menegaskan, untuk memenangkan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat digelontorkan dana sebesar 20 juta dolar AS.

Nazaruddin juga mengungkap pertemuan Anas dengan Chandra Hamzah untuk mengatur pemilihan pimpinan KPK. Skenarionya, Chandra Hamzah dan Ade Raharja kembali terpilih sebagai pimpinan KPK. Dengan begitu, KPK tidak akan memanggil Anas, Angelina Sondakh dan Wayan Koster. Angie dan Koster merupakan anggota DPR dari Demokrat dan PDIP yang terlibat dugaan suap kasus Wisma Atlet.

Ada banyak hal-hal detil yang diungkapkan Nazaruddin ikhwal patgulipat proyek APBN, keterlibatan para politikus Demokrat, anggota DPR dan kebobrokan KPK. Ikuti keterangan Nazaruddin selengkapnya dalam video berita ini.

19 Jul 2011

Gaya ala James Bond dengan Kamera Intai

Deretan perangkat ini memang pas dijuluki sebagai kamera pengintai. Besar kemungkinan tidak seorang pun mengira bahwa jam tangan, jam meja, pulpen, kancing dan senter ini sesungguhnya adalah kamera mini. Penggunanya pun bisa sedikit bergaya ala agen mata-mata seperti James Bond.

Di dalam jam tangan, jam meja, pulpen, kancing dan senter tersebut, terdapat kamera yang mampu merekam video ataupun menjepret foto. Untuk menyaksikan hasil rekamannya, pengguna dengan mudah bisa menghubungkannya ke komputer.



1. Pulpen Kamera

Pulpen ini sekilas memiliki bentuk elegan. Sekujur bodinya terbalut warna hitam. Dan pulpen ini juga bisa pula digunakan untuk menulis. Namun ternyata di balik pengaitnya yang biasa digunakan untuk menyelipkan pulpen di saku baju, terdapat lubang kecil yang adalah kamera.


Cukup menekan tombol di atas pulpen, maka kamera tersebut akan mulai merekam. Hasil rekaman bisa dikopi ke komputer melalui port USB. Tayangan video sendiri memang tidak cukup bagus, namun cukup lumayan untuk sekadar memperlihatkan obyek-obyek di sekitar. Kapasitas penyimpanannya sendiri mencapai 4GB.

2. Jam Tangan kamera

Jam tangan ini cukup besar bentuknya. Dibekali dengan beragam tombol, orang mungkin mengira kegunaannya adalah untuk mengutak atik menu di jam. Namun ternyata beberapa tombol-tombol tersebut fungsinya untuk mengendalikan fitur kamera di jam tersebut.

Terdapat tombol power, indikator, lubang kamera sampai colokan untuk menghubungkan jam ini dengan komputer, untuk melihat hasil rekaman video ataupun kamera. Sayangnya, jam tangan ini agak berat dan kurang nyaman digunakan.

3. Senter Kamera

Senter berwarna hitam legam ini mampu memancarkan cahaya untuk menerangi kegelapan, layaknya senter lainnya. Namun lagi-lagi, senter ini mampu merekam situasi di sekelilingnya berbekal kamera kecil.

Di tombol untuk menyalakan senter, terdapat pula tombol untuk menyalakan kamera. Letak kameranya sendiri berada di tengah-tengah lampu senter. Cahaya senter cukup terang sehingga keberadaan lubang kamera ini tersamarkan.

4. Kancing Kamera

Kamera kecil yang satu ini ini wujudnya seperti flash disk, namun dengan tambahan kancing baju di bagian atas.Nah, kancing ini bisa diselipkan di balik baju kala kamera pengintai akan beraksi.

Di bagian bawah, ada colokan micro USB. Dengan kapasitas penyimpanan 4GB, cukup banyak konten rekaman yang bisa disimpannya.

5. Jam Meja Kamera

Alat ini bisa dikatakan paling unggul di antara jenis kamera pengintai lainnya di atas. Didukung dengan kapasitas baterai yang besar, kamera berwujud jam meja ini mampu merekam video hingga 12 jam. Memorinya pun terbilang paling besar, mendukung sampai 32 GB dan GAMBARNYA pun OKE punya.



Pemesanan bisa langsung ke admin blog, yang menekuni bisnis ini sejak  11 tahun lalu, berawal dari iseng melayani permintaan untuk kepentingan intelijen negeri jiran. Cara pemesanan pun mudah, tinggalkan pesan dengan menulis KOMENTAR, tulis  alamat email dan nomer telpon, KOMENTAR tidak akan dipublikasikan. Bagi yang ingin langsung transaksi via HP dapat mengirim SMS ke 0815 8579 2280 atau BB # 30646FC9.


*artikel dikutip dari detik dengan editing seperlunya.
** stok jam tangan kamera untuk sementara sedang kosong, anda dapat memesan jenis lain seperti pen, kancing baju,  kacamata, gantungan kunci mobil, jam duduk/meja, korek api.

18 Jul 2011

Religion und Politik – die fundamentalistische Versuchung

Vortrag und Diskussion mit Prof.Dr.Thomas Meyer
Auf dem Podium: Franz Magnis Suseno und ???
Moderation: Dr. Fuad Siraj (Paramadina University)

Goethe-Institut Jakarta
Jl.Sam Ratulangi 9-15, Menteng, Jakarta Pusat
Tel. 021-23550208

22 Juli 2011   18h00

In der Tendenz haben die monotheistischen Religionen alle den Anspruch, die Welt als Ganzes erklären zu können. Sie verstehen sie als das Werk Gottes, das diesem in allen Aspekten des Lebens unterstellt bleibt. Ein wichtiger Teil davon ist die Politik, d.h. die Formen und Regeln der Machtausübungen und des gesellschaftlichen Zusammenlebens. Folgt man konsequent diesem Anspruch, dann ist es auch das göttliche Gesetz, das die Politik regelt und bestimmt.  

Unweigerlich ergibt sich daraus ein Konflikt mit all jenen, die für den politischen Raum auch andere Maßstäbe als die “göttlichen” beanspruchen, die den Absolutsheitsanspruch der Religionen aus der Sphäre des menschlichen Zusammenlebens heraushalten möchten und die Normen der Politik auf menschliche Vernunft bauen. Die Idee des Säkularismus sucht jenseits der Religionen nach Regeln , die der Verschiedenheit menschlicher Meinungen und Überzeugungen gerecht werden und auch Minderheiten die Freiheit zur Ausübung ihres Bekenntnisses sichern.

Angesprochen ist damit ein elementares Thema dieser Jahre nicht nur in Indonesien – die Auseinandersetzung zwischen Pluralismus und fundamentalistischem Dogmatismus, der keineswegs nur auf islamischer Seite anzutreffen ist. Wo endet die normative Rolle der Religion und wo beginnt der common sense, der für Meinungsfreiheit und Tolernz der Vielfalt steht ?

Diese Fragen werden wir in unserer Diskussion im Goethe-Institut aufgreifen.
Prof.Thomas Meyer lehrte bis zu seiner Emeritierung als Professor für Politikwissenschaft an der Universität Dortmund und hat sich seit Jahrzehnten mit dem Phänomen des “Fundamentalismus” als wichtigem Auslöser von politischen Konflikten befasst.  In Indonesien ist er kein Unbekannter. Mehrfach war er als wissenschaftlicher Berater der Friedrich- Ebert-Stiftung zu Seminaren und Vorträgen eingeladen.  

Vortrag und Diskussion auf Englisch und Indonesisch mit simultaner Übersetzung