Jakarta Tanggap COVID-19

Data Pemantauan COVID-19 Nasional dan DKI Jakarta

21 Januari 2020 sampai hari ini
Personal Branding Pilkada/Pileg, Kehumasan (PR), Media Management Issue, Monitoring Media >> mahar.prastowo@gmail.com

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1432H Jatuh Rabu, 31 Agustus 2011M


Pemerintah melalui Menteri Agama RI akhirnya menetapkan tanggal 1 Syawal 1432 Hijriyah jatuh pada hari Rabu, 31 Agustus 2011 Masehi.

Hal ini berdasarkan hasil hisab dan rukyat yang melibatkan Kementerian Agama, ormas-ormas Islam, instansi terkait dan tokoh-tokoh masyarakat yang melakukan pemantauan hilal di seluruh Indonesia.

Penetapan tersebut diambil setelah melalui sidang itsbat malam ini (Senin, 29/8/2011) yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Suryadharma Ali di Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Dan dihadiri oleh perwakilan MUI, Ormas Islam, tokoh-tokoh agama, dan undangan lainnya serta para duta besar dan perwakilan negara Islam. Baca selengkapnya Disini

Peta Mudik Bulan Raya Ramadan dan Pekan Libur Lebaran 2011

Klik & Download aja DISINI bukan ditempat lain.

Laporan Admin Blog New Media Per 28 Agustus 2011


Jumlah kunjungan ke blog ini berdasarkan Negara, per 28 Agustus 2011:


Indonesia : 29,420 pengunjung
Amerika Serikat: 5,546
Rusia: 1,198
Kanada: 951
Britania Raya: 834
Jerman: 792
Ukraina: 552
Malaysia: 536
Argentina: 332
Belanda: 252


Berdasarkan Browser yang digunakan melakukan penjelajahan ke Blog ini:
Firefox : 24,585 (48%)
Internet Explorer : 10,164 (20%)
Opera : 8,617 (17%)
Chrome : 5,685 (11%)
Safari : 1,101 (2%)
Flock: 146 (<1%)
Mobile Safari: 104 (<1%)
Java: 89 (<1%)
NetFront: 75 (<1%)
NS8: 70 (<1%)


Kunjungan ke Blog ini berdasarkan Operating Systems yang dipakai:
Windows : 40,992 (91%)
BlackBerry: 1,383 (3%)
Macintosh: 806 (1%)
Other Unix: 667 (1%)
Linux: 402 (<1%)
Nokia: 311 (<1%)
iPad: 100 (<1%)
SonyEricsson: 83 (<1%)
Other Mobile: 79 (<1%)
iPhone: 74 (<1%)


Demikian laporan kunjungan blog ini disampaikan untuk menjadi bahan periksa bagi para pengiklan dan yang berkepentingan lainnya, dikarenakan hari ini admin tidak melakukan report ke alamat ratron. (Admin)

Libur Lebaran, Candi Borobudur Naikkan Harga Tiket Masuk

Topeng Ireng, salah satu dari puluhan kesenian tradisional yang dipentaskan di Borobudur
maupun Desa Wisata sekitar Taman Wisata Candi (Foto: Mahar)
Klik berita selengkapnya di Generasi Indonesia


Iwapi Jakarta Minta Kaji Ulang Rencana Kenaikan TDL


GubDKI#1 dan IWAPIDKI#1
Okezone - Ikatan Wanita Penguasaha Indonesia (IWAPI) DKI Jakarta meminta adanya pengkajian ulang terhadap rencana pemerintah terkait kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) sekira 10 persen yang akan diberlakukan pada tahun 2012 nanti.
 
Ketua IWAPI DKI Jakarta, Kanjeng Mas Ayu Kartika Setyarini Soeparmono, pada dasarnya medukung setiap program yang digulirkan oleh pemerintah, selama hal itu memiliki perhatian serius terhadap kalangan dunia usaha terutama sektor UKM. Kendati demikian, wanita yang sering dikenal dengan Rini Soeparmono tersebut, mempertanyakan bagaimana kesejahteraan para UMKM dengan adanya kenaikan TDL tersebut.
 
"Saat ini IWAPI DKI Jakarta, 90 persen anggotanya terdiri dari UKM. Mengenai rencana pemerintah menaikkan TDL 10 persen, apakah rencana tersebut sudah benar-benar matang untuk dilaksanakan dan bagaimana dengan pengusaha UKM. Apakah ada kebijakan subsidi agar kesejahteraannya bisa tetap terjaga setelah TDL naik nanti," ungkap Rini dalam siaran persnya, Jakarta, Minggu (28/8/2011).
 
Seperti diketahui, pemerintah berencana menaikkan TDL sebesar 10 persen dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2012, yang akan direalisasikan pada April 2012, dengan pengecualian pada TDL rumah tangga miskin dengan 450KVA. (And)

manfaat babi dalam berbagai produk

Berikut daftar penggunaan bagian-bagian tubuh babi dalam berbagai macam produk:

1. Ujicoba senjata kimia: karena kesamaan jaringan kulit /daging babi dengan manusia.

2. Eskrim: gelatin mencegah kristalisasi gula dan memperlambat proses pencairan.

3. Pupuk: dibuat dari bulu babi yang diproses.

4. Mentega rendah lemak: gelatin digunakan untuk memperbaiki teksturnya.

5. Bir: gelatin digunakan untuk mencerahkan warna minuman agar tidak keruh.

6. Pelembut pakaian: asam lemak dari tulangnya memberi warna

7. Kuas cat: dibuat dari bulu babi.

8. Jus buah: gelatin membuat warnanya tampak cerah.

9. Shampo: asam lemak dari tulang digunakan untuk membuat penampilannya terlihat seperti mutiara.

10. Lilin: asam lemak dari tulang memperkeras bahan lilin (wax) dan meningkatkan titik lumernya.

11. Roti: protein dari bulu babi digunakan untuk melembutkan adonan.

12. Peluru: gelatin dari tulang digunakan untuk mempermudah proses pemasukan bubuk mesiu ke dalam cangkang peluru.

13. Tablet obat: gelatin digunakan untuk pembungkusnya agar lebih keras.

14. Bubuk pembersih / deterjen: asam lemak dari tulang, digunakan untuk mengeraskan serbuknya.

15. Cat: asam lemak dari tulang digunakan untuk meningkatkan efek kilaunya.

16. Tamborin: dibuat dari kantung kemih babi.

17. Minuman anggur: gelatin menyerap elemen keruh sehingga membuat cairannya bening

18. Kertas: gelatin dari tulang digunakan untuk meningkatkan kekakuan dan mengurangi kelembaban.

19. Heparin: digunakan untuk mencegah terjadinya pembekuan darah, diambil dari lendir yang ada di usus babi.

20. Sabun: asam lemak dari tulang digunakan untuk memperkeras dan memberi warna sabun.

21. Gabus: gelatin tulang digunakan untuk merekatkannya.

22. Insulin: diambil dari pankreas babi, karena hampir mirip dengan struktur kimia dalam tubuh manusia.

23. Yogurt: kalsium dari tulang babi ditambahkan ke dalam proses pembuatan yogurt.

24. Rokok: hemoglobin dari darah babi digunakan dalam pembuatan filter rokok yang diharapkan bisa mengurangi efek kimia yang masuk kedalam tubuh perokok.

25. Negatif film: gelatin tulang babi digunakan sebagai zat perekat pada lembaran film.

26. Makanan anjing: hemoglobin darah babi digunakan sebagai zat pewarna merah.

27. Terapi fotodinamik: hemoglobin digunakan dalam obat untuk merawat retina mata. Obat itu diaktifkan dengan menembakkan sinar laser ke dalam mata.

28. Pelembab: menggunakan asam lemak tulang babi.

29. Camilan anjing: moncongnya digoreng.

30. Krayon: asam lemak digunakan untuk mengeraskannya.

31. Sepatu / tas: lem tulang babi digunakan untuk meningkatkan tekstur dan kualitas kulit (hewan apapun). Di samping itu banyak juga sepatu yang terbuat dari kulit babi (bisa dilihat dari corak bintik pada kulit)

32. Rem kereta: abu tulang babi digunakan dalam proses produksinya.

33. Pasta gigi: glycerin babi digunakan utuk membentuk tekstur pastanya.

34. Lem transparan: lem sangat kuat yang digunakan dalam industri perkayuan, diturunkan dari kolagen babi.

35. Masker wajah: kolagen untuk menghilangkan kerut.

36. Energi alternatif: bagian-bagian sampah yang tersisa digunakan sebagai bahan bakar untuk listrik.

37. Energy bar: kolagen yang diproses merupakan sumber protein yang murah untuk para binaragawan atau mereka yang ingin membentuk tubuhnya.

38: Keju krim: gelatin menjadikannya stabil.

39. Whipped cream: gelatin memperbaiki teksturnya.

40. Permen: gelatin babi digunakan untuk bahan perekat dan pembuat gel, dan memastikan bahwa adonan permen mencapai tekstur tertentu. Sering digunakan untuk pembuatan jenis permen liquorice, permen kenyal dan permen karet.



jika ingin membuktikan betapa babi punya banyak manfaat, sekarang juga ambil kemasan kosmetik, peralatan mandi, makanan, minuman dan lihat di bahan-bahan (ingredients), cari kata: gelatin atau lesitin. jika anda muslim jangan dengar kata ustad, karena pasti akan meresahkan anda dengan fatwanya mengatakan bahwa akan mencegah doa anda sampai ke Allah SWT berjarak 1 Hijab, bila doa saja tak nyampe apalagi orangnya.  (provokativedotkom)

Eid Mubarak 1432H: Taqabbalallaahu Minnaa Wa Minkum


We would like to inform you that we will be closed next week for the National Public Holiday of Eid Mubarak 1432 H, from August 29 to September 3, 2011. MPSyndicates will be back to business as usual on September 5, 2011. 
We thank you for your cooperation, teamwork and friendship. Please forgive our mistakes. May you have a blessed and peaceful Eid, and may our relationship flourish as it stands the test of time.


mahar MPSyndicates.jpg
MPSyndicates
MediaProfesi|TabloidLUGAS|GenerasiIndonesia|Peduli-UKM|Peduli-Indonesia|MediaRakyat|

PR & MarComm Services: 
  • Media Relations
  • Media Monitoring & Analysis
  • Brand Strategy
  • Social Media Activation
  • Mobile Activation
  • In-House Training
  • Social Marketing
  • Public Affair Communications
  • Digital Communications
  • Financial Communications
  • Communication Production
  • Litigation Communications
  • CSR Communications
  • Crisis Communications
  • Corporate Communications

KNPB: Papuan people don’t need welfare, they want a Referendum


After the mass mobilization of the people of Papua on 2nd August 2011, and the conference of the International Lawyers on West Papua (ILWP) in Oxford England, conflicts and various cases of violence continue to occur in Papua. The events attracted reactions from various parties as they gave their boisterous opinions, statements, and speculative solutions, which do not touch the essence of the conflict in West Papua. The Government of the Republic of Indonesia and various other parties still consider that the conflict in Papua is a consequence of an accumulation of problems rooted in poverty and underdevelopment, as well as the mere result of the failure of special autonomy.
In that perspective, the Government of the Republic of Indonesia feels compelled to issue a variety of policies and development programs in Papua. On the one hand, there are also groups claiming to act on behalf of the people of Papua and that take advantage of the people’s movement to negotiate a solution for a peace dialogue in the Republic of Indonesia, while at the same time, the Government is advised to unfold a Presidential Unit to Accelerate the Development of Papua and West Papua (the so-called “UP4B”).
Whereas, in fact, the people of West Papua clearly and openly demand the respect of their right to self-determination through a referendum. In the heart of every Papuan, there is the burning and irresistible desire to determine their own fate, a principle by which they strongly wish to run their own affairs and to stand as an independent country, free from any occupation. That inner voice resounds in every statement, every speech, every pamphlet and banner, every single time thousands of Papuans come together in mass actions mediated by the West Papua National Committee (KNPB), every single time demonstrations continue to unfold in Papua.
We see and hear in every speech that they, the people of Papua, have never demanded welfare and development through the policies of the special autonomy, nor did they call for UP4B or any other unit or plan, as a guarantee of life within the framework of the Unitary Republic of Indonesia. They do not complain because they are hungry or poor, as they live on their own land which is extremely wealthy, and which continues to be exploited by colonialists and capitalists. The one thing they want is the restoration and respect of their political right, a right that was seized by the forced integration in Indonesia in 1962 and the implementation of the 1969 so-called Act of Free Choice. The people of Papua form a legal entity under international law and by virtue of this they have the right to freely determine their own political future, through the mechanism of a fair and democratic referendum.
Because of the above reasons, we assert that the Government of Susilo Bambang Yudhoyono(SBY) has been mistaken in its understanding of the political upheaval in West Papua that continues to smolder. Speculative assumptions should not be used as a solution in the making of policy. Because in the end, policies that are disproportional will worsen the image of the SBY Government: the trillions of money which continue to be poured into Papua for the realization of Special Autonomy projects, the UP4B, as well as the financing of the army (TNI) and the police, will only add to the already poor record of corruption and persistent human rights violations.
Out of all these policies, the people of Papua will not accept a policy which would be the result of a compromise. The Papuan people will continue with rebellion. And all the way through, the Papuan conflict will never be suppressed by manipulation policies presented under the label of accelerated development.
We convey to the government of Indonesia that they should immediately stop all these policies and immediately show the political will to open up democratic space for the people of West Papua through a referendum, because under international law, the 1969 Act of Free Choice was flawed.
=============
Victor F. Yeimo,
International Spokesperson for the West Papua National Committee [ KNPB ]
“Tidak ada kemenangan revolusioner tanpa teori revolusioner”

Leo Wibisono (IPB) Juara I Mahasiswa Berprestasi 2011 Ditjen Dikti

NEWMEDIA-Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil meraih juara pertama Mahasiswa Berprestasi 2011untuk kategori S1 dari Ditjen Dikti melalui Leo Wibisono, sedangkan juara kedua diraih Putu Norma Astyari dari Universitas Udayana dan juara ketiga jatuh ketangan Rully Prassetya dari Universitas Indonesia.


Setiap tahun Ditjen Dikti melakukan pemilihan Mahasiswa Berprestasi dari seluruh universitas di Indonesia, baik negeri maupun swasta, termasuk untuk kategori D3. Untuk D3, juara pertama diraih Ni Putu Tina Anindia Purnamawati dari Politeknik Negeri Bali, juara kedua direbut Malisa Binti Sudirman dari Politeknik Tenik Sriwijaya, adapun juara ketiga jatuh kepada Dewi Julya Fatmasari dari Politeknik Telkom.


Hadiah yang diterima dari Ditjen Dikti, juara pertama hadiah uang Rp.17.500.000 ditambah Samsung Galaxy Tab, juara kedua uang Rp.12.500.000 dan ketiga Rp.10.000.000. Adapun finalis masing-masing kategori mendapatkan uang tunai Rp.3.000.000.


Pemenang selengkapnya Mahasiswa Berprestasi 2011 kategori S1 adalah:
  1. Leo Wibisono (Institut Pertanian Bogor/ Juara I)
  2. Putu Norma Astyari (Universitas Udayana/ Juara II)
  3. Rully Prassetya (Universitas Indonesia Juara III
  4. Annisa Nurul Ilmi (Universitas Negeri Yogyakarta/ Finalis)
  5. Ince Dian Aprilyani Azir (Universitas Negeri Jakarta/ Finalis)
  6. Siti Fathonah W. (Universitas Sebelas Maret/ Finalis)
  7. A.A.S. Mirah Mahaswari J.M. (Universitas Gadjah Mada/ Finalis)
  8. Dwi Titi Maesaroh (Universitas Ahmad Dahlan/ Finalis)
  9. Prischa Listiningrum (Universitas Brawijaya/ Finalis)
  10. Desi Oktariana (Universitas Sriwijaya/ Finalis)
  11. Cresti Eka Fitriana (Universitas Diponegoro/ Finalis)
  12. Alfian Syafaruddin Putra (Institut Teknologi Sepuluh Nopember/ Finalis)
  13. Reswita Dery Gisriani (Institut Teknologi Bandung/ Finalis)
  14. Putu Septian Eka Adistha Putra (Universitas Pendidikan Ganesha/ Finalis)
  15. Jamaludin (Universitas Tanjungpura/ Finalis)
  16. Agus Fadilla Sandi (Universitas Islam Indonesia/ Finalis)


Mahasiswa Berprestasi 2011 Kategori D3:
  1. Ni Putu Tina Anindia Purnamawati (Politeknik Negeri Bali/ Juara I)
  2. Malisa Binti Sudirman (Politeknik Negeri Sriwijaya/ Juara II)
  3. Dwi Julya Fatmasari (Politeknik Telkom/ Juara III)
  4. Firmansyah Permadi (Politeknik Negeri Bandung/ Finalis)
  5. Choirul Fadholani (Politeknik Negeri Malang/ Finalis)
  6. Ineu Rahmawati (Politeknik Negeri Jakarta/ Finalis)
  7. Ike Yuliastuti (Politeknik Elektronik Negeri Surabaya/ Finalis)
  8. Ahmad Mukhlis (Politeknik Negeri Jember/ Finalis)
  9. Nur Oktarina (Politeknik Sekayu/ Finalis)
  10. Nur Ardiyansyah (Politeknik Negeri Lampung/ Finalis)




Sumber: PedomanNews 






Sidak TMII, Menteri Puas Kesiapan Hadapi Libur Lebaran


NEWMEDIA-"Saya menghimbau kepada seluruh Gubernur, Walikota, Bupati untuk mengawasi kesiapan tempat-tempat wisata di daerah masing-masing demi keselamatan dan kenyamanan wisatawan saat libur lebaran nanti." ujar Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik, dalam inspeksi mendadak (sidak) ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). 
Begitu juga dengan penyelenggara tempat wisata, Jero berpesan agar tidak libur dulu selama 2 minggu libur lebaran. 
 
"Jangan libur kerja dulu, nanti liburnya bergantian setelah masa libur lebaran selesai. Ini adalah saatnya melayani wisatawan domestik, jangan membeda-bedakan dalam pelayanan dengan wisatawan mancanegara," kata Jero.
 
Jero Wacik melakukan inspeksi mendadak terkait kesiapan libur lebaran di TMII jelang sore hari, Senin (22/8), setelah sebelumnya meninjau Taman Margasatwa Ragunan.
 
Di TMII, Jero Wacik berkeliling lokasi TMII dengan naik skylift atau gondola  mengecek kesiapan TMII menyambut pengunjung saat libur lebaran, lalu berlanjt dengan memasuki anjungan Sumatera Barat serta Museum Pusaka.
 
Kepada petugas di lokasi wisata, Menteri juga meminta untuk bersikap tegas dalam memberlakukan aturan agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan dan ketidaknyamanan lainnya.
 
Sejauh pengamatannya, Jero Wacik merasa puas dengan kesiapan TMII yang juga memiliki tatakelola cukup baik dengan luas lahan 160 ha.
 
"Kesan saya Taman Mini `well manage` atau dikelola dengan baik," kata Menteri Jero Wacik seraya menambahkan bahwa tiket masuk TMII dengan Rp 10.000 saat libur lebaran nanti atau hanya naik Rp 1000 sudah cukup baik dan terjangkau dalam mengakomodir kebutuhan wisata masyarakat.
 
"Saya berharap TMII bisa menjadi contoh bagi pengelolaan obyek wisata yang lain." ujar Menteri.
 
Sementara Manajer Informasi TMII, J. Purnawijaya Alibasa, mengatakan pihaknya telah siap menghadapi lonjakan pengunjung selama libur lebaran tahun ini. 
 
"Kami sudah siap dan telah mempersiapkan sarana dan prasarana yang ada," katanya.
 
Hal itu diamini Ade F. Meliala, Direktur Operasional TMII, menurutnya, pada tahun lalu lonjakan pengunjung hingga mencapai seratus ribu dalam sehari. Selain masalah pengaturan lalu lintas dan parkir, TMII akan membuka pintu 4. klik laman asli di (GI)

Berita terkait klik DISINI

UKM Terancam Gulung Tikar, IWAPI DKI Tolak Rencana TDL Naik 10 Persen


NEWMEDIA - Ikatan Wanita PengusahaIndonesia (Iwapi) DKI Jakarta meminta pemerintah untuk meninjau kembali atas kebijakannya untuk menaikkan Tarif Dalam Listrik (TDL) 10 persen pada bulan April tahun 2012.

Kebijakan rencana pemerintah dalam menaikkan TDL 10 Persen tahun depan tersebut diungkapkan langsung oleh kepala negara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato kenegaraan menjelang HUT RI di depan Dewan perwakilan Rakyat (DPR). Tentunya pidato kepala Negara tersebut mengejutkan masyarakat Indonesia.

Tak kalah pentingnya bagi kalangan dunia usaha juga merasa keberatan atas kebijakan yang tidak popular itu. Terlebih lagi tentunya yang bakal terpukul adalah kalangan sektor usaha kecil dan menengah (UKM).

Saat ini saja sektor UKM sudah merasa berat dengan bunga pinjaman yang begitu tinggi dibanding dengan Negara lain. Kini muncul lagi kebijakan pemerintah yang tidak peduli terhadap nasib rakyat yang termasuk dalam sector UKM, yakni adanya rencana menaikkan TDL 10 persen tahun depan. Hal ini dikhawatirkan akan banyak sektor UKM yang terancam gulung tikar.

"Saat ini IWAPI DKI Jakarta, 90 persen anggotanya terdiri dari UKM. Mengenai rencana pemerintah menaikkan TDL 10 persen, apakah rencana tersebut sudah benar-benar matang untuk dilaksanakan,” kata Ketua Iwapi DKI Jakarta, Kanjeng Mas Ayu Kartika Setyarini Soeparmono atau akrab disapa Rini Soeparmono.

Selanjutnya Rini mempertanyakan kepada pemerintah dengan nasib UKM yang saat ini sudah dirasakan sangat berat sekali menanggung beban, belum lagi dalam meningkatkan daya saing ditengah pasar bebas.

“Bagaimana dengan pengusaha UKM apakah ada kebijakan subsidi agar kesejahteraannya bisa tetap terjaga setelah TDL naik nanti," pinta Rini disela buka puasa bersama dengan kalangan media, asosiasi pengusaha dan pemerintah DKI Jakarta di Jakarta (19/8/2011). Rini juga menyatakan siap dan terbuka jika pemerintah mengajak Iwapi berdialog soal kebijakan tersebut sebelum diterapkan.

Seperti diketahui, pemerintah berencana menaikkan TDL sebesar 10 persen dalam rancangan anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2012, yang akan direalisasikan pada bulan April 2012, dengan perkecualian pada TDL rumah tangga miskin dengan 450KVA.*

klik laman asli:

Iwapi DKI Minta Tinjau Kembali Rencana Kenaikan TDL




Iwapi DKI Jakarta minta kebijakan kenaikan TDL ditinjau ulang khususnya soal subsidi bagi UKM 

NEWMEDIA - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) DKI pada dasarnya mendukung setiap program pemerintah selama pemerintah juga memiliki perhatian serius terhadap kalangan dunia usaha terutama di sektor UKM. Perihal rencana pemerintah dalam menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) sekitar 10 persen pada bulan April 2012 mendatang, misalnya, Iwapi DKI minta pemerintah meninjau ulang.
"Saat ini IWAPI DKI 90 persen anggotanya terdiri dari UKM. Mengenai rencana pemerintah menaikkan TDL 10 persen, apakah rencana tersebut sudah benar-benar matang untuk dilaksanakan dan bagaimana dengan pengusaha UKM apakah ada kebijakan subsidi agar kesejahteraannya bisa tetap terjaga setelah TDL naik nanti," ujar Kanjeng Mas Ayu Kartika Setyarini Soeparmono atau dikenal sebagai Rini Soeparmono, Ketua Iwapi DKI Jakarta. Hal itu disampaikan Rini disela buka puasa bersama kalangan media, asosiasi pengusaha dan pemerintah DKI Jakarta di Hotel Gran Mahakam, Jumat (19/8) malam.

Seperti diketahui, pemerintah berencana menaikkan TDL sebesar 10 persen dalam rancangan anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2012, yang akan direalisasikan pada bulan April 2012, dengan perkecualian pada TDL rumah tangga miskin dengan 450KVA. Klik Artikel Lainnya disini

Iwapi DKI Minta Tinjau Kembali Rencana Kenaikan TDL


Iwapi DKI Jakarta minta kebijakan kenaikan TDL ditinjau ulang khususnya soal subsidi bagi UKM 
GENERASIINDONESIA - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) DKI pada dasarnya mendukung setiap program pemerintah selama pemerintah juga memiliki perhatian serius terhadap kalangan dunia usaha terutama di sektor UKM. Perihal rencana pemerintah dalam menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) sekitar 10 persen pada bulan April 2012 mendatang, misalnya, Iwapi DKI minta pemerintah meninjau ulang.
"Saat ini IWAPI DKI 90 persen anggotanya terdiri dari UKM. Mengenai rencana pemerintah menaikkan TDL 10 persen, apakah rencana tersebut sudah benar-benar matang untuk dilaksanakan dan bagaimana dengan pengusaha UKM apakah ada kebijakan subsidi agar kesejahteraannya bisa tetap terjaga setelah TDL naik nanti," ujar Kanjeng Mas Ayu Kartika Setyarini Soeparmono atau dikenal sebagai Rini Soeparmono, Ketua Iwapi DKI Jakarta. Hal itu disampaikan Rini disela buka puasa bersama kalangan media, asosiasi pengusaha dan pemerintah DKI Jakarta di Hotel Gran Mahakam, Jumat (19/8) malam.
 
Seperti diketahui, pemerintah berencana menaikkan TDL sebesar 10 persen dalam rancangan anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2012, yang akan direalisasikan pada bulan April 2012, dengan perkecualian pada TDL rumah tangga miskin dengan 450KVA. Klik Artikel Lainnya disini

Warga Butuh Pelatihan Usaha


Ketua Iwapi DKI Jakarta, Raden Masayu Kartika Setyarini Soeparmono sedang membagikan santunan kepada anak yatim dan duafa bersama Gubernur DKI Fauzi Bowo di Balaikota, Kamis (18/8)

Gambir, Warta Kota
Sejumlah asosiasi usaha diminta untuk tidak hanya memberikan santunan berupa paket kebutuhan Lebaran kepada masyarakat yang kurang mampu di wilayah DKI Jakartab. tetapi juga memberikan santunan berupa paket kegiatan pelatihan kewirausahaan dan peningkatan kapasitas di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM1.
Harapan Itu disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo ketika menerima penyerahan santunan dari Ikatan Wanita Pengusaha (Iwapi) DKI Jakarta untuk 500 anak yatim dan dhuafa di lima wilayah Jakarta. Penyerahan santunan secara simbolis dilakukan oleh Ketua DPD Iwapi DKI Jakarta. Rini Soeparmono. kepada Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Balai Kota. Jakarta Pusat. Kamis (18/81. Ketua Kadin DKI. Edi Kuntadl. dan Ketua Umum Iwapi. Nita Yudi.
"Ke depan diharapkan asosiasi usaha seperti Iwapi Juga mulai memberikan santunan berupa berbagai pelatihan kewirausahaan dan peningkatan kapasitas di sektor UMKM." kata Fauzi Bowo.
Sementara Itu Rini Soeparmono mengemukakan, kegiatan pemberian santunan rutin dilakukan Iwapi DKI setiap tahun pada bulan Ramadan kepada para mustahik atau pihak yang berhak menerima. "Hal ini sebagai bentuk kepedulian sosial anggota Iwapi kepada mereka yang berhak menerimanya." katanya.
Menanggapi harapan Gubernur DKI JAkarta Fauzi Bowo Itu. Rini Soeparmono menyampaikan bahwa Iwapi DKI slap memberikan paket pelatihan. Apalagi, lanjutnya. Iwapi DKI sudah melakukan kegiatan sosial yang bersifat pemberdayaan dan berkesinambungan berupa pelatihan ketrampilan bagi kalangan wanita di Jakarta, terutama kepada Ibu-ibu rumah tangga, (wip)

9 Amanat Proklamasi Kemerdekan Indonesia


9 tujuan dalam amanat proklamasi kemerdekan Indonesia : 

(1) Membangun untuk bersatu; 
(2) Membangun untuk berdaulat; 
(3) Membangun untuk adil dan makmur; 
(4) Membangun untuk memajukan kesejahteraan umum; 
(5) Membangun untuk mencerdaskan kehidupan bangsa; 
(6) Membangun untuk mewujudkan ketertiban dunia; 
(7) Membangun untuk perdamaian abadi; 
(8) Membangun untuk keadilan sosial; dan
 (9) Membangun untuk mempertahankan kedaulatan rakyat.

Presiden RI Buka Puasa Bersama Veteran

(foto: arsip presiden ri)
[newmedia-istananegara] "Sebentar lagi kita akan memperingati hari proklamasi kemerdekaan. Setiap kali kita memperingati hari yang paling bersejarah ini tentulah kita sebagai umat hamba tuhan patut senantiasa bersyukur kepada Yang Maha Kuasa bahwa negara yang kita cintai ini terus melanjutkan perjalanannya menuju hari esok yang lebih baik." ujar Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam sambutan buka puasa bersama unsur perintis kemerdekaan, veteran, purnawirawan, wredatama, wirakawuri pahlawan nasional dan angkatan 45, Jumat (12/8).

"Sebagai kepala negara, pada kesempatan baik ini akhirnya saya mengajak dengan sebuah harapan yang tinggi agar yang sedang mengemban amanah marilah kita teruskan perjuangan para pendahulu kita agar perjuangan itu tidak sia-sia karena generasi bangsa yang terus berganti, bertanggungjawab dan melanjutkan apa yang telah dirintis di masa silam itu." Ajak SBY kepada tetamu untuk merenungkan kembali pencapaian setelah 66 tahun kemerdekaan.

Nama Orang Terpanjang

foto: masbakir
Adalah nama Autumn Sullivan Corbett Fitzsimmons Jeffries Hart Burns Johnson Willard Dempsey Tunney Schmeling Sharkey Carnera Baer Braddock Louis Charles Walcott Marciano Patterson Johansson Liston Clay Frazier Foreman BrownMerupakan nama seorang anak di Inggris. Namanya yang terdiri dari 27 kata diatas diambil dari 25 nama petinju top dari seluruh dunia dan 2 sisanya adalah nama depan dan nama keluarga.

Selamat menjalankan ibadah tarawih, amankan sandal anda.

"Dan diantara kalian akan ada segolongan orang yang ketika kalian sholat tarawih, ia ngembat sandal." (bukan ayat)

Ponsel Pertama Berbobot 1,13 Kilogram

Martin Cooper, membuat ponsel pertama tahun 1973 seberat 1,13 kilogram

NewMedia-Teknologi telepon tanpa kabel atau dikenal sebagai telepon wireless atau telepon seluler (ponsel), sudah dibuat sejak 38 tahun yang lalu. Adalah Motorola, pertama kali membuat prototipe telepon selular pertama di New York pada tahun 1973.

Martin Cooper, General Manager Communications Systems Division Motorola, pada saat itu menjadi orang aneh yang berjalan-jalan di New York sambil bicara melalui telepon selularnya. Bukan hanya aneh karena bisa bicara melalui telepon tanpa kabel, tapi dari ukuran dan bobot telepon seluler buatannya yang mencapai 2,5 pounds atau sekitar 1,13 kilogram. Selengkapnya baca DISINI

The Story of Darsem: Setori Darsem

---Mau Kaya Mendadak? Jangan Ikut MLM, Jadilah TKI---

Pada media, Elyasa Budianto, pengacara Darsem, mengaku merasa malu atas perubahan perilaku pada kliennya.  "Dia sekarang kalau ke mana-mana pakai emas, sudah kayak toko berjalan. Saya tidak enak juga melihatnya, itu ‘kan uang sumbangan ya," kata Elyasa seperti dikutip detikcom,  Jumat (5/8/2011).

Seperti kita tahu, Darsem, telah membuat heboh para penonton sinetron dan infotainment di televisi, sehingga ketika peristiwa tragisnya yang mirip di sinetron itu muncul di pemberitaan menyela sinetron dan infotainment, penonton menunjukkan hysteria.

Bagaimana tidak histeris, Darsem, seorang TKIW terancam hukuman qisas, akan diqutil (bunuh) dengan cara pancung karena telah membunuh kerabat majikannya, yang menurut saksi anak kedua majikannya yg berumur 7 tahun, dilakukan bersama pria bertampang Sahru Khan.

Alhasil, di seberang sana, di jazirah paling bejat sehingga utusan Tuhan pun diturunkan disana semua, terjadi percakapan. Kliping hubungan luar negeri dan pertahanan dibuka. Ketemulah kliping soal pembajakan kapal pengangkut isi bumi Indonesia, yang dibajak perompak bangsa keling Somali. Di kliping Koran itu disebutkan Indonesia melakukan penebusan untuk pembebasan sandera. “Iseng-iseng berhadiah,” pikir algojo.

Terinspirasi dari kliping aksi perompak Somali, dibukalah jalur komunikasi dengan Indonesia, karena hubungan diplomatic juga tak ingin tercederai usai pemenggalan kepala almarhumah Ruyati. Gara-gara pikiran “iseng-iseng berhadiah” itulah, Darsem, terdakwa yang telah berkali-kali menghadapi siding lalu divonis pancung, namun karena seorang dermawan menebusnya, ia dimaafkan. Tapi informasi itu disimpan para penggasir padang pasir.

Alhasil, memanfaatkan emosi seluruh elemen bangsa Indonesia, kecuali saya tentunya hehehe, askar padang pasir melempar umpan berupa informasi sepotong, “Darsem bisa bebas dan dikembalikan dengan tebusan 6 Milyar dalam mata uang rupiah, boleh ditawar.” Dan akhirnya mentok di angka 4,7 milyar, yang uangnya diambil dari celengan kementerian luar negeri. Tak mau kalah, pihak yang mau dianggap peduli dan ingin melakukan kegiatan CSR tapi tak mau keluar doku, ikut  menggalang dana semisal sebuah tv swasta yang logonya seperti kolak biji salak atau onde-onde tanpa biji wijen.

Karena tema penggalangan dana adalah untuk “mahar” alias penebusan atau pembebasan, artinya uang itu akan diberikan kepada penyalurnya, yakni pemerintah agar tak terlalu banyak dana APBN tergerus untuk urusan insidental. Maka pemirsa televise bersimbol biji salak onde-onde tadi, beramai-ramai menyumbang, sambil berdoa tentunya agar yang ia keluarkan bisa menghapus dosa-dosa dirinya dengan dipakai menolong seorang anak bangsa pahlawan devisa.

Lantas, selama dalam proses negosiasi, dimana Darsem?
Pernah suatu ketika, dalam proses penahanan, dan pasti ada hubungan konflik yang tak memungkinkan ada saling komunikasi ramah, apalagi berbaik hati meminjami telpon untuk berkomunikasi dengan keluarga, dalam hal ini adalah Darsem mengaku dipinjami telepon oleh bekas majikannya untuk telpon ke keluarganya di kampong. Mungkin nggak sih, anda punya orang tua atau anggota keluarga, dibunuh, lalu pelakunya, anda pinjami telpon untuk berkomunikasi dengan keluarganya? Kalau dipinjami telepon rumah, apakah dikawal dari tahanan untuk pulang ke rumah hanya untuk pinjam telpon? Atau, sang mantan majikan dengan repotnya bersedia mengantarkan telpon bimbit (hape)nya ke penjara agar si terdakwa bisa telpon? Apakah di penjara Arab tidak ada jaringan telpon, adanya kentongan? Saya tak hendak bertanya pula kepada Darsem, dapat bagian berapa ia dari 4,7 milyar itu? kalau saya bertanya begitu, betapa lebih jahatnya saya pada diri sendiri karena tak mau menggunakan software buatan Tuhan: Otak.

Dan, seputar pembunuhan sang majikan, apakah ada yang terlewat dari berita yang anda baca? Atau tim peliput media yang dikirim ke Arab tidak ada yang bisa bahasa Arab, lalu dikibulin penterjemah karena pakai nawar?

Tahu nggak bro, (brother maksudnya, bukan brondong), ada anggota keluarga korban, menjadi saksi peristiwa itu, yang mengungkapkan kebohongan Darsem selama persidangan dengan mengatakan bahwa ia melakukan pembunuhan dan pengecoran dengan semen atas jasad korban: sendirian. Tapi, bro. Saksi anggota keluarga tersebut, sayangnya baru berumur 7 tahun, yang berdasar hukum setempat belum boleh bersaksi karena belum akil (masih polos) dan belum baligh. Padahal kata si anak itu, Darsem melakukan pembunuhan hingga penghilangan jejak dibantu seorang pria, yang diduga adalah pacarnya, seorang India.

Sampai Darsem bela-belain pacarnya sedemikian rupa, ada apakah gerangan? Apakah karena hartanya? Apakah karena tak perlu pusing-pusing bawa ke Mak Erot Sang Maestro? Maaf kalau bawa-bawa nama Sang Maestro dengan jargon PBKTL-Panjang Besar Keras Tahan Lama-itu. kalaupun bukan kedua hal tersebut, pasti peletnya memang ampuh, pelet Sahru Khan.

Tak cukup jemari saya untuk ngerumpi dalam catatan menggunjing Darsem, karena makin saya gunjing, nanti anda pikir saya ini sedang terhasut dan iri lalu dengki. Tak begitu lah. Apalagi saya kan bukan orang yang punya perhatian cukup untuk kasus Darsem, kecuali saat kasus ini sudah selesai, yakni saat dengar pengumuman BK (Bung Karni) di JLC umumkan tv yang dipimpinnya memberikan bantuan 1,2 Milyar rupiah dari sumbangan pemirsa yang sedianya untuk pembebasan Darsem, karena sudah ditebus Kemenlu, maka sumbangan diberikan kepada Darsem. Ya, saat itulah saya baru peduli. Bukan peduli pada Darsem, tapi peduli pada software 'otak' (bukan dengkul ya?), yang karena aslinya tidak dipakai, banyak diantara kita, terutama saya mengesampingkan nalar dan memakai software bajakan. Begitu dipakai, malah error, bahkan buat main game saja, gameover melulu ditengah permainan. Menjengkelkan, bukan?

Lalu, saya membuat skor pertandingan di layar maya.
Arab vs Indonesia dengan skor 1-0
Darsem vs Arab dengan skor 0-0
Darsem vs Kemenlu (Negara) skornya 1-0
Darsem vs Masyarakat Pemirsa TV skornya 1-0

Kemudian saya mendapat formula, teori, silakan dipraktekkan:
Kalau mau kaya mendadak, tak perlu ikut MLM,karena kaya-nya orang MLM menari diatas penderitaan orang banyak yang mengcollect dana untuk kredit atau beli rumah dan mobil mewah para upline (diatas garis (kemiskinan)) oleh para downline (dibawah garis (kemiskinan)). Tapi Jadilah TKI/TKIW, kongkalikong sama komandan askar korup disana, bikin ulah, dipenjara (menyanderakan diri), minta tebusan, hasilnya fifty-fifty atau setidaknya 70:30 antara Dan Askar korup dengan anda misalnya. Tak perlu galang solidaritas masyarakat, 30 persen dari 4,7 milyar juga lumayan.

Dan anda perlu tahu, tebusan nyawa untuk berdamai di Arab sejauh ini ada diangka setinggi-tingginya 2 milyar dalam rupiah. Maka ketika ternyata Indonesia mau membayar sampai 2x lipat, bahkan lebih, tinggal hitung saja berapa bakal didapat dari seratus orang lebih yang sekarang meringkuk di penjara menunggu eksekusi mati.

Belum lagi sekitar 600, 700, 800 atau seribu lebih yang berkoloni dibawah jembatan Kandarah, Madinah. Yang tak hanya terancam tindak kriminil perampokan dan kekerasan seksual seperti pemerkosaan atau penipuan: dipacari, dihamili, ditinggal lari.

Ohya, Darsem sebagai TKIW berstatus menikah, meski kabarnya sang suami di kampoeng menikah lagi, dalam berhubungan dengan si India, mungkin pacaran, kalau ketahuan bisa kena pidana lho. Bukan dipancung memang, tapi dibandhemi watu tanpa belas kasihan alias di Rojam.

Anda janga berpikir sebagai seorang Arab ya, karena jika anda berpikir sebagai Arabian, saat ini juga anda sedang berpikir bahwa betapa naifnya seluruh bangsa Indonesia membebaskan pelaku kriminil.

Lebih jauh tentang Darsem binti Dawud, makin banyak info bisa didapat dari berbagai sumber. Wanita yang tidak wani ditata ini bekerja di rumah majikan berkebangsaan Yaman, Hisyam Assegaf, dan terbukti membunuh kerabat majikannya bernama Waleed Bin H  Assegaf pada bulan Desember 2007. Pengadilan Riyadh pada 6 Mei 2009 memberikan vonis: MATI.

Anda tahu bagaimana Darsem membunuh Hisyam yang cacat mental, berbadan bongsor tapi berketerbelakangan mental? DIKAMPAK lalu jasadnya entah saat itu sudah mati atau belum, dimasukkan ke dalam jumblengan alias septic tank, kemudian di cor pakai semen.

Kenapa sidangnya berkali-kali dan terkesan lamban? Konon Hakim memiliki imajinasi yang luas dalam menalar persoalan. Diantara nalar hakim yang tak bisa terima pengakuan Darsem sebgai pelaku tunggal: Korban merupakan seorang tambun yang tak memungkinkan Darsem bekerja sendirian membawa ke septic tank dengan jarak cukup jauh dari lokasi pembunuhan, apalagi jika harus dilakukan dalam waktu cepat.

Hakim juga menalar, suatu kemustahilan Darsem bisa memasukkan kedalam septic tank dengan begitu cepat, bahkan ngecor pakai semen.

Hakim bosen juga setelah berkali-kali siding, Darsem tetap akui sebagai pelaku tunggal, maka diputukanlah vonis Qisas dengan cara dipancung itu.

Sebuah sumber menyatakan, KBRI  di Arab menemui Lajnah Islah (semacam Komisi untuk perdamaian) di Riyadh dan pejabat Kantor Gubernur Riyadh agar Darsem Bt Dawud Tawar bisa dimaafkan. Hasilnya, pada 7 Januari 2011, ahli waris korban diwakili oleh Asim bin Sali Assegaf bersedia memberikan pemaafan kepada Darsem dengan kompensasi uang diyat (ganti rugi/santunan) sebesar 2 juta riyal (SAR), setara 4 milyar dalam mata uang rupiah. Pernyataan pemaafan ini langsung disampaikan KBRI kita kepada pengadilan Riyadh guna pemrosesan selanjutnya. Konon, begitu tahu untuk penebusan dibutuhkan dana 2 juta SAR, ada dermawan Arab yang datang ke KBRI menyumbang 1 juta SAR (setara 2 Milyar).

Saya tak ingin menduga-duga bahwa yang menyumbang justru majikannya sendiri, Hisyam Assegaf. Siapa tahu, kan? Diantara kita saja, kalau punya kerabat idiot, hingga dewasa hanya merepotkan, apalagi keras kepala, kadang ingin rasanya mendorong ke kolam renang atau melepasnya main di rel kereta api. Hal seperti itulah yang mungkin dialami Hisyam, tapi ia tak mau melumuri tangannya sendiri dengan darah. Ingat sepetik kabar diatas? Soal Darsem yang ditahanan tapi majikannya berbaik hati meminjamkan telpon? Bisa jadi memang iya, majikannya menjenguk dan meminjamkan teleponnya.

Pernah nguberk-ubek perpustakaan anda? Atau anda tidak membuat kliping tulisan dari media cetak meskipun itu penting untuk kehidupan anda? Coba deh baca Gatra sekitar tahun 2003-an, bisa Tanya ke redaksi Gatra ketika rentang tahun itu membahas soal TKI. Disana ada data-data penting termasuk testimony pejabat Negara yang memberikan keterangan bahwa tak semua TKW bermasalah karena memang bermasalah, ada diantaranya yang memang berulah. Entah, apakah Darsem salah satunya.

Saya hanya berharap tidak menemukan kliping media yang mensyiarkan berita bahwa Darsem membunuh Waleed dengan alasan membela diri mau diperkosa, karena Waleed dinyatakan penderita keterbelakangan mental yang lebih banyak menghabiskan usianya di kursi roda hingga tubuhnya menambun.

Karena tulisan ini berdasar sumber yang tidak karuan seperti kondisi Negara ini, validitasnya tidak dapat dipertanggungjawabkan, apalagi dipakai sebagai bukti atau bahkan dijadikan sebagai dasar delik pengaduan (meski sebagai dokumen terbuka bisa ditemukan tercerai-berai di search engine macam google). Bagaimana anda akan menalarnya, silahkan. Sebelum ditelan, ibarat nemu jambu jatuh dari pohon, harap dicuci dulu supaya tidak sakit perut. Dan mohon maaf kalau tidak menampilkan foto Darsem, karena kalau saya tampilkan fotonya yang fresh dan subur, anda makin tak akan percaya bahwa ia menjalani hidup di tahanan dengan penuh pemberitaan, eh penderitaan.


kalau belum bosen baca, ini ada tulisan dari tetangga sebelah:

21 Nov 2010


Kolong Jembatan Kandarah, Kisah Tragis Pahlawan Devisa

Di Kolong Jembatan Kandarah, ada sekitar 700 TKI telantar 
(cerita & foto:Ibrahim Aji)



Nasib tidak jelas juga berpotensi dialami para TKW ilegal bahkan di tangan orang Indonesia sendiri, alias para Channel

Sarah (20) TKW ilegal asal Cirebon memasang mimik ngeri ketika disebut kata “Channel”. “Banyak yang tertipu Mas, bukan cuma uang, diperkosa malah dibuang di pinggir jalan."

“Channel”, adalah istilah untuk orang-orang Indonesia (kebanyakan suku Madura) di Jeddah yang mengaku dapat membantu TKI bermasalah segera pulang ke Indonesia. Untuk jasa membantu masuk Tarhil (Penjara Imigrasi), para Channel mematok tarif SR 800-1500. 

"Channel –Channel itu ngakunya dekat dengan orang Jawajab, mereka janjinya bisa memasukkan ke Tarhil (penjara imigrasi—red)”, kata Hanafi, Sopir.

Ilegal dari negara lain kebanyakan lelaki, ketika syahwat tak tertahankan, para ilegal lelaki negara lain tersebut suka menggoda, bahkan sampai berani memperkosa TKW asal Indonesia. Inilah sumber perkelahian antara para lelaki di sana. Para ilegal lelaki asal Indonesia biasanya langsung melindungi para TKW ilegalnya. Bunuh membunuh bukan hal yang aneh dan ilegal lelaki Indonesia ditakuti karena keberanian dan kelihaiannya berkelahi. 

“Semalam ada yang mati lagi dari Bangladesh di tangan orang kita”, kata Hanafi. Lalu apakah pembunuhan itu ditangani polisi KSA? Hanafi hanya memberi informasi tidak jelas, “Ya begitu saja”. Soalnya, tambah Hanafi, di lain pihak, jika TKW Ilegal Indonesia diculik oleh para lelaki ilegal negara lain, juga biasanya tidak jelas nasibnya. Hanafi menggunakan istilah “dikeroyok” untuk pemerkosaan ramai-ramai para TKW ilegal tersebut. Bahkan ada yang sampai dibunuh.

Ada preman pengungsian, biasanya penghuni lama, ada yang sudah 17 tahun di sana. Para Channel, dan oknum Jawajab yang bermain di sana. Ada juga lelaki hidung belang Arab atau orang Indonesia sendiri yang memanfaatkan kecarut marutan di sana.

“Maaf-maaf ya, Mas Sunda bukan? Soalnya di sini TKW suku Sunda banyak yang enggak bener. Sudah enak jadi PRT, mungkin bosan atau suka sama supir asal Indonesia, terus ya begitu…(sambil tersenyum—red), terus kabur dari majikan. Akhirnya jadi ilegal”. Kisah Hanafi. Ada juga yang menyerahkan tubuhnya kepada majikan, lalu setelah kabur menjadi semacam pekerja seks komersial (PSK) di Jeddah.

TKW menjadi penghuni terbanyak kolong jembatan Kandarah, Jeddah. Ratusan TKI ilegal ini menghadapi nasib tidak jelas, tanpa pekerjaan, terlantar, dan ditipu terus menerus. Para TKI ini mengaku iri dengan para ilegal negara lain, terutama Filipina. Meski kasusnya rata-rata sama, yaitu kabur dari majikan/ perusahaan, kondisinya lebih baik para ilegal dari Filipina. Tiap kali ada ilegal baru datang ke pengungsian yang terletak tak jauh dari situ, petugas Kedutaan Besar Filipina segera mendatanya untuk kemudian diurus untuk dipulangkan atau dipekerjakan kembali di majikan/ perusahaan lainnya.

Dari situs resmi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI), http://bnp2tki.go.id para TKI ini disebut pahlawan devisa. Sekilas data tentang para pahlawan devisa ditulis di halaman muka situs tersebut: “Enam juta TKI bekerja di 42 negara berasal dari 361 kabupaten/kota dan 33 provinsi. Mengurangi pengangguran, mengikis kemiskinan dan menggerakkan perekonomian masyarakat desa, Menopang kehidupan 30 juta anggota keluarga dan menyumbang devisa lebih Rp 100 Triliun per tahun."

Simak selengkapnya dengan klik judul diatas untuk menuju blog Ibrahim Aji
http://ajisaka.dagdigdug.com/2010/04/27/cerita-dari-kandarah/#more-268
(copyright: Ibrahim Aji)